PAN Pessel Tutup Pendaftaran Calon Bupati/Wakil Bupati. Siapa Saja Calonnya???

Batang Kapeh, Pilarbangsanews.com, —
“Utiah…, Utiah lah dapek kaba?” kata Tam Arang pada Utiah Kapeh membuka ota lamak mereka pagi ini di Lapau Mak Gambuang.

“Kaba apo tu Tam?” tanya Utiah Kapeh.

“Kaba satantang partai DPD PAN Pesisir Selatan nan lah membuka pendaftaran balon (bakal calon) bupati dan wakil bupati nan ka lago di pilkada bulan September tahun dimuka,” kata Tam Arang.

“Alun lei. den alun dapek kaba lei,” jawab Utiah Kapeh.

“Wa’ang lah dapek kaba Jang, ” tanya Tam Arang pada Ujang Saga.

“Alun,” jawab Ujang Saga. Kemudian Ujang bertanya pada
Pakie Teliang. “Pakie ba’a?

” Kalau wakden nan Ujang tanyo, tak mungkin pulo antene den tinggi dari kalian. Kalian sajo bibalun dapek kaba, tak mungkin den nan kadulu pulo. Sagalo nan tajadi dari kalianlah aden mandapek info,” jawab Pakie Teliang.

“Angku Labai ba’a? lah dapek kaba? ” tanya Ujang Saga mencoba mengambil alih pertnyaan yang tadinya muncul dari Tam Arang.

“Kalau den alah, ” kata Lebai Kitak.

“Dari ma angku Labai dapek kaba?”

“Dari berita Online lah. Ang ka tahu juo nyo sajak gadget lah banyak kini, urang ma caliak berita di gadget sajo lai. Surek kaba tak nyo bali sajo di urang kini. Kok ado bana nan mambali tak banyak doh,” kata Lebai Kitak.

“Angku lah punyo gadget kini? ” tanya Pakie Teliang.

“Lai ado dikirim dek Kamanakan den nan karajo di Arab Saudi. Katonyo Uwan Labai paralu ado gadget tu sabab di internet tu lengkap, ado ceramah ugama disitu, ado pertandingan bacakak, ado caro memasak kuliner untuk kaum ibu ibu, ado jua bali pokoknya lengkap disitu sadonyo, ” kata Lebai Kitak.

“Ngku Labai, kini nan memasak kato angku karajo padusi sajo?”

“Indak. Laki laki banyak juo nan pandai memasak. Malahan masakan laki laki labia lamak dibanding masakan padusi. Di restoran cepat saji banyak nan jadi koki maupun Chef, personilnyo adalah laki laki ” kata Lebai Litak menjelaskan.

“Apo beda koki samo chef itu ngku, ” tanya Ujang Saga.

“Uuuu-ujang ka-ka-kama painyo ota awak ko-ko Ngku, awak ma-maotakan daftar-daftar ba-ba-balon bu-bu-bupati, taaa-tapi ma-maranca ka ko-ko kita sa-sa-samo chef. Kambali awak ba-baliak ka ba-ba-balon bupati tutu,” kata Udin Gagok mengajak teman – temannya membahas masalah calon bupati Pesisir Selatan.

“Setuju saya itu mah Pakie, coba kita minta Angku Labai menceritakan calon bupati yang mendaftarkan dirinya ke DPD PAN Pesisir Selatan itu,” kata Mas Tartok.

“Okey lah ambo bacokan ya berita online itu, ” kata Lebai Litak.

“Berita dari media apa yang angku Labai Baca? ”

“Dari berita Tagar.com,” kata Labai Litak.

“Oh bukan Pilarbangsanews.com ya? ” tanya Tam Arang.

“Bukan…, tapi berita dari media online Tagar.com, ” kata Labai Litak menyebutkan sekali lagi.

“Kita maklumi saja lah Mas, pilarbangsanews.com kan medianya pak YY kita, pak YY kalah cepat dibanding Tagar, karena Tagar itu usia wartawannya muda muda. Kalau pacu lari dengan wartawan pilarbangsanews.com yang umurnya kebanyakan diatas 40 tahun pasti lah mereka akan kalah cepat,” Utiah Kapeh menjelaskan.

“Mmmmm, lah kemana pula melenceng nya itu, sampai ke umur wartawan pula yang disinggung, ” kata Pakie Teliang.

“Baiklah… Ambo bacokan lei yo, ” Labai Litak mencoba menengahi.

“Silahkan ngku..!, ” kata Tam Arang.

Menurut berita Tagar itu,
10 kandidat calon bupati dan wakil bupati Pilkada 2020 telah mendaftar ke DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Pesisir Selatan

Pembukaan pendaftaran dimulai mulai dari 1 November 2019 sampai 20 November 2019. Hanya selama 20 hari.

Nama-nama yang mendaftar dari kalangan politisi, akademisi, pelaku usaha, mantan birokrat, tokoh agama, tokoh masyarakat dan petinggi partai politik. Putra Pessel ssmuanya

Dari 10 nama, hanya 1 kandidat yang tidak mengisi formulir calon wakil bupati dan 1 nama lainnya tidak mengisi kandidat calon bupati. “Kami hargai itu.

Menurut panitia pendaftaran, partai tidak membedakan antara kader dan bukan kader. Kualifikasi bagi calon yang akan diusung tidak berbeda. Persyaratan utama bagi kandidat adalah loyalitas dan elektabilitas.

Ketika ditanyai soal pilihan koalisi, Wakil ketua Tim menyatakan memikirkan soal itu. Yang pasti, PAN akan tetap menjalin komunikasi dengan semua partai politik yang ada di daerah itu.Sebab, untuk mengusung kandidat, PAN harus berkoalisi. “Tapi soal koalisi itu nantilah. Kami belum membahasnya. Masih jauh,” tuturnya.

“Meski begitu, partai berlambang matahari biru itu menyatakan kesiapan dan optimismenya menghadapi Pilkada. “Sebagai pemenang Pileg, tentu ini point tersendiri bagi kami,” ujarnya yakin.

“Demikian isi berita tersebut,” kata Labai Litak.

“Orang orang 10 itu siapa saja, ngku Labai, ” tanya Mas Tartok.

“Gak ada ditulis dalam berita itu, ” jawab Labai Litak.

“Nama Yul Afnedi ketua DPD PAN Pessel, apakah masuk jadi calon? ” tanya Tam Arang.

“Gak ada tuh di berita, ” Jawab Labai Litak.

“Mungkin namanya masuk kalau kasusnya gak lanjut,” kata Utiah Kapeh.

“Kalau kasusnya lanjut ndak mungkin sampai sekarang didiemin saja oleh penyidik di Polres Pesisir Selatan. Pasti belum cukup bukti, ” Tam Arang menimpali.

“Lantas kira kira kenapa pihak Panitia Pendaftaran tak menyebutkan nama nama yang mendaftar, Tiah, ” tanya Mas Tartok.

“Kita enggak tahu juga alasannya. Biasanya kalau komperensi Pers itu disebutkan nama nama, ini kenapa tidak, ” kata Utiah Kapeh. Dan Utiah Kapeh berjanji akan menanyakan itu ke bapak yang menulis artikel ini mana tahu dia bisa bertanya apa alasannya.

“Tapi deyen yakin PAN Pesisir Selatan akan mengusung calon yang memiliki elektabilitas yang bisa memenangkan Pilkada nantinya, ” kata Tam Arang menutup ota lamak mereka pagi ini. (****)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *