Solok Kota

PSBB Telah Diberlakukan, Ini Edaran Pemko Solok di Bidang Keagamaan

Pilarbangsanews, Kota Solok, —
Penerapan Pembatasan sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Solok baru berjalan beberapa hari. Seiring dengan masuknya bulan ramadhan, Pemerintah kota Solok mengeluarkan edaran pelaksaana keagamaan ditengah waspada akan bahaya penyebaran virus covid 19 atau korona.

Oleh sebab itu, Walikota Solok Zul Elfian menyampaikan Keterangan Pers nya melalui Kabag Prokomp Nurzal Gustim terkait isi dari Juklak dan Juknis PSBB yang mengatur khususnya bidang keagamaan. Serta menindaklanjuti Instruksi Walikota Solok Nomor 188.5-4-2020 tentang Pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar Dalam Penanganan Corona virus Disease 2019 (COVID-19) di Kota Solok.

Adapun Petunjuk Teknis Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Solok khususnya di bidang keagamaan yang tertuang dalam surat edaran No.360/9/COVID-19-SLK/IV/2020 menyampaikan hal-hal sebagai berikut:

1. Masyarakat tetap menjalankan kewajiban puasa Ramadhan selama tidak memiliki ‘udzur syar’i.

2. Menghidupkan Qiyamur Ramadhan dengan menegakkan shalat tarawih, witir, tilawah dan tadarus Al-Qur’an dan memperbanyak dzikir dan do’a kepada Allah Subhanahuwata’ala, yang dilaksanakan di rumah masing – masing.

3. Masyarakat untuk dapat melaksanakan solat fardhu lima waktu di rumah masing – masing.

4. Meniadakan sholat Jum’at dan menggantinya dengan sholat Dzuhur di rumah masing – masing.

5. Pengurus Masjid tetap melaksanakan syiar Agama Islam seperti ceramah, tilawah Al-Qur’an melalui pengeras suara, rekaman atau cara lainnya, walaupun jamaah beribadah di rumah masing – masing.

6. Selain itu juga mengajak umat meningkatkan kepedulian sosial terutama di sekitar tempat tinggal, melalui zakat, infak, sadaqah sesuai syariat sehingga dapat membantu masyarakat yang terdampak Covid-19. Serta meningkatkan solidaritas dalam mitigasi bencana wabah, menjaga kesehatan, ketertiban dan keamanan, serta saling menanggung beban (at’takaful’ wat-ta’awun).

7. Pemerintah Kota solok menghimbau agar masyarakat untuk, melaksanakan pembayaran zakat lebih cepat dari waktunya (ta’jil az-zakat) dengan ketentuan : untuk zakat fitrah dapat dibayarkan di awal Ramadhan tanpa menunggu malam Idul Fitri (lailatul’ied) dan untuk zakat mal dapat dibayarkan lebih cepat tanpa menunggu satu tahun (huluh haul).

8. Masyarakat dan pengurus masjid dihimbau untuk menjadikan masjid sebagai salah satu pusat penanggulangan dampak sosial dan ekonomi karena Covid-19 bagi masyarakat yang membutuhkan.

Wali Kota Solok Zul Elfian berharap, warga masyarakat dapar mengikuti instruksi tersebut. Keselamatan bersama dapat saling kita jaga, dengan sama-sama taat terhadap apa yang telah dikeluarkan oleh Pemerintah. (ad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *