Guru SD Yang Wartawan Itu Kini Jadi Kabag Humas Pemda Pessel

Teman sekerja kalau kita sukses mungkin agak sedikit ada rasa cemburu, tapi kalau seorang guru bila muridnya berhasil, dia akan merasa bangga, apalagi bekas muridnya itu, dulunya belajar untuk jadi seorang guru. Kini dia banting stir, menjadi seorang Kabag di Kantor Bupati Pesisir Selamet.

“Hanya baru Kabag kamu dah bangga, apalagi kalau sempat murid anda jadi Rektor disebuah perguruan tinggi. Mungkin kamu tambah onggas ya?” Mungkin begitu kalimat yang saya terima jika ada pembaca yang tak suka dengan tulisan yang mengungkapkan rasa bangga ini.

Ya memang saya bangga, dan mengucapkan puji dan syukur kepada Allah ketika saya pagi tadi sekitar pukul 6:00 WIB mendapat kiriman pesan lewat whatsapp.

“Assalamualaikum ww, pak kemaren anak apak, dilantik jadi Kabag Humas. utk itu ananda mohon doa dan bimbingannya demi suksesnya anak bapak ini. makasih,” tulis bekas murid saya di SPG Negeri Painan.

Nama murid saya itu Rinaldi Dasar… Tamat SPG Painan tahun 1990. Begitu tamat menjelang dapat jadi guru PNS, Rinaldi yang hobi menulis sewaktu di SPG, mendaftar jadi wartawan “Haluan”. Dia diterima jadi Koresponden. Koresponden itu adalah Wartawan yang tempat tinggal dan tugasnya berjauhan dari alamat terbit surat kabar dia bekerja.

“Oh dia itu baru koresponden belum wartawan,” begitu dulu sering didengar kepala dinas di Pesisir Selatan menyebut profesi kewartawanan. Padahal baik itu koresponden maupun reporter mereka itu lah yang disebut sebagai Wartawan. Kecuali watawan yang bekerja di media elektronik televisi, semua mereka yang berada dilapangan disebut sebagai reporter.

Kembali kepada Rinaldi, dia tinggal di Lumpo Kecamatan IV Jurai dan bertugas untuk wilayah Pesisir Selatan, surat kabar tempat dia bekerja Skh (surat kabar harian) “Haluan” terbit dikota Padang.

Dua tahun jadi Koresponden Haluan, Rinaldi pada tahun Th 1993, dia diangkat jadi guru SD 45 Taratak Sungai Lundang Kec. Koto XI Tarusan, Pesisir Selatan.

Sambil mengajar profesi menjadi Wartawan tidak dilepas, dua duanya dia jalani. Ayah 3 orang anak ini, pindah ka Humas Pemda tahun 2000. Tahun 2003 menjadi anggota KPU Kab. Pessel hingga tahun 2013.

Selama bekerja di Humas Pemda dia mengikuti pendidikan sarjana di STKIP PGRI PADANG, Wisuda th 2002.

Tak puas hanya dengan gelar S.Pd, pada th 2005 nyambung lagi Pascasarjana di Unand jurusan politik lokal dan otonomi daerah, wisuda th 2007.

Loading...

Lagi lagi ingin menambah ilmunya pada th 2010 kuliah lagi di Bung Hatta jurusan Hukum wisuda th 2014 dengan demikian gelar serjana yang dia dia pegang S.Pd, SH dan M.Si.

Dari staf KPU tahun 2013 Rinaldi kembali ke Pemda sebagai Kasubag Penanganan konflik di Bagian Kesbangpol Setda Pessel., pada bulan Agustus 2017 dipercayakan menjabat Kesbangpol.

Mulai pada tanggal Senin (10/3) Rinaldi diangkat jadi Kabag Humas Pemda Pesisir Selatan..

Ya saya bangga dengan kamu, meskipun baru pejabat tingkat daerah, tapi selain Rinaldi Dasar SPd SH M.Si, ada seorang lagi yang saya tahu kini dia telah berkali kali menjadi pembantu rektor di UNP dan bergelar profesor.

Murid saya Prof Ermanto, tak mau jika dia saya panggil Profesor.

“Sabuik Namo sajo lah pak ambo kan anak apak,” kata Prof Ermanto Pembmatu Rektor UNP Padang, dalam bahasa daerah yang artinya sebut saja nama saya pak bapak gak perlu panggil saya prof, saya kan anak bapak.

Rinaldi pun dia begitu, risih kalau dia saya panggil pak kabag…

“Sebut nama sajalah pak, besar kepala.saya kalau bapak panggil saya “pak” itu,” sebulan lalu ketika Rinaldi sempat singgah ke rumah saya.

Kembali kepada kabar Rinaldi diatas saya jawab Alhamdulillah ..
Seraya menambahkan emoticon 5 tanda jempol.

Trus dia Jawab lagi :
Makasih ke depan ananda sangat berharap arahan dan bimbingannya. Krn bpk bupati kemaren sgt berharap ada kemajuan di bidang publikasi.

Pesan dia tak saya jawab lagi, bantuan apa yang bisa dia harapkan dari Ambo? Mungkin doa semoga anak anak bekas murid ambo dimana saja kalian berada , sukses, murah Razaki dan sehat selalu….

(Yuharzi Yunus / mantan Guru SPG Bukittinggi dan SPG Painan)

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *