Sijunjung, Pilarbangsanews.com – Suku Malayu Kampung Pinang Nagari Pematang Panjang baralek gadang. Salah seorang kaum dari suku Malayu Kampung Pinang, yakni Asril dinobatkan sebagai Pandito Alam.

Penobatan salah seorang jinih di Suku Malayu Kampung Pinang itu dipimpin Ketua Kerapatan Adat Nagari (KAN) Pematang Panjang, Ir.Datuak Bandaro Kuning di rumah gadang Suku Malayu Kampung Pinang, Minggu (16/9).

Tampak hadir, Staf Ahli Bupati Sijunjung, Syahrial, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Ramler, anggota DPRD, Aroni Basri, Ketua LKAAM, Epi Radisman Datuak Paduko Alam, Camat Sijunjung, unsur forkopimca, Wali Nagari Pematang Panjang, Kepala Jorong, Ketua dan anggota BPN dan undangan lainnya.

Prosesi penobatan Pandito Alam ini diawali dengan penjemputan ninik mamak nagari dari balai-balai adat menuju rumah gadang Suku Malayu yang diiringi dengan suara talempong.

Kemudian dilanjutkan dengan pemasangansalamiri dan pengucapan sumpah yang dipimpin Ketua KAN Pematang Panjang, Ir.Datuak Bandaro Kuning dan diakhir dengan pembacaan doa.

Ketua LKAAM Kabupaten Sijunjung, Epi Radisman dalam pidato adat menyampaikan ucapan selamat kepada Asril yang telah dinobatkan sebagai Pandito Alam di Suku Malayu Kampung Pinang.

Selain mengucapkan selamat, orang nomor satu di LKAAM Kabupaten Sijunjung, dalam pidato adat menyampai beberapa nasehat.Diantaranya, menjadi Pandito di kaum memilki tanggung jawab yang besar.

Disamping membimbing kemenakan, seorang ninik mamak di kaumnya juga dituntut senantiasa sabar menghadapi berbagai masalah yang disampaikan anak kemenakan.(rjl/zet)

By Pilar