PILARBANGSANEWS. COM. JAKARTA,– Sekretaris Ditjen Dukcapil, Kemendagri, Ir I gede Suratha MMA mengatakan, sekardus KTP yang tercecer ditemukan warga di Jalan Raya Salabenda Semplak, Kab. Bogor adalah KTP-el rusak/invalid dan diangkut dari gudang penyimpanan sementara di Pasar Minggu ke Gudang Kemendagri di Semplak Bogor adalah KTP rusak.

“Sudah dilakukan pengecekan di lapangan dengan jajaran Polsek Kemang dan Polres Kabupaten Bogor, dari hasil pengecekan menunjukkan bahwa KTP-el yg tercecer tersebut adalah KTP yang rusak,” demikian penjelasan I gede Suratha dalam relis persnya yang diterima wartawan Pilarbangsanews.com, siang tadi Minggu (28/5)

Menurut I gede Suratha semua KTP-el jatuh dari mobil pengangkut, dibawa ke Semplak sebanyak 1 dus dan 1/4 (seperempat) karung. “Bukan ber karung karung seperti yang viralkan oleh media sosial,” katanya.

Diakuinya, Jumlah keping KTP tersebut tidak dihitung karena merupakan gabungan dari sisa2 pengiriman sebelumnya.

Saat ini, menurut I gede Suratha, permasalahan KTP-el yang tercecer ini sudah dalam penanganan Polres Kabupaten Bogor.

Pagi ini beberapa staf yg mengawal barang tsb dan Sopir akan diminta keterangan kenapa sampai KTP yang rusak itu bisa tercecer.

“Untuk itu saya mohon bantuan Bapak Ibu dan rekan2 bila ada link berita atau foto2, status di medsos berkenan menyampaikan klarifikasi saya ini agar masyarakat luas mendapatkan penjelasan yang resmi dan yang sebenarnya,” tutup I gede Suratha.

Sementara Sumber Pilarbangsanews.com di Polsek Kemang menyebutkan bahwa berdasarkan hasil penelitian sementara, KTP tersebut diduga berasal dari Sumatera Selatan.

KTP tersebut diangkut dengan kendaraan truk engkel warna biru yang tengah menuju arah Parung.

Hasil pulbaket disekitar lokasi bahwa KTP tersebut telah jatuh tercecer di jalan raya Kayu Manis Kec. Tanah Sareal Kota Bogor hingga berhenti di lokasi TKP simpang TL salabenda.

(Hari/erl)

By Pilar