Pessel

Panwas Kecamatan Jangan Takut Pada Pejabat Yang Langgar UU Pemilu

PAINAN, PILARBANGSANEWS.COM, – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) mendoktrin jajaran Pengawas Pemilu Kecamatan Se-Kabupaten Pesisir Selatan untuk tidak takut mengawasi pejabat-pejabat dalam masa kampanye pada pemilu 2019.

“Jangan takut-takut. Ayo awasi. Apakah dia, pejabat, TNI kah, Polri kah. Jangan ragu-ragu, mari lakukan pengawasan sesuai ketentuan” jelas Nurhaida Yetti, Anggota Bawaslu Provinsi Sumbar pada kegiatan Rapat Koordinasi Peningkatan Pengawasan Pemilu 2019.

Dia menegaskan selagi pengawas pemilu bekerja sesuai dengan pedoman yang telah diatur, maka tidak perlu merasa ragu dan takut untuk mengawasi peserta pemilu ataupun kepada pihak-pihak yang dilarang.

Dikatakannya bahwa ada tiga hal yang menjadi pedoman dalam melakukan pekerjaan sebagai pengawas pemilu.

Sebutnya, pertama yaitu pengawas pemilu bekerja harus berdasarkan Undang-Undang, kemudian lihat dulu apakah memiliki kewenangan atau tidak.

Kedua, pengawas pemilu harus bekerja berdasarkan substansi yang diatur oleh Undang-Undang, apakah itu deklarator atau onstitutif.

Dan yang ketiga, “kita juga bekerja harus berdasarkan tatacara yang telah diatur. Jika sudah patuh pada tiga hal itu, maka tidak perlu ragu dengan apapun”tegasnya.

Sementara itu, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) menginstruksikan kepada jajaran pengawas pemilu kecamatan se Kabupaten Pesisir Selatan agar terus meningkatkan kapasitas pemahaman serta regulasi dalam melakukan pengawasan pemilu 2019.

Ketua Bawaslu Pessel, Erman Wadison mengatakan bahwa sangat penting sekali pemahaman aturan pengawasan pemilu untuk ditingkatkan sesuai dengan tahapan yang diawasi.

Lanjutnya, sebagai lembaga yang bertugas untuk mengawasi pemilu, tentu harus paham dan mengetahui tentang apa-apa yang menjadi pokok pengawasan.

“Dan ini sangat penting sekali agar pengawas pemilu dapat meningkatkan kapasitas pemahaman pengawasan sesuai tahapan yang berlangsung”jelasnya.

Erman mengatakan beratnya beban dan tanggung jawab pengawas pemilu, maka sangat diperlukan untuk lebih ekstra dalam bekerja disertai dengan sumber daya manusia yang mumpuni.

Pada kegiatan rakor tersebut, Bawaslu Pessel sengaja mengundang Ketua dan Anggota Panwaslu Kecamatan Se Kabupaten Pesisir Selatan dengan tujuan kemampuan pemahaman pengawas pemilu dalam memahami aturan lebih ditingkatkan (niko)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *