.

Update! 408 Warga Sumbar Terkonfirmasi Positif Covid-19

Padang, PilarbangsaNews

Sampai hari Minggu (17/5) sebanyak 408 orang warga Sumbar terinfeksi Covid-19. Terjadi penambahan 12 orang lagi. Sembuh bertambah 4 orang, sehingga total sembuh 95 orang dan tidak ada yang meninggal.

Demikian disampaikan oleh Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Sumbar Drs. Jasman Rizal, MM kepada media, Minggu petang.

Dari 874 sample swab yang diperiksa oleh tim Laboratorium Diagnostik dan Riset Terpadu Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas dan Balai Penyidikan dan Pengujian Veteriner Wilayah II Bukitinggi dibawah pimpinan dan penanggungjawab Dr. dr. Andani Eka Putra, M Sc yang bekerja selama 22 jam sejak Sabtu (16/5) sampai subuh dinihari tadi, terkonfirmasi warga Sumbar positif terinfeksi Covid-19 sebanyak 12 orang lagi, yaitu:

1. Kota Padang 11 (sebelas) orang, yang masih dominasi dari cluster Pasar Raya.

2. Kabupaten 50 Kota 1 (satu) orang, pria 52 tahun. Sample swab yang bersangkutan dikirim oleh RS Adnan WD Kota Payokumbuah, berdasarkan hasil tracking dari riwayat kontak dengan pasien positif pertama di Kota Payokumbuah. Namun berdasarkan KTP dan tempat tinggal, yang bersangkutan adalah warga Taeh Baruah, Koto Kaciak Kecamatan Payakumbuh, Kelahiran Simalanggang.

Rinciannya sebagai berikut:

Kota Padang

1. Pria 78 th, warga Padang Pasir, pekerjaan tenaga kesehatan, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan dirawat di RSUP Dr. M. Djamil Padang.

2. Wanita 12 th, warga Padang Pasir, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan dirawat di RSUP Dr. M. Djamil Padang.

3. Wanita 34 th, warga Parak Karakah, pekerjaan pegawai BUMN, diduga terpapar dari tempat kerja, penanganan isolasi mandiri sementara.

4. Pria 26 th, warga Anduriang, pekerjaan karyawan toko Pasar Raya, terinfeksi karena sebagai karyawan toko di Pasar Raya Padang, penanganan isolasi mandiri sementara.

5. Wanita 43 th, warga Aia Tawa Barat, pekerjaan ASN, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

6. Wanita 54 th, warga Pagambiran, pekerjaan tenaga kesehatan, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

7. Wanita 28 th, warga Banda Buek, pekerjaan swasta, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

8. Wanita 60 th, warga Alai Parak Kopi, status IRT, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

9. Balita (wanita) 4 th, warga Alai Parak Kopi, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

10. Balita (wanita) 2 th, warga Alai Parak Kopi, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

11. Wanita 51 th, warga Parak Laweh, status IRT, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

Kabupaten Limopuluah Kota;

1. Pria 52 th, warga Taeh Baruah, pekerjaan garin mesjid, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

Pasien sembuh sebanyak 4 orang dengan rincian:

1. Pria 56 th, warga Tiumang Kabupaten Dharmasraya, pekerjaan petani, terinfeksi karena pulang dari Makassar tanggal 22 Maret 2020 sebagai jamaah tabliq akbar, pasien RSUD Sungai Dareh.

2. Pria 62 th, warga Pulau Punjuang Kabupaten Dharmasraya, pekerjaan pedagang, terinfeksi karena pulang dari Makassar tanggal 22 Maret 2020 sebagai jamaah tabliq akbar, pasien RSUD Sungai Dareh.

3. Wanita 50 th, warga Cendana Mato Aia Kota Padang, status IRT, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien RSUD Rasidin Padang.

4. Pria 66 th, warga Kampuang Manggih Kota Padang Panjang, pekerjaan pedagang, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien RSUD Padang Panjang.

Dengan demikian total yang telah dinyatakan positif terinfeksi covid-19 di Provinsi Sumatera Barat sampai hari ini Minggu 17 Mei 2020 adalah 408 orang, dengan rincian 145 orang dirawat di berbagai Rumah Sakit, isolasi mandiri 56 orang, isolasi daerah 5 orang, Bapelkes 17 orang dan di BPSDM 68 orang, meninggal dunia 22 orang dan sembuh 95 orang. (gk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *