PILARBANGSANEWS. COM. PADANG,–

Penyaluran Dana Desa 2018 Tahap I di Sumbar Rampung Minggu Pertama Juni. Ini sesuai hasil Rapat Koordinasi (Rakor) Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat P3MD Sumbar dengan Koordinator Pendamping Wilayah (KPW) II Sumbar dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Sumatera Barat yang dipimpin langsung oleh Kadis PMD Sumbar Drs. H. Syafrizal. MM, 30 Mei 2018 di aula Diklat Pemberdayaan Masyarakat jalan Pramuka No. 13 Khatib Sulaiman Padang.

Kadis PMD Sumbar pada kesempatan itu didampingi oleh Sekretaris Dinas Azwar. SE. MSi dan Feri Irawan dari KPW. II Sumbar menyampaikan kepada peserta Rakor bahwa Sesuai hasil laporan sampai 24 Mei 2018 masih 18 Nagari yang belum tersalurkan Dana Desa Tahap I, apa persoalan krusial sebagai penghalang pencairan Dana Desa Tahap I tersebut, dan apa solusi yang akan dilaksanakan sehingga Dana Desa Tahap I ini dapat cair tepat waktu.

Namun gayung bersambut dari TA Kabupaten dan Kota penerima Dana Desa 2018 yang membawa laporan terakhir tentang penyaluran Dana Desa Tahap I dan Penyaluran Dana Desa Tahap II, secara keseluruhan pada tanggal 30 Mei hanya tinggal empat Nagari lagi dan yang empat Nagari inipun sedang proses pencairan dari Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) ke Rekening Kas Umum Nagari (RKUN), bahkan penyaluran Dana Desa Tahap II 40% sudah dicairkan ke 112 Nagari. Artinya paling lambat minggu pertama bulan Juni penyaluran Dana Desa Tahap I sudah cair 100%.

Mendengar laporan ini Kadis PMD Sumbar merasa senang, dan berterimakasih kepada TA dan KPW. II Sumbar, karena dengan adanya kerjasama yang baik dan harmonis selama ini semuanya dapat diatasi, dengan demikian pencairan Dana Desa Tetap II semakin mudah pula dilaksanakan. Pak Ucok demikian beliau biasa dipanggil menyampaikan “bahwa yang membuat lambat pencairan biasanya Peraturan Nagari tentang APB Nagari yang terlalu lama sisahkan oleh Walinagari dengan BAMUS, dengan sudah disahkan APB Nagari maka penyaluran dan pencairan Dana Desa tahap selanjutnya akan mudah dilaksanakan”.

Mantan Pjs Bupati Dharmasraya ini juga berharap dan menghimbau kepada seluruh TA agar kita bekerja dengan lebih baik dan ikhlas, kalau kita bekerja dengan ikhlas itu adalah ibadah, tanamkan dalam diri bahwa kita punya tanggung jawab karena kita digaji oleh negara untuk membangunan bangsa dan negara ini, sehingga Tuhan Yang Maha Kuasa akan mencatat sebagai amal kebaikan nantinya, demikian pak Syafrizal menutup pembicaraannya setengan berdakwah. Demikian dilaporkan. (by. Akral)

By Pilar