Masyarakat Alahan Nan Tigo Ancam Gabung Ke Provinsi Jambi, Jika PT.TKA Tak Penuhi Plasma

Dharmasraya, Pilarbangsanews.com – Masyarakat Nagari Alahan Tigo dan Nagari Lubuk Besar Kecamatan Asam Jujuhan, Kabupaten Dharmasraya, Provinsi Sumbar ancam bergabunh keProvinsi Jambi, jika hak plasma dari HGU PT. TKA tak diberikan.

Hal itu disampaikan oleh salah seorang ninik mamak Nagari Alahan Tigo yang enggan disebut namanya kepada awak media Pilarbangsanews.com, Senen (20/5) di Nagari Alahan Tigo.

” Jika tidak ada perhatian dari Pemerintah Kabupaten Dharmasraya, memperjuang hak plasma dari PT. tk untuk masyarakat kami, kami akan gabung ke Provinsi Jambi, ” ungkap ninik mamak itu.

Menurut perjanjian, kontrak HGU PT. TKA seluas 16.000 hektar akan berakhir pada tahun 2021 nanti, masyarakat berharap untuk perpanjangan kontrak HGU selanjutnya dengan PT. TKA dibagikan lahan Plasma seluas 20 persen untuk masayarakat 2 nagari.

Loading...

” Jangan sampai nanti perpanjangan kontrak HGU Perkebunan sawit PT. TKA dilakukan diam – diam tanpa melibatkan kami, kalau itu nanti dilakukan, lihat saja nanti, ” tambah ninik mamak Nagari Alahan Tigo.

Ketika diformasikan kepada Wali Nagari Alahan nan tigo,Hamdani di kediamannya, membenarkan tuntutan masyarakatnya itu.

” Betul apa yang disampaikan oleh ninik kami disini seperti itu, saya sebagai kepala pemerintahan disini tentunya akan berusaha untuk memediasikanya dengan pihak perusahaan dan pemerintah kabupaten, ” ucap Hamdani.

” Kami sudah tiga kali diundang oleh pihak perusahaan, jawaban dari perusahaan minta disediakan arealnya,” tambah Wali Nagari itu.

” Sementara ninik mamak dan masyarakat kami menuntut 20 persen dari 16.000 hektar HGU yang dikuasai oleh PT. TKA, ” sambung Hamdani. (Tim)

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *