Jayapura

KAPOLRES MIMIKA TANGANI PERTIKAIAN ANTAR SUKU DI UTIKINI BARU SP 12 TIMIKA

Pilarbangsanews.com. Jayapura, Pada hari Selasa (03/07/18) sekitar pukul 11.00 wit, bertempat di Kampung Utikini Baru Sp 12, Distrik Kuala Kencana, Kabupaten Mimika Papua telah terjadi pertikaian antar Suku, antara blok 7 dan blok 8 gabung melawan blok 6 paska meninggalnya 2 korban Todiur Kogoya dan Jhon Wenda pada hari Senin (02/07/18) di jalan Freeport Lama, Kampung Olaroa, Kwamki Narama Timika. Masyarakat yang bertikai sekitar 100 orang.

Pukul 11.30 WIT personel pengamanan TNI-Polri tiba ditempat kejadian untuk melerai warga yang bertikai, Pukul 13.00 wit Wakapolres Mimika Kompol A. Korowa memberikan arahan kepada masyarakat dengan minta kepada semua masyarakat yang ada disini agar bisa menahan diri untuk tidak perang suku karena akan merugikan kita sendiri. Saat ini kita masih dalam pelaksanaan Pilkada jadi mari kita saling menjaga keamanan. Kami pihak keamanan akan melakukan penyidikan dan penyelidikan tentang kasus yang terjadi, sehingga kami minta diberikan waktu untuk mengungkap kasus ini.

Pukul 13.20 wit Ketua Bamuskam Esmi Murib meminta pihak keamanan untuk segera menangkap pelaku pembunuhan, dan pada pukul 13.40 wit Danramil 1710-03 Kuala Kencana Kapten Inf Hasim Hutabarat, saya minta masyarakat untuk memberikan waktu kepada pihak keamanan untuk melakukan penangkapan terhadap pelaku pembunuhan. Setelah mendapat arahan dari pihak keamanan, sekitar pukul 13.50 wit masyarakat langsung membubarkan diri dan standby di lokasi masing-masing.

Pukul 15.00 WIT Dandim 1710/Mimika dan Kapolres Mimika tiba di TKP.

Dalam arahannya Kapolres Mimika AKBP Agung Marlianto S.Sik, (15.15 WIT) saat ini masih dalam kegiatan Pilkada jangan sampai kejadian ini ada oknum-oknum yang memanfaatkan situasi. saya minta kepada semua masyarakat untuk menyerahakan kejadian ini kepada kami pihak keamanan dan kejadian ini juga baru terjadi olek karena itu berikan waktu kepada kami untuk melakukan penyelidikan, kami berdiri disini datang untuk membantu masyarakat yang ada di wilayah ini, kita semua bersaudara, jadi saya harapkan tidak usah melakukan kegiatan-kegiatn yang dapat merugikan kita semua. pada tanggal 23 Mei 2018 kita sudah lakukan perdamaian di Kwmaki Narama, kami juga akan lakukan penegakan hukum apabila ada terjadi pelanggaran atau tindakan kriminal. mari kita lakukan perdamaian, itu saja saya ucapkan terima kasih banyak kepada semua masyarakat.

Langkah-langkah kepolisian yang diambil, mendatangi tempat pertikaian, membubarkan pertikaian agar tidak jatuh korban, memberikan arahan kepada kedua belah pihak untuk tidak melakukan pertikaian, melakukan pertemuan dengan kedua belah pihak untuk menyelesaikan permasalahan, melakukan pengamanan dimasing-masing tempat.(Ezl)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *