Bantu Solsel, PMI Gelar Operasi Kemanusiaan

Solok Selatan, PilarbangsaNews

PMI Sumbar menggelar operasi tanggap darurat bencana Solok Selatan. Dalam kegiatan ini PMI Sumbar menurunkan personil dan mengantarkan bantuan makanan kepada warga yang terkena dampak.

“Kegiatan operasi PMI Sumbar ini mendukung PMI Kabupaten Solok Selatan,” kata Hidayatul Irwan Kepala Markas PMI Sumbar di lokasi bencana di jorong Sapan Salak dan Manggis, Kenagarian Pakan Rabaa Timur, Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh, Kabupaten Solok Selatan.

Dalam operasi kemanusiaan tersebut, kata Hidayatullah, didukung oleh PMI Kota Padang dan PMI Kabupaten Sijunjung. PMI Sumbar, sebutnya mengirimkan 46 personil. Rinciannya dari PMI Sumbar 15 orang, PMI Kepulauan Mentawai 1, Sijunjung 7 orang, Kota Padang 8 orang. Solok selatan 15 orang, termasuk Ketua PMI Kabupaten solok Selatan.

Selain personil, PMI juga menyalurkan bantuan dari PMI Pusat. Barang bantuan didistribusikan dari PMI Pusat dan PMI Sumbar yaitu hygen kit, terpal, kelambu, baju, selimut, baskom, derigen, kain sarung, celana dalam, piring plastik dan gelas plastik.

Loading...

Bersamaan dengan itu juga diberikan bantuan dari PMI Padang berupa seragam sekolah, ATK dan sembako. PMI Sijunjung memberikan pakaian untuk peralatan MCK dan kebutuhan harian.

Ketua Bidang PB PP PMI
Letjen TNI (Purn) Sumarsono, SH dan juga Kepala Markas Pusat Marsda TNI (Purn) Sunarbowo Sandi, M.Sc berpesan agar tim dalam menjalankan tugas kemanusiaan selalu menjaga keamanan dan keselamatan serta selalu bekerja sesuai dengan prinsip gerakan palang merah/bulan sabit merah dan Standar Operasional Prosedur (SOP) PMI

Ketua PMI Sumbar Aristo Munandar menyampaikan, operasi yang dilakukan merupakan amanah dari UU no 1 tahun 2018 tentang kepalangmerahan

Kegiatan pendampingan teknis dilaksanakan sejak tgl 27 November sampai 1 Desember ini .

Lokasi pos lapangan PMI Sumbar ditempatkan di jorong Sapan Salak, Nagari Pakan Rabaa Timur, Kecamatan Parit Gadang Diateh.

“Kemaren kita juga asessesment kebutuhan lanjutan seperti layanan kesehatan darurat sudah di handle Dinas Kesehatan,” sebut Hidayatul Irwan. Sedangkan untuk penampungan sementara sudah ada solusi dari wali nagari yaitu kontrak rumah sampai nanti mereka sudah pindah.

“PMI Sumbar masih siapkan tim lanjutan sesuai kebutuhan lapangan,” tandasnya. (relis)

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *