Musi Rawas,Pilarbangsanews.com,- Mobil angkutan batu dari alian C yang diduga tidak mengantongi izin yang berlokasi di desa taba rena kecamatan Selangit kabupaten Musirawas telan korban Senin (24/09/2018).

Berdasarkan informasi yang dikumpulkan kronologis kejadian bermula mobil truk yg dikemudikan Eko warga Selangit mengangkut bahan galian C, berupa batu dari pulau Desa Taba Rena, setelah berjalan kurang lebih 500 meter mobil tersebut dijalankan nenanjak, mobil tersebut berhenti lalu kemudian meluncur mundur dan menghantam rumah panggung milik warga setempat. Saat itu ada anak bernama Zarguni (9) yang lagi berada diteras rumah, langsung terkena hantaman mobil tersebut.

” Selain menyebabkan kerusakan rumah warga, Korban yang terluka langsung mendapat pertolongan warga dan segera dilarikan kerumah sakit, ” kata oknum warga setempat yang berada dilokasi.

Kejadian ini juga mendapat sorotan Abu Nawas, selaku putra daerah setempat yang mengatakan kuat dugaan usaha galian C yang di desa Taba Rena tersebut tidak memiliki izin dari pemerintah provinsi Sumatera Selatan.

Karena berdasarkan informasi yang dikumpulkannya bahwa operasional usaha galian C tersebut banyak mendapat penolakan warga sekitar.

Disamping ada dugaan tidak berizin lalu lalang kendaraan yang mengangkut batu itu juga sangat menganggu masyarakat di beberapa desa yang jalan tersebut jadi akses vital bagi warga.

” Saya menduga kuat operasional usaha Galian C di desa taba rena itu tidak memiliki izin atau Illegal, sehingga lalulintas kendaraan angkutan galian C itu juga sangat mengganggu warga” kata Abu Nawas, yang saat ini bertugas di Kejari OKU Induk.

Ditambahkannya, sebelumnya oknum pengusaha galian c tersebut pernah diproses hukum, namun tidak jelas kelanjutannya.

Sementara menurut Almujib, SPd ketua Pemuda Selangit Bersatu (PSB)mengungkapkan operasional usaha Galiwn C di taba rena sangat meresahkan masyarakat karena infrastruktur jalan cepat rusak dan tak jarang sering menyebabkan, longsor dan terkait keluhan warga ini sudah dilaporkan ke bupati Musi Rawas,sebagai tindak lanjutnya jalan di pasang portal dan sayangnya portal dipasang cuma ditengah desa selangit dan tidak di jalan yang dilalui mobil truk pengangkut batu dari galian C.

” Masalah harus segera disikapi oleh Pemerintah setempat, karena di khawatirkan akan terus memakan korban dan terlebih lagi sangat meresahkan masyarakat sekitar” demikian tandasnya. (Sahlin)

By Pilar