.

Dana Desa di Padang Pariaman Turunkan Warga Miskin

Parit Malintang, Pilarbangsanews.com, —
Kucuran dana desa sejak 2015 telah merubah wajah desa dan nagari. Infrastruktur secara bertahap dibenahi seperti jalan desa, saluran air sawah, balai adat, jembatan, hingga PAUD. Berbagai kegiatan ekonomi seperti kerajinan dan kuliner menggeliat, yang berujung pada kesejahteraan masyarakat.

Di Kabupaten Padang Pariaman misalnya, sejak ada dana desa puluhan miliar dana bergulir di nagari. Tahun 2015 dana desa yang dikucurkan Rp18,8 miliar, setahun kemudian naik menjadi Rp42,2 miliar. Tahun 2017 dana desa dikucurkan Rp53,6 miliar, tahun 2018 naik menjadi Rp81,8 miliar. Alhamdulillah, tahun 2019 dana desa yang disalurkan ke nagari berjumlah Rp95 miliar.

Wakil Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur, SE.,MM. mengakui, nagari makin tacelak sejak adanya dana desa. “Jumlah penduduk miskin makin berkurang, inilah dampak nyata pada kesejahteraan masyarakat,” kata Suhatri Bur di hadapan Tim Penilai Transparansi Dana Desa 2019, Rabu (13/11) di Parit Malintang.

Menurut Suhatri Bur, jika tahun 2015 jumlah penduduk miskin di Padang Pariaman mencapai 60 ribu jiwa, kini sudah berkurang hampir separuhnya. Data awal tahun 2019 jumlah penduduk miskin tinggal 34 ribu jiwa. Jumlah ini akan terus berkurang bersamaan dengan makin bergeraknya Badan Usaha Milik Nagari (Bumnag) dengan berbagai jenis usaha di nagari. Saat ini sudah terbentuk 62 Bumnag dari 103 nagari yang ada.

Tim Penilai Kompetensi dan Transparansi Dana Desa 2019 Sumbar yang menilai ke Padang Pariaman dipimpin Drs. H. Rusdi Lubis, M.Si (pamong senior), DR. Ir. H. Basril Basyar, MM. (PWI Sumbar), Gusfen Khairul (PWI), Sawir Pribadi (PWI), H. Jayusdi Effendi (PWI) dan Khairul Anwar, SH.,MH (Konsultan Pendamping Dana Desa). Tim didampingi Drs. H. Azwar, MM (Kabid Pemerintahan Nagari DPMD Sumbar) dan M. Farizd Aulia, ST.TP. Setelah mendengar paparan Wabup Suhatri Bur sebagai pembina Dana Desa, kunjungan dilanjutkan ke Nagari Kasang, Kecamatan Batang Anai.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Sumbar Drs. H. Syafrizal Ucok, MM mengapresiasi Tim Penilai Dana Desa yang bersungguh sungguh melakukan penilaian dan juga memberikan pembinaan tentang transparansi dana desa. Karena selain pakar pemerintahan, Tim Penilai Transparansi juga disisi oleh pakar komunikasi dan pakar media.

Syafrizal Ucok berharap, kabupaten dan nagari yang dinilai juga sungguh sungguh mempersiapkan diri. Sebab Lomba Transparansi Dana Desa dan Kompetensi Pembina Dana Desa ini adalah program unggulan Sumbar yang mendapat apresiasi dari Kemendes RI. (gk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *