Kalimantan Barat, PILARBANGSANEWS.COM – Pembangunan jembatan di Desa Bungkang Kecamatan Sekayam, Sanggau, Kalimantan Barat, tidak menyentuh masyarakat, seakan-akan tidak memperdulikan Keselamatan, Kenyamanan masyarakat disekitar lokasi proyek.

Bahkan dengan adanya Proyek pembangunan jembatan tersebut, warga yang lahannya terpakai sebagai lokasi proyek merasa dirugikan baik secara materi ataupun dari aspek keselamatan,

Seperti keterangan salah seorang warga yang minta namanya tidak dituliskan dalam berita ini menyebutkan, bahwa pihaknya sudah melayangkan surat terkait masalah ini kepada PEMDA Sanggau, DPRD Sanggau, juga ke pihak Kecamatan setempat, namun sampai sekarang surat itu belum ada tanggapan apapun, dari pemerintah setempat.

Menurut keterangan sumber yang tidak mau disebutkan namanya itu, satu rumah yang terletak disalah satu pangkal jembatan, kini tergerus akibat goncangan alat berat yang beroperasi, sehingga menghasilkan lubang yang menganga dan sangat berbahaya bagi anaknya yang masih berumur 3 tahun, sementara lubang untuk pondasi jembatan ini hanya berjarak 80 cm dari pintu rumahnya.

Tidak hanya itu keselamatan keluarga yang terancam, usahanya sebagai padagang juga terganggu dan mengakibatkan menurunya pendapatan karena akses jalanya tertutup.

Ditempat lain ketika sumber mengkonfirmasi ke pihak PT HUTAMA KARYA sebagai pelaksana mengungkapkan sudah ada sosialisasi yaitu pada bulan maret yang lalu namun tidak menghadirkan masyarakat yang terdampak langsung hanya dihadiri oleh pihak kecamatan Dengan perangkat desa saja.

Pihak pelaksana barjanji akan mengadakan pertemuan kembali untuk membahas masalah ini dengan masyarakat setempat yang terdampak langsung. ketika tim ke kantor Pemda Sanggau, Bupati sedang tidak ada ditempat namun salah satu staf mengungkapkan bahwa bupati sudah mengintruksikan kepada pihak Dinas Pekerjaan Umum (PU) untk menangani masalah ini.( Sumber dari Koranpemberitaankorupsi.com).

Masyrakat sangat berharap adanya perhatian dari pemerintah atas masalah pembangunan ini jangan seperti ini, boro-boro ganti rugi sosialisasi pun gak ada, demikian yg diungkapkan oleh masyrakat.(Ezl)

By Pilar