Pilarbangsanews.com, Palas,– Seorang lelaki berinisial PD (29 th) warga di Desa Padang Garugur Jae Kecamatan Aek Nabara Barumun Kabupaten Palas, Sumatera Utara, “mengarap habis” anak kandungnya sendiri yang masih berumur 9 tahun. Akibat perbuatannya PD kini oleh polisi dijebloskan kedalam bilik berjeruji besi di Polsek Barteng, Kabupaten Palas Tapanuli Selatan.

Peristiwa busuk yang dilakukan ayah kandung ini terjadi pada hari Sabtu ( 26/05/18) di rumahnya.

Menurut kesaksian ibu korban kepada penyidik, pada Sabtu itu sekitar jam 03.30 dini hari, ibu korban terbangun dari tidurnya.

Dia melihat suaminya PD berada dalam kamar anaknya.

Waktu itu Mawar (nama samaran ibu kandung) dari Korban bernama Melati (juga nama samaran) tak biasa melihat suaminya membakar obat nyamuk.

“Saya heran kenapa suami saya bakar obat nyamuk, sehingga timbul kecurigaan saya. Saya langsung kekamar putri saya dan waktu itu juga saya lihat putri saya tidur disamping ayahnya,” kata Mawar kepada penyidik.

Mawar waktu itu melihat celana dalam Melati, turun sampai ke lutut dan Melati lansung menanyakan kepada putrinya, “kenapa celananya bisa turun?”

Dijawab oleh putri saya, “Tidak apa apa mak”.

Mawar semakin curiga karena putrinya menjawab seperti orang ketakutan. Mawar mencoba lagi bertanya lagi kepada putrinya; “Kenapa celananya turun nak?”

Belum sempat anaknya menjawab sang suami PD lebih dahulu menjawab; “baru buang air kecil dia!” seraya menyuruh anaknya ,; ” kau pake lah celana mu itu nak”.

“Anak saya tak memberikan jawaban, dia masih seperti orang ketakutan. Saya dekati putri saya untuk memakaikan celana dalamnya kembali dan disaat saya mengangkat celana dalam anak saya, saya melihat percikan darah di celana dalam dan di bahagian paha sebelah dalam,” kata Mawar lebih lanjut.

Saat itu Mawar yakin putrinya sudah diperkxsx oleh ayahnya sendiri.

Selanjutkan Mawar membangunkan anaknya Melati kemudian memapah berjalan ke kamar mandi. Di kamar mandi dia bersihkan darah yang masih melekat dibahagian paha sebelah dalam.

“Setelah bekas darah dibasuh, kemudian saya suruh putri saya tidur kembali dan saya pura pura tidur disamping suami, saat itu saya sudah yakin anak saya di perkxsx oleh ayahnya sendiri,” kata Mawar.

Paginya sekitar jam 06.00 WIB, disaat suami saya masih tertidur pulas, diam diam saya meninggalkan rumah membawa putri saya dan membawa 2 (dua) orang adiknya menuju rumah adik saya Flamboyan (juga nama samaran) dan menceritakan semua kejadian.

Dengan bantuan adiknya Mawar pergi ke rumah bidan desa Teti Idawati Pasaribu.

Bidan bertanya kenapa ini bisa terjadi? saya jelaskan apa adanya ke ibuk Bidan. Atas saran bidan Desa saya disuruh segera melapor ke Polisi dan setelah saya laporkan ke Kepala Desa, saya lansung menuju kantor Polisi Polsek Barteng dan oleh Polisi Lansung membawa saya dan anak saya Ke Rumah Sakit Umum Gunung Tua di Aek Huraya Gunung Tua. Kabupaten Paluta.

Berdasarkan laporan ibu korban, polisi bergerak cepat langsung mengamankan tersangka dan menggelandang ke Polsek.

Selain menahan tersangka, polisi telah memeriksa beberapa orang saksi. Polisi juga telah mengamankan barang bukti berupa satu potong celana dalam warna hijau milik korban yang berlumuran darah, Satu potong calan tidur warna cream milik korban berlumuran darah, Satu Potong baju tidur milik korban warna putih garis garis Hitam.
(Ezl)

By Pilar