Batam, Pilarbangsanews.com,– Komposer lagu Melayu asal Malaysia, Datuk Suhaimi Mohd Zain atau lebih dikenali sebagai Pak Ngah, meninggal dunia akibat kegagalan jantung di Batam, Kepri, pada pukul 15.15 Rabu (25/9)

Kabar duka itu disampaikan sumber dari Pak Ngah Production, Abdul Rahman Mahadi kepada Bernama. Berdasarkan informasi Pak Ngah dikabarkan dilarikan ke rumah sakit di Tanjungpinang dan meninggal di sana. Namun beberapa media Malaysia menyebutkan Pak Ngah meninggal di Batam.

“Pak Ngah bertolak ke Batam pada Jumat (23/9) atas urusan kerja dan almarhum pernah mengeluh merasa badan kurang enak pada senja swhabis Maghrib pada hari yang sama dan kemudian diantar ke rumah sakit.

“Setelah berada di sana, almarhum dinyatakan gagal jantung dan kemudiannya dimasukkan ke UGD (ICU) pada Jumat hingga semalam,” tulis koran Bernama.

Menurutnya, saat dalam penerbangan balik, keadaan Pak Ngah sudah tidak stabil dan diarahkan oleh tim medis untuk kembali ke Batam.

“Mestinya (saya) jemput beliau hari ini untuk dibawa ke rumah sakit Tawakal KPJ, Kuala Lumpur, tetapi sayangnya beliau sudah tiada,” katanya lagi.

Jenazah akan dibawa dari Batam dengan kapal Feri pada pukul 8.00, pagi ini Rabu (26/9) dan akan dikebumikan dtanah pekuburan yang tak jauh dari kediamannya di Setapak Malaysia.

Pak Ngah meninggalkan seorang isteri, Datin Sharifah Mahani Syed Kasim dan seorang anak lelaki dan perempuan.

Nama Pak Ngah sudah tidak asing lagi dalam dunia hiburan terutama melalui lagu ciptaannya berirama Melayu.

Kabar duka tentang kepergian maestro penggubah musik malayu Malysia ini viral dijejaring sosial bukan hanya media sosial di Malaysia tetapi juga viral di medsos Indonesia.

Sebab almarhum sering ditunjuk sebagai Komentator dalam ajang pencarian bakat lagu lagu dangdut yang disiarkan salah satu stasiun Televisi swasta di Tanah Air
(Snw/Batam news/YY)

By Pilar