Ronda Penutup, Sebuah Tradisi TNI AL di SMK KAL-1

Surabaya, PilarbangsaNews

Sekolah Menengah Kejuruan Khusus Angkatan Laut (SMK KAL -1) Surabaya yang berdomisili di daerah basis TNI AL Komando Pembinaan Doktrin Pendidikan dan Latihan Angkatan Laut (Kodiklatal), Jum’at (24/1) melaksanakan tradisi yang dimiliki TNI AL yaitu ronda penutup dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah SMK KAL-1 Letkol Laut (KH) Drs. Ambar Kristiyanto, M.Si di dampingi para wakil kepala sekolah.

Ronda penutup yang dilaksanakan untuk pertama kali semenjak kepala sekolahnya dijabat oleh Letkol Ambar dalam bulan kedua keberadaannya di sekolah yang dibawah naungan Yayasan Hang Tuah Cabang Surabaya.

Pelaksanaan ronda penutup di SMK KAL-1 memiliki makna untuk pengecekan segala sarana dan prasarana sekolah, keamanan gedung, aliran listrik yang ada. Sementara yang berkaitan dengan keberadaan siswa, ronda penutup bisa dikatakan sebagai kondisi siswa di hari terakhir (hari Juma”at) karena pada hari Sabtu dan Minggu sekolah libur.

Untuk itu, pada saat pelaksanaan ronda yang sedang berlangsung, siswa yang berada dalam proses pembelajaran di kelas-kelas kepala selolah dengan dua melati di pundaknya ini selalu mengecek absensi siswa, berapa yang hadir, berapa yang tidak hadir, alasannya apa kalau tidak hadir. Dengan dialog kepada siswa dan guru yang sedang berada di kelas tersebut Kepsek dapat mengetahui secara pasti kondisi peserta didiknya.

Apa lagi sang kepala sekolah dengan gayanya yang rilek, meski dia seorang tentara berpangkat pamen menjadikan siswanya tidak canggung dalam dialog/tanya jawab mengenai kondisi sekolah yang dia alami.

Pendekatan kepada siswa dengan gaya inilah yang diharapkan kedepan oleh seluruh manajemen sekolah dapat membawa perubahan yang lebih baik. Seluruh kekurangan yang ada pada siswa tentunya dapat nenjadikan bahan masukan yang tepat karena datang dari sumbernya langsung.

Menurut Kepala Sekolah SMK KAL -1, ronda penutup yang telah dilaksanakan di sekolah ini juga sebagai perwujudan dari pembentukan karakter siswa di sekolah, karena seluruh siswa sebelum dilaksanakan ronda penutup diwajibkan bersama-sama melaksanakan pembersihan di dalam dan di luar kelas, temasuk kamar mandi dan WC. Jadi kedisiplinan siswa, ketertiban siswa, kerja sama, perilaku saat dilaksanakan ronda penutup dapat dipastikan dengan baik. (salut/Yht/dar).