Deliserdang, Pilarbangsanews.com – Anda ingat dengan berita kami terdahulu? Seorang Pendeta membunuh kemudian menyetubuhi anak angkatnya di kamar mandi Gereja Sidang Rohol Kudus Indoesia (GSRI) Tanjung Morawa, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara. Berdasarkan pengakuan tersangka, dia membunuh karena dibakar api cemburu terhadap korban Rosalia Cici Maretini Siahaan (21th).

Peristiwa. Pembunuhan yang sempat bikin geger warga Kecamatan Tanjung Morawa seperti yang diberitakan terjadi hari Kamis (31/5). Korban ditemukan dalam kondisi bersimbah darah di tubuh korban tewas terdapat luka luka.

Seperti yang dilansir oleh media Sindonews.com. kepada penyidik tersangka AS mengaku dia cemburu kepada korban karena korban belakangan diketahui menjalin komunikasi dengan mantan pacarnya. AS tak mau jika korban kembali jatuh kepelukan matan pacarnya, sehingga hal inilah yang membuat pendata ini nekad menghabisi nyawa korban.

Baca berita sebelumnya klik disini;

Pendeta AS Bantai Dan Perkosa Anak Angkatnya Di Gereja Tanjung Morawa

Saat ditanya penyidik AS juga mengakui setelah membunuh korban, birahi bapak pendeta memuncak sehingga dia menyetubuhi korban meskipun tidak bernyawa lagi. Selain itu, AS juga mengakui jika korban sedang hamil hasil hubungan dirinya dengan korban.

Kepada wartawan, AS di Polres Deliserdang menerangkan sudah menjalin hubungan asmara dengan korban Rosalia sejak tiga tahun lalu. “Aku sudah pacaran sama dia (korban) tiga tahun, dia anak angkatku,” kata tersangka.

AS juga mengakui korban sudah hamil tiga bulan. “Setelah membunuh korban aku menyetubuhi korban. Aku menyesal kali membunuhnya,” ucap AS seraya menundukkan kepala.

Tempat Terpisah, Kasat Reskrim Polres Deliserdang AKP Ruzi Gusman ketika dikonfirmasi menyebutkan tersangka AS dijerat Pasal 338 Sub 340 KUHPidana dengan ancaman hukuman maksimal hukuman mati. (Erl)

By Pilar