.

Posko Mandiri Sei Durian Tegas, Tak Ada Ampun yang Tak Bermasker

Payakumbuh, PilarbangsaNews

Posko Mandiri penanganan Covid-19 Kelurahan Sei Durian, Kecamatan Lamposi Tigo Nagori (Latina) Kota Payakumbuh, benar-benar menterapkan aturan PSBB.

Sabtu (16/5) siang PilarbangsaNews menyilau Posko Mandiri yang terletak tidak jauh dari pertigaan Lampasi tersebut. Pada sore itu, lima orang petugas tengah melaksanakan tugas piketnya. Dari lima orang itu, satu diantaranya laki-laki bertindak sekaligus sebagai ketua piket, namanya Wiliodri.

Dari bincang-bincang dengan Wiliodri mengatakan, di Posko ini ada tiga shift. Masing-masing shift yang berdurasi delapan jam itu dihuni oleh lima orang.

“Alhamdulillah, kesadaran masyarakat di sini cukup tinggi, baik dalam berpartisipasi untuk piket maupun dalam mentaati aturan PSBB,” tutur lelaki ini.

Contohnya saja, lanjut ketua piket tersebut, bagi warga atau siapapun yang melewati Posko ini maka harus mengenakan masker. “Tidak ada ampun. Bagi yang tidak pakai masker mereka kami suruh balik arah saja meski rumahnya di sekitar Posko sekalipun,” kata Wiliondri yang diamini empat wanita teman piketnya.

Tidak pernah Posko ini kosong karena skemanya tiga shif itu. Kalau waktu berbuka dan sahur masuk, yang piket saat itu makan dan mimumnya di Posko.

“Kami buka kotak donasi di sini. Biaya untuk berbuka dan sahur kita ambil dari dana donasi tersebut. Ditambah dengan kesadaran masyarakat memberikan sumbangannya,” ucap Wiliondri. (wba).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *