Payakumbuh, PilarbangsaNews

Sebuah insiden yang tidak diinginkan terjadi Jumat (22/5) sore di pusat perbelanjaan pasar Payakumbuh, persisnya di ruas “labuah tangah” di bawah kanopi.

Agus

Puluhan orang pedagang lelaki dan perempuan memindahkan “ampang-ampang” penutup jalan yang dipasang Tim Gugus Tugas pada ruas jalan A. Yani tersebut sebelumnya. Mereka berteriak-teriak dengan kalimat protes kepada petugas. Tarik menarik pagar pembataspun terjadi saat itu.

Ucok
! - Mulai Komposit ->

Insiden ini menjadi tontonan bagi pengunjung Pasar Payakumbuh yang cukup padat ketika itu. “Inilah kesempatan kami untuk berjual beli”, teriak mak-mak salah seorang pedagang kepada petugas.

Kadis Koperasi UMKM Payakumbuh, Dahler melalui Kepala Bidang Pasar Arnel membenarkan kejadian yang tak diinginkan itu ketika dihubungi PilarbangsaNews Jumat (22/5) malam. “Benar, sebuah insiden terjadi sore tadi di pasar bawah kanopi,” sebut Arnel.

Menurut Arnel, Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Payakumbuh ingin menertibkan pengunjung pasar yang terang-terangan melanggar ketentuan PSBB. Protap kesehatan tidak mereka pedulikan lagi, misalnya jaga jarak.

Bagaimana solusinya untuk Sabtu (23/5) siang? Menjawab pertanyaan PilarbangsaNews, Arnel mengatakan kapasitas parkir sepeda motor pengunjung pasar dibatasi hingga satu lapis saja. Sebelumnya sampai empat lapis.

Terakhir dikatakan Arnel, bahwa mulai Sabtu (23/5) malam pukul 23.30 WIB akan dilakukan penutupan Pasar Payakumbuh sampai tanggal 29 Mei. “Selama penutupan akan dilakukan penyemprotan disinfektan pada seluruh blok pasar,” katanya. (wba).