.

Pusat Konservasi Siamang Kalaweit di Supayang Solok Butuh APD

Solok, PilarbangsaNews

Pusat Konservasi Siamang Kalaweit di Supayang Kab. Solok, Sumbar, membutuhkan masker dan APD (Alat Pelindung Diri) lainnya, dalam mengantisipasi penyebaran Virus Covid-19 kepada volunteer yang ada di areal konservasi primata ini.

Dalam menjalankan aktifitasnya, para volunteer yang ada memerlukan minimal masker saat memberikan makan atau berinteraksi dengan primata siamang. Selain itu perlu sepatu boot dan sarung tangan.

“Stok masker kita masih ada, namun tentunya kedepan semakin menipis. Padahal kebutuhan masker sangat penting terutama di masa pandemi Covid-19 ini,” kata Manager Kalaweit Supayang Solok Asferi Ardiyanto, Senin (18/5)..

Menurut Asferi Ardiyanto, yang juga alumni FMIPA Unand ini, para relawan dan perawat satwa sekarang harus hati-hati memberi makan satwa. Selain menggunakan masker, juga penyemprotan disinfektan setiap selesai beraktifitas.

Sehubungan dengan belum jelasnya kapan pandemi Covid-19 berakhir, Asferi Ardiyanto mengharapkan bantuan APD kepada semua pihak yang peduli dengan konservasi ini. “Kami sangat menunggu uluran tangan untuk membantu penyelamatan primata yang langka ini,” kata Asferi Ardiyanto, yang didampingi volunteer Eko Kurniawan.

Pusat konservasi primata siamang Kalaweit di Supayang berjarak dua jam dari Kota Padang. Sebelumnya ada pusat konservasi primata siamang di Pulau Marak Pesisir Selatan, tetapi sekarang semua sudah pindah ke Supayang Kabupaten Solok.

Di pusat konservasi Supayang saat ini terdapat primata siamang sebanyak 120 ekor, beberapa ekor beruang dan kucing hutan juga ada di areal ini. (relis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *