.

Panen Jagung Hibrida, Bupati Dukung Pertanian dengan Inovasi Teknologi

Bengkulu Utara, PilarbangsaNews

Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Badan Litbang Pertanian), Kementerian Pertanian melalui Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Bengkulu menggelar panen jagung hibrida varietas unggul baru (VUB) berpotensi hasil tinggi bersama Bupati Bengkulu Utara dan Kelompok Tani di Desa Aur Gading, Kecamatan Kerkap, Kabupaten Bengkulu Utara, Bengkulu, Rabu (05/08).

Panen jagung di lahan seluas 5 hektar itu merupakan display VUB jagung hibrida kegiatan Pendampingan Pelaksanaan Program dan Kegiatan Utama Kementan yang dilaksanakan oleh BPTP Balitbangtan Bengkulu pada tahun 2020.

Kepala BPTP Balitbangtan Bengkulu melalui Kasie Kerjasama Pelayanan Pengkajian, Dr. Shannora Yuliasari, S.TP., MP dalam sambutannya mengungkapkan bahwa jagung hibrida varietas NASA 29 merupakan bertongkol ganda dengan potensi hasil hingga 13,5 ton/ha yang dirilis tahun 2017, sedangkan varietas JH 37 selain potensinya tinggi hingga 12,5 ton/ha, juga memiliki akar kuat sehingga tahan rebah.

“Bapak Bupati, perlu kami laporkan bahwa kegiatan display jagung hibrida ini bertujuan sebagai media untuk membuktikan kepada petani, bahwa varietas unggul baru (VUB) Balitbangtan hasil karya anak bangsa mampu berproduksi tinggi. Keempat varietas, JH 27, JH37, JH 45 sama Nasa 29 tersebut selain toleran kekeringan juga provitasnya tinggi, dengan rata-rata provitas mencapai 12-13,6 ton per hektar, Benih jagung VUB Balitbangtan ini tersedia di Unit Pelaksana Tugas (UPT) Balitbangtan lainnya yaitu Balai Penelitian Tanaman Serealia Maros,” ujarnya.

Shannora yang akrab dipanggil Rara ini menambahkan, diseminasi adalah ajang promosi produk Litbang kepada petani langsung, sehingga setiap produk yang didiseminasikan perlu menampilkan kelebihannya. Tidak hanya jagung, kegiatan diseminasi ini berlaku untuk semua varietas unggul baru yang baru termasuk padi gogo dilepas oleh Balitbangtan agar segera dan sampai ke tangan ke petani.

“Display ini selain memperkenalkan VUB jagung dan padi gogo, juga memperkenalkan sistem tanam tumpangsari tanaman yang dikenal dengan sistem tanam TURIMAN kepada petani. Keunggulan sistem tanam ini antara lain, efisiensi lahan dan peningkatan indeks pertanaman. Dengan rekayasa jarak tanam, sistem tanam pada teknologi TURIMAN dapat mempertahankan populasi seperti sistem tanam monokultur,” tutupnya.

Produktivitas jagung hasil panen tersebut mencapai lebih dari 6,3 ton/ha. Meski masih dibawah potensinya sebesar 12-13,6 ton/ha, namun hasil tersebut lebih tinggi dibandingkan produktivitas eksisting petani yang baru mancapai rerata kisaran 4-5 ton/ha.

Bupati Mian menyambut baik prakarsa pihak BPTP Bengkulu yang telah mendukung dan mendorong program pembangunan pertanian di Kabupaten Bengkulu Utara. Bupati Bengkulu Utara berharap agar varietas dan teknologi yang telah dikenalkan oleh BPTP Bengkulu ini dapat terus dimanfaatkan oleh petani. “Harapannya kerjasama dengan Badan Litbang Pertanian dan BPTP Bengkulu ini dapat terus berlanjut sehingga penyuluh dan petani di Kabupaten Bengkulu Utara semakin banyak yang memperoleh manfaat dari penerapan inovasi Balitbangtan”. katanya.

Mian berpesan kepada petani agar terus meningkatkan etos kerja dan merubah mindset dari pemalas menjadi kerja keras karena petani merupakan garda terdepan sebagai pejuang pangan. Ditambahkan Mian, Kecamatan Kerkap merupakan salah satu dari empat kecamatan yang telah ditetapkan sebagai lumbung pangan di Kabupaten Bengkulu Utara.

“Mohon lahan pertanian jangan dialih fungsikan. Saya sebagai Bupati siap mensuport para petani agar terus meningkatkan produktivitas lahan, infrastruktur seperti irigasi dan jalan usaha tani yang bermasalah silahkan laporkan dan diajukan proposalnya, insya Allah kita anggarkan,” tegasnya.

Pada kesempatan panen bersama, hadir beberapa kepala OPD lingkup Kabupaten Bengkulu Utara antara lain Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan, Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas PUPR, Camat Kecamatan Kerkap, Kapolsek, Korluh, Kades Aur Gading, serta kelompok tani.

Setelah panen bersama, BPTP Balitbangtan Bengkulu juga berkesempatan menyerahkan paket eucalyptus kepada Bupati Bengkulu Utara, yang merupakan produk inovasi lainnya dari Balitbangtan yang sedang menjadi trending topic di masa pandemi Covid-19. (Relis/Salut)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *