Warga Serahkan Senjata ke Satgas Yonif Raider 303 Kostrad di Perbatasan

Mahakam Ulu, PilarbangsaNews

Di pertengahan waktu penugasan Satgas Pamtas RI-Malaysia, Yonif Raider 303 Kostrad kembali berhasil mendapatkan satu pucuk senjata api rakitan laras panjang dari masyarakat, Senin (02/12)

Keberhasilan ini tidak lepas dari kegiatan teritorial yang terus menerus dilaksanakan oleh Satgas kepada masyarakat di wilayah penugasan sehingga membuat warga percaya dan menyerahkan senjata kepada Satgas.

Salah satu faktor yang menentukan keberhasilan tugas dapat dilihat dari perolehan senjata yang didapat oleh Satgas. Di sisi lain hal yang lebih penting adalah tidak adanya pelanggaran dalam pelaksanaan tugas dan terlebih lagi bagi satuan yang bertugas menjaga perbatasan di daerah Kalimantan

Loading...

Perolehan senjata ini bermula saat Pasiops Satgas Pamtas Yonif Raider 303/SSM Kostrad Lettu Inf Rendi Hardika, S.T.Han, beserta Dansimayon Satgas Serka Azwar dan Sertu Edy yang berada di Pos Komando Taktis (Kotis) yang berlokasi di desa Batu Majang Kecamatan Long Bagun Kabupaten Mahakam Ulu, Kalimantan Timur, mendapatkan informasi bahwa di Kecamatan Long Bagun masih terdapat warga yang memiliki senjata api rakitan.

Senjata ini digunakan oleh warga untuk berburu di hutan. Dikarenakan kedekatan Satgas Pamtas Yonif Raider 303/SSM Kostrad dengan masyarakat sekitar, dan seringnya memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang bahayanya memiliki senjata api rakitan tanpa dilengkapi dengan surat-surat yang sah.

Tidak hanya dengan memberikan pemahaman terhadap warga, anggota satgas Pamtas Yonif Raider 303/SSM Kostrad juga intens melaksanakan pembinaan teritorial, bahkan ada beberapa anggota satgas yang diakui sebagai anak angkat oleh masyarakat.

Dengan kedekatan yang sudah terjalin selama ini Satgas Pamtas Yonif Raider 303/SSM Kostrad mendapatkan penyerahan satu pucuk senjata api rakitan laras panjang secara sukarela dari YT (49) di kediamannya. Senjata tersebut diserahkan langsung oleh YT kepada Pasiops Satgas Pamtas Lettu Inf Rendi Hardika yang didampingi oleh Serka Azwar dan sertu Edy Santoso.

Atas perolehan senjata rakitan tersebut kemudian Pasiops melaporkan kepada Pasi Intel dan komandan Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif Raider 303/SSM Kostrad Letkol Inf Taufik Ismail, S.Sos, M.I.Pol., serta dilanjutkan kepada komando atas.

Saat ini senjata api tersebut telah diamankan di pos komando Taktis (Kotis) Satgas Pamtas Yonif Raider 303/SSM Kostrad, Satgas berharap masyarakat Kalimantan Timur bisa mencontoh sikap positif yang dilakukan oleh YT, bahwa senjata api adalah barang yang sangat berbahaya yang dapat menimbulkan korban jiwa apabila disalahgunakan.(erizal)

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *