Dharmasraya, Pilarbangsanews.com – Usai melaksanakan pelantikan panitia MTQ ke X tingkat Kabupaten di Kecamatan Sembilan Koto, Wakil bupati (Wabup) Amrizal Dt Rajo Medan berdialog bersama masyarakat setempat membahas seputar pendidikan daerah pinggiran sebagai daerah prioritas, dialog dilaksanakan diruang pertemuan kantor camat sembilan koto (04/09/18).

Didampingi camat Sembilan Koto, Kemenag, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan serta pejabat yang bersangkutan, Wakil Bupati Dharmasraya H. Amrizal dt. Rajo Medan mendengarkan paparan keluh kesah di bidang pendidikan di Kecamatan Sembilan Koto Kabupaten Dharmasraya.

Satu persatu paparan pertanyaan tentang pendidikan di utarakan kepada wabub Dharmasraya yang dikenal peduli terhadap masyarakat pinggiran itu, ada yang berprofesi sebagai tenaga pendidikan yang mewakili dari tingkat SD, SMP, dan SMA yang berada di sembilan koto, perwakilan dari guru tenaga pengajar sembilan koto menyampaikan keinginan yang belum tercapai selama Dharmasraya menjadi sebuah kabupaten yang dikenal dengan kemajuannya saat ini.

Masalah kekurangan guru-guru disekolah pinggiran belum juga terselesaikan, ini menjadi harapan bersama untuk mengisi kekurangan, terutama guru yang sudah berstatus PNS sesuai dengan mata pelajaran.

Disebuah sekolah Tsanawiyah satu-satunya di Sembilan Koto telah lama menunggu guru yang digaji pemerintah, perwakilan sekolah Tsanawiyah Kecamatan Sembilan Koto menyatakan
“Kami ingin pemerintah daerah terutama dinas terkait mencarikan solusi guru tambahan, hendaknya guru yang sudah PNS dalam mengajar mata pelajaran Agama” tutur Trisno, selaku guru honor Mts Jabal Nur Kecamatan Sembilan Koto.

Camat sembilan koto, Syaiful Anwar yang menjadi perantara dialog Wabub Dharmasraya dengan masyarakat Sembilan Koto juga menambahkan, banyak uneg-uneg atau keinginan masyarakat yang telah ditampung untuk ditindak lanjuti oleh pemerintah daerah demi kemajuan bersama.

Wakil bupati sudah mendengar dan mencatat seluruh apa yang diharapkan masyarakat sembilan koto, baik dari segi pendidikan, kesehatan, juga infrastruktur lainnya.

“Untuk memenuhi kekurangan guru di daerah sembilan koto, terutama daerah terpencil yang sudah dipetakan di Dharmasraya, dalam waktu dekat pemerintah sekarangkan sudah semua tahu membuka peluang untuk menjadi PNS” tutur Wabub.

Dengan harapannya yang diterima adalah putra-putri terbaik Dharmasraya yang lolos tes sebagai calon pegawai negeri sipil yang berdomisili di daerah atau memiliki alamat KTP Dharmasraya, tutur Wabub.(rjl/hms)

By Pilar