Painan, PilarbangsaNews,– Kepala Dinas DPMDPPKB Pessel, Wendi menyerahkan sarana kerja bagi kader KB yang ada ditingkat kampung se Kecamatan Bayang Utara, Kamis, 19/11 di Kantor BPKB Asam Kumbang.

Paket barang yang diserahkan terdiri dari ransel, rompi, payung, buku panduan tugas dll, disaksikan oleh Kasi KB, Herawati, S.K.M. dan koordinator PLKB Bayang Utara, Drs. Syaiful.

Anak erizal

Wendi berharap kepada kader agar bantuan tersebut dapat menunjang tugas-tugas lapangan para kader.

“Kami berharap agar kader tetap semangat dalam mendorong warga untuk mengikuti program KB” harapnya.

Menurutnya walau bantuan tidak banyak, namun dapat digunakan dengan baik untuk menunjang kinerja kader dilapangan.

“Jika rompi ini dipakai, dan ransel disandang, segan pula orang melihat ibu-ibu kader” ujarnya Mantan Asisten Administrasi Umum Setda Pessel itu berseloroh.

Wendi memaparkan bahwa tugas para kader kedepan kian berat. Target kelahiran (TFR) 2,5 perlu upaya keras.

“Total fertillity rate (TFR) pada angka 2,5 memang berat, namun jika dilakukan serius tentu bisa dicapai” ujarnya.

Menurut Wendi, jika pada tahun 1970 saat awal program KB digulirkan angka kelahiran masih 5,6, artinya seorang ibu usia subur rata-rata melahirkan 6 orang anak, maka 50 tahun hingga saat ini baru pada angka 2,68.

“Artinya perlu waktu panjang untuk menurunkannya, apalagi pandemi juga akan berpengaruh bagi angka kelahiran” tuturnya.

Penyerahan sarana kerja sekaligus dilanjutkan dengan pembinaan teknis kader KB oleh PLKb Bayang Utara. Para kader terlihat antusias. Kader datang dari seluruh kampung yang ada di nagari-nagari se Bayang Utara.