PESSEL, KLIKPOSITIF — Baru proposal siap diajukan agar Rumah emak Nurbaiji mendapat program Bedah Rumah dari Pemda Pesisir Selatan, e…., rupanya rumah emak Nurabaini keburu ambruk.

Menyedihkan memang, rumah Emak Nurbaini (53 tahun) yang tinggal sebatang kara, di Nagari Rawang Gunung Malelo Surantih, Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumatera Barat, tiba tiba roboh

Rumah itu roboh pada Rabu 26 September 2018 yang lalu sekitar pukul 18.00 WIB. Saat kejadian, Emak Nurbaini sedang tidak berada di dalam rumah.

“Kami sangat kasihan melihat Mak Nurbaini saat itu. Rumah yang biasa ditempati runtuh, dan terpaksa saat ini, Emak mengungsi ke rumah tetangga,” sebut Yudi seorang tetangga Emak Nurbaini saat dikunjungi KLIKPOSITIF, Jumat 28 September 2018.

Rumah yang runtuh itu merupakan satu-satu bangunan yang dimiliki Nurbaini dan memaksanya untuk melakukan pengungsian ke rumah tetangga.

“Semenjak suaminya meninggal lima tahun lalu, Emak memang tinggal sendiri. Sementara dua anak laki-lakinya, karena ekonomi sulit tidak bisa membantu untuk membangun sampai sekarang,” jelasnya.

Dari pantauan KLIKPOSITIF, rumah Emak Nurbaini hanya tinggal puing-puing kayu yang sudah lapuk. Sejumlah peralatan rumah yang dimiliki Emak Nurbaini terpaksa ditumpangi ke rumah tetangga, sampai rumah itu dibangun kembali.

“Kalau dari Emak Nurbaini, mungkin tidak ada biaya untuk membangun. Karena, untuk makan beliau sendiri sulit, bagaimana mau bangun rumah,” katanya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (Perkimtan) Pesisir Selatan, Mukhridal menyebutkan dari sekian banyak realisasi bedah rumah tahun ini, rumah Nurbaini sudah masuk salah satunya sebagai program priotas Pemkab Pessel. Rencana realisasinya akan dimulai antara Agustus dan September.

“Rumah Nurbaini di Rawang Gunung Malelo Sutera, akan segera kita rehab. Realisasinya tinggal menunggu SK bupati, jika sudah maka sudah mulai jalan,” sebut Mukhridal pada KLIKPOSITIF.

Mukhridal mengatakan, pengajuan bedah rumah

Nurbaini dilakukan setelah ada proposal yang diajukan dari salah satu organisasi atau lembaga sosial yang dimotori Ketua TP-PKK Lisda Hendrajoni. Lembaga ini secara nyata sudah banyak melakukan renovasi dan rehab rumah warga dengan donasi yang dikumpulkan.

“Itu proposal kondisi rumah Nurbaini, diajukan pengurus Dunsanak Membantu Dusanak atau DMD Pessel. Karena, memang satu tujuan melalui proposal itu, langsung kami masukkan dalam program bedah rumah tahun ini,” terangnya.

Mukhridal menyebutkan, melalui program yang diajukan lembaga sosial tersebut persediaan biaya untuk rehab rumah Nurbaini dianggarkan menggunakan APBD dengan total Rp15 juta rupiah sampai selesai.

“Jumlah Rp15 juta bersumber APBD, dan ini akan dilakukan nanti sesuai waktu yang ditentukan. Kami berharap sampai realisasi dilakukan, Bu Nurbaini bisa bersabar,” terangnya.

[Kiki Julnasri]

By Pilar