Padang, PilarbangsaNews

Pertempuran di laut Aru pada tanggal 15 Januari tahun 1962 merupakan sejarah yang sangat penting bagi TNI Angkatan Laut, 14 Januari 2021.

Anak erizal

Pertempuran ini merupakan salah satu rangkaian usaha pemerintah Indonesia untuk membebaskan Irian Barat dari Belanda. Pertempuran yang akhirnya gugurlah seorang kesatria TNI Angkatan Laut Komodor Yos Sudarso bersama KRI Matjan Tutul.

Sampai saat sekarang ini, setiap tanggal 15 Januari di peringati Hari Dharma Samudera bagi TNI Angkatan Laut.

Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) II Padang, dalam rangka memperingati Hari Dharma Samudera melaksanakan kegiatan ziarah.

Kegiatan ziarah ini dipimpin Komandan Pangkalan Utama TNI AL (Danlantamal) II Laksamana Pertama TNI Hargianto.S.E., M.M.,M.Si. (Han). Ikut dalam pelaksanaan Ziarah rombongan Ketua Kordinator Cabang (Korcab) II Daerah Jalasenastri Armada (DJA)I Ny Santi Hargianto, Asisten, Dansatrol, Kasatker, Danpomal, Dandenma,. Danyonmarhanlan II, Wakil Ketua Korcab II DJA I,
Pengurus Korcab II DJA I, dan perwakilan prajurit Lantamal II.

Pelaksanaan ziarah rombongan yang dilaksanakan ini, menurut Dan Lantamal merupakan bentuk hormat dan penghargaan selaku generasi penerus bangsa terhadap para pendahulu dalam mengorbankan nyawa dan raganya demi bangsa.

“Mari kita generasi penerus isi kemerdekaan kita ini, dalam bentuk kerja keras dan cerdas menghadapi situasi saat ini. Jangan ada saling caci, ejek dan menyalahkan. Mari kita bersama sama laksanakan kerja nyata demi bangsa kita Indonesia yang kita cintai ini,” demikian di sampaikan Danlantamal melalui Kadispen Mayor Laut Syahrul pada acara ziarah rombongan di Taman Makam Pahlawan Lolong Padang.

Selama dalam pelaksanaan ziarah tetap memberlakukan Protokol Kesehatan dengan menggunakan masker, menjaga jarak dan panitia menyiapkan hand sanitizer dan pengecekan suhu tubuh bagi peserta ziarah sebelum memasuki lokasi acara.

Demikian disampaikan oleh Dispen Lantamal II. (gk)