PILARBANGSANEWS.COM. BATANG KAPEH,— Bupati Pesisir Selatan, Sumbar, Hendrajoni Dt Bandobasou mengatakan, pembangunan didaerahnya tidak akan menggeliat jika hanya mengandalkan APBD, tanpa bantuan perhatian Pemerintah Pusat.

“Oleh karena itu, sebagai Bupati, saya harus sering datang ke kementerian membawa proposal. Alhamdulillah setiap proposal yang diajukan cepat direspon,” kata Bupati saat menyampaikan pesan pembangunan dalam acara safari Ramadhan Khusus, di Masjid Iklasul Munawarah, Anakan Nagari Koto Nan 2 Kecamatan Barang Kapas, Selasa malam (12/6).

Dua tahun kepimpinan saya, kata Bupati lebih lanjut, saya mulai membaca kalau dengan APBD membangun Pesisir Selatan, pembangunan akan berjalan ditempat dan tak akan maju majunya, karena APBD Pesisir hanya sebesar 1,5 triliunan.

Dari Rp 1,5 T itu hanya Rp.500 M untuk pembangunan, sedangkan Rp1 T, untuk biaya belanja pegawai termasuk gaji PNS di Pesisir Selatan.

Kalau ingin banyak mendapatkan bantuan, kita harus jeli dan mau bergerak cepat.

Beruntung seluruh Kapala dinas yang bertugas di Pesisir Selatan, mau bekerja keras dan mengajukan proposal ke kementerian, sehingga mengalir bantuan untuk memacu pembangunan di daerah.

“Sebab kalau kepala dinas hanya bisa mengunakan dana APBD saja, anak kecil pun tamat SMP bisa menjadi kepala dinas,” katanya

Pasar Dibangun Bagus

Tanpa mengabaikan pembangunan infrastruktur lainnya, Hendrajoni selama 2 tahun kepemimpinan telah berhasil membangun 9 pasar modern di Pesisir Selatan.

Tahun ini dibangun lagi 4 pasar, salah satu Pasar Batang Kapeh.

Kenapa Hendrajoni menjadikan pasar sebagai prioritas, karena di pasar itu terjadi transaksi, ada perputaran uang di pasar itu, untuk menampung produk yang dihasilkan oleh petani dan para nelayan kita.

Pembangunan pasar ini juga sebagai upaya untuk menunjang Pesisir Selatan menjadi daerah parawista, sehingga warga yang datang berkunjung tertarik datang ke pasar membelanjakan uangnya.

Tekad saya pulang kampung menjadi Bupati Pesisir Selatan, bagaiman agar Pesisir Selatan bisa lebih baik. Ini merupakan amanah dari almarhum ibu saya, jika waang sudah punya reski pulang lah ke kampung bangun kampung halaman,” ujar Bupati mengenang wasiat ibundanya.

Pada kesempatan safari ini, Bupati juga menyerahkan bantuan berupa dana Rp7,5 juta untuk pembangunan masjid dan Rp 5juta untuk anak yatim. Bantuan diterima oleh Ketua masjid Syahril.

Selian bantuan tersebut, Bupati juga menjanjikan bantuan Rp 25 juta untuk pembangunan Masjid Ikhlasul Munawarah, pada angaran perubahan APBD tahun ini.

Sementara itu Wali Nagari Koto Nan Duo, Ben Suhendra SH dalam pengantarnya mengucapakan terima kasih kepada Bupati Hendrajoni.

“Selama kepemimpinan Bapak Bupati Hendrajoni, sudah 20 tahun jalan poros di Nagari kami berlobang, sekarang baru dapat menjadi jalan hitam diaspal hot mix,” ungkap Ben.

Kalau dapat pak, kata Ben Suhendri, jalan ke Sei Bungin di aspal hitam itu juga. “Kalau tak dapat tahun ini tahun depan sangat kami harapkan,” pintanya.

(Andragogy)

By Pilar