Bukittinggi

Merampok Handphone 3 Orang Cewek, M Ditangkap Polisi

Bukittinggi, PILARBANGSANEWS.COM,— Seorang pria berinisial M (22 th) melakukan perampasan Handphone terhadap 3 orang cewek yang menjadi korbannya, berhasil ditangkap Polisi di Polsek IV Koto, Agam.

Pelaku rampok kampung ini, ditangkap di Depan Pom Bensin Padang Luar Kecamatan Banuhampu Kabupaten Agam, Rabu dini hari (5/12) pukul 02.30 wib

Kapolres Bukittinggi Akbp Arly Jembar Jumhana, Sik,M.H melalui Kapolsek IV Koto Iptu Edi Yunasri, SH.MH mengatakan polisi berhasil menangkap pelaku setelah melalui proses penyelidikan ditambah dengan bantuan informasi dari masyarakat IV Koto.

Penangkapan terhadap pelaku dipimpin langsung oleh Kapolsek.

Iptu Edi Yunasri,SH.MH menuturkan, pelaku MM melakukan aksi rampoknyo, pada hari Senin tanggal (03/12) pukul 12.30 wib, di Jembatan Guguak Tinggi Nagari Guguak Tabek Sarojo Kecamatan IV Koto Kab.Agam.

Dari aksinya pelaku MM berhasil mengambil barang berupa Tiga buah HP merk Oppo, Xiaomi dan Samsung J1 milik korban dengan cara mengancam dengan sebuah obeng.

Saat melakukan perampokan MM mengancam jika tidak memberikan HPnya dia akan membunuh para korban.

Ke- 3 korban adalah Sri Mulyani, Sri Hayati Islah dan Meuthia Metrisya mengalami kerugian Rp. 5.700.000 (lima juta tujuh ratus ribu rupiah).

Mendapat ancaman dari MM ke 3 korban ketakutan, lalu menyerahkan handphone milik mereka kepada pelaku.

Setelah handphone ke tiga korban berpindah ke tangannya, pelaku lalu melarikan diri.

Atas kejadian itu, ke 3 korban melaporkan kejadian yang menimpa mereka ke Polsek IV Koto.

Berdasarkan laporan kejadian dari para korban polisi melakukan penyelidikan.

Akhirnya palaku berhasil diamankan polisi saat yang bersangkutan berada di Depan Pom Bensin Padang Luar Kecamatan Banuhampu Kabupaten Agam, Rab dini hari (5/12)

Saat ini pelaku bersama barang bukti berupa HP milik para korban ya diamankan oleh Polsek IV KoTo.

Perbuatan pelaku ini dalam bahasa polisi disebut dengan curas (pencurian dengan kekerasan). Pelaku MM dijerat sesuai dengan pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman dua belas tahun penjara. (Stj)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *