PILARBANGSANEWS. COM. PAINAN,– Puluhan lapak yang dibangun Pemda Pesisir di Carocok Painan, Pesisir Selatan, Sumbar, dibongkar Sabtu 2 Juni 2018 pagi tadi, akibatnya kini puluhan pedagang tepaksa tidak berjualan selama mereka mendapat relokasi ditempat yang baru.

Penggusuran lapak atau kios kios bertenda itu dilakukan oleh Pemda Pesisir Selatan bertujuan untuk menata agar pintu gerbang masuk ke objek wisata Carocok itu terasa lapang dan nyaman bila pengunjung datang.

Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni Dt Bandobasou membenarkan bahwa ada penertiban kios kios dilokasi destisani objek wisata Carocok Painan.

“Kita ingin di lokasi wisata bisa steril dari pedagang sehingga nampak lebih tertata rapi,” kata Bupati menjawab. Pilarbangsanews.com.

Tenda tenda besi itu akan segera dipindahkan ke lokasi baru, yakni disebelah kiri gerbang pintu masuk ke kawasan Pantai Crocok painan.

Kita usahakan pemindahan cepat dilaksanakan sehingga dapat menampung pedagang untuk menggelar dagangannya kembali. “Pokok kita usahakan sesegera mungkin para pedagang itu dapat berjualan kembali, tak butuh waktu lama mengerjakan karena hanya memasang tiang tiang besi dan melantai dengan coa semen” kata Hendrajoni.

Pembokoran kios kios itu sempat mendapat protes dari pedagang disana. Bahkan hampir setengah jam pembokaran kios.kios itu undur dari jadwal nya.

Pedagang yang tergabung dalam wadah Koperasi Langkisau protes dan menolak kios kios itu dibangun meski yang membangun kios itu adalah Pemda Pesisir Selatan Selatan memanfaatkan dana APBD Pesisir Selatan.

Mereka menolak karena kios kios liar yang banyak berdiri ditempat yang lain tapi masih didalam aral objek wisata tidak dibongkar.

Namun akhirnya Ketua Koperasi Unit Langkisau Iyan Anas turun tangan untuk mencoba memahami keinginan anggotanya dan menyampaikan aspirasi kepada pihak satpol PP yang ditugaskan untuk membongkar kios kios tersebut.

“Secara legalitas, keberadaan para pedagang di Koperasi Unit Langkisau mempunyai Badan Hukum. Dengan kesadaran yang tinggi, kami sangat mendukung jika itu untuk kemajuan pariwisata,”ujarnya.

Lanjutnya, meminta kepada Pemkab Pessel, setelah mereka dipindahkan ke lokasi untuk tidak ada lagi penggusuran. Sebab, mereka mengingikan ada jaminan di lokasi yang baru untuk berdagang lebih nyaman dan aman. (Kiki/klikPositif)

Editor YY

By Pilar