BATANG KAPEH, PILARBANGSANEWS. COM,–
Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni Dt Bandobasou, akan mengajukan surat pengunduran diri sebagai ketua DPD PAN Pesisir Selatan. Pengunduran diri itu dilakukan Hendrajoni terkait dengan dukungan kepada kubu Jokowi-Ma’aruf.

“Surat pengunduran diri itu sudah saya buat dan akan saya kirimkan dalam 2, 3 hari ini,” kata Hendrajoni dalam percakapan pertelphon bersama Pilarbangsanews.com, siang ini (21/9).

Saat dihubungi Hendrajoni sedang berada di BIM (Bandara Internasional Minangkabau), baru kembali dari Jakarta, selanjutnya dikatakan, kurang etis rasanya kalau saya tetap masih bertahan jadi ketua DPD PAN, sementara secara pribadi saya sudah menyatakan mendukung Pak Jokowi kembali jadi presiden.

Seperti yang telah saya katakan sebelumnya, saya mendukung pak Jokowi karena beliau saat ini adalah presiden RI.

“Bagi saya orang Minang, ada istilah yang menyebutkan, siapa laki (suami) emak, itulah ayah kita, saya mendukung Pak Jokowi dasarnya istilah itu tadi, karena pak Jokowi sedang menjabat Presiden. Beliau telah banyak membantu pembangunan di Pesisir ,” kata Hendrajoni.

Menurut Hendrajoni, pemerintah pusat menggelontor dana lewat kementrian ke Pesisir Selatan sejak dia jadi Bupati lebih dari Rp 3 triliunan.

Ada sebuah adigiun bagi masyarakat Minang yakni “Ambiak contoh ka nan sudah, ambiak tua ka nan manang,” artinya kita masyarakat Minang harus arif dengan adigium itu, yang artinya kalau mau pilih , pilihlah pemimpin yang sudah nampak kiprahnya, bukan janji,” kata mantan Perwira Polri ini mengingatkan.

Namun begitu, saya tidak menyalahkan pula kalau ada yang berargumentasi, bahwa uang yang digelontorkan Presiden Jokowi unruk membangun infrastruktur adalah uang rakyat. Itu benar.

Maunya supaya kite kite senang (logat Betawi) dan mau bilang Presiden itu hebat dan berhasil kalau Presiden membangun dengan duit pribadinya? Apa semacam itu? Aduh…..dimana logikanya dicampakkan?

Karena saya sebagai Bupati Pesiar Selatan, saya paham betul, kalau saya membangun dengan APBD Pesisir Selatan tahun ke tahun tak akan ada kemajuan tanpa suntikan dana pusat.

Baca juga;

Bupati Pessel Akui Terus Terang Dukung Jokowi. Apa Alasannya?

Bupati Pessel Akui Terus Terang Dukung Jokowi. Apa Alasannya?

PAN Akan Rugi Jika Pecat Bupati Hendrajoni Yang Dukung Jokowi-Amin

Sekarang coba lihat, belum cukup 3 tahun Hendrajoni jadi orang nomor satu memimpin Kabupaten Pesisir Selatan, pembangunan sudah berkembang.

Jalan Mandeh contohnya, dibangun dengan dana siapa kalau bukan dana dari APBN, begitu juga progam bedah rumah mulai secara bertahap digenjot.

“Apakah warga yang memiliki rumah itu adanya saat 3 tahun ini saja? Apakah mereka miskin saat saya jadi Bupati? Tentu tidak bukan, artinya kemiskinan itu sudah merupakan warisan yang saya terima setelah saya jadi Bupati,” ungkapnya.

Bupati Hendrajoni mengungkapkan pengalaman bahwa dia dalam membangun infrastruktur di Pesisir Selatan, perlu mendapat dukungan dana yang besar dari pemerintah pusat. ”Pemerintah pusat siapa kalau bukan Presiden Jokowi dan kabinetnya, ”

Apa yang dirasakan Hendrajoni sebagai Bupati itupula yang diraskan oleh 9 Bupati/walikota yang membrikan dukungan kepada Kubu Jokowi.

“Nah atas pertimbangan itu makanya saya tanpa ragu ragu mendukung sepenuhnya Bapak Jokowi jadi Presiden untuk priode ke-2,” ucapnya tegas.

Terkait dengan surat pengunduran diri itu, menurut Hendrajoni dia lakukan bukan pula karena dipaksa untuk mundur. “Sampai saat ini belum ada pihak manapun khususnya pengurus DPP PAN yanb menyarankan apalagi mendesak saya untuk mengundurkan diri, pengunduran diri itu dilakukan mengingat tidak etis rasanya kalau saya tetap jadi ketua DPP PAN mendukung Jokowi sementara PAN berkoalisi mendukung kubu pak Prabowo.” bebernya.

“Oleh karena itu ya dengan menyebut basmalah, saya akan ajukan surat pengunduran diri sakaligus untuk mengakhiri pro dan kontra ini,” kata Hendrajoni mengakhiri. (YY)

By Pilar