AgamaPessel

Sholat Subuh Berjemaah Ramai di Masjid Terapung Samudera Illahi Carocok Painan

Sebelum Masjid Samudera Ilahi Carocok Painan diresmikan, banyak suara miring terhadap pembangunan  masjid terapung itu. Ada yang berkomentar, siapa yang akan sholat disana? Apakah sudah tidak ada lagi daratan, sehingga harus membangun masjid  diatas permukaan laut dan dibibir pantai? Kemudian ada pula yang mempertanyakan apakah mesjid itu di bangun tidak dilakukan  survey lebih dahulu,  untuk mengetahui seberapa banyak jumlah jemaah yang akan menunaikan sholat di Masjid tersebut?

Pertanyaan terkait siapa yang akan sholat disana? Sempat pula menyeruak ke alam fikiran saya. Karena sayapun sempat meragukan bahwa mesjid itu tak akan  banyak jemaahnya. Mesjid yang ada saja masih belum begitu ramai dikunjungi umat untuk menunaikan ibadah sholat. Sekarang dibangun pula Masjid diatas permukaan air laut teluk Pantai Carocok Painan itu. Siapa yang akan kesana?

Bagi mereka yang kontra suara-suara miring seperti diungkapkan diatas, menjadi ramai karena dijadikan bahan perbincangan  dan perdebatan oleh warga net terutama para facebooker yang pro dan kontra dengan pembangunan Masjid Terapung tersebut.

Sebenarnya pertanyaan yang semacam itu tak perlu muncul, apabila  Masjid yang sudah ada, benar benar sudah makmur. Makmurnya sebuah Masjid adalah bila Masjid itu ramai dikunjungi oleh kaum laki laki yang bertempat tinggal di sekitar masjid dalam  menunaikan sholat berjamaah. Apabila setiap laki laki mulai dari awal baligh sampai mereka yang dewasa dan kakek kakek menunaikan sholat di masjid yang ada di sekitar tempat tinggal mereka mungkin Masjid yang ada tak akan mampu menampung jemaah.

Pertanyaannya  apakah kita telah rajin menunaikan sholat berjamaah ke masjid?

Mayoritas kita akan menjawab dengan kata belum. Sebab mesjid yang ada kecuali pada sholat Jum’at selalu lengang, paling banyak 1 sampai 1,5 shaf jemaah yang mendirikan jemaah.

Kondisi diatas jika kita kaitkan dengan  jemaah yang bakal hadir di Masjid Terapung Samudera Illahi tentu akan berbeda jauh. Kemukiman lebih parah daripada Masjid yang ada dikota kecil Painan tersebut.

Itu kan kata kita, prediksi kita…..

Tapi kenyataan??

Siapa sangka kalau Masjid Terapung yang dibangun dengan  dana Rp 27 Milyar lebih  dan dapat menampung 300 jemaah, dilengkapi selasar, ditambah 2 menara setinggi 32 meter dan taman sama ramainya dengan  mesjid yang ada di Painan. Bahkan  lebih ramai jemaah sholat Subuhnya dibanding mesjid yang ada di Pesisir Selatan.

Adalah Yuni Andra salah seorang ASN di Painan, menuturkan sejak dia rajin menunaikan sholat Subuh, jemaah yang membludak penuh sesak, hanya bisa ditemui di Masjid Terapung Samudra Illahi.

Sejak diresmikan pada hari Jum’at (5/2/2021) sudah ribuan pengunjung datang dari berbagai pelosok di Sumbar bahkan ada yang dari dari Provinsi Riau.

Penulis pernah satu kali menunaikan sholat subuh di Masjid Terapung Carocok, bertanya kepada seorang ibu yang lagi duduk merapikan bedaknya sehabis menunaikan sholat subuh.

“Ibu datang dari mana? ” tanya penulis.

“Dari  Payakumbuh, pak, ” Jawab si ibu.

“Sudah berapa kali datang ke carocok, Painan?, “

” Sudah 2 kali pak, ” Jawab si ibu tetap asik merapikan bedaknya.

“Kapan kali pertama datang ke Painan, ” tanya penulis lagi.

” Waktu mesjid ini mulai dibangun pak. Kini mesjid ini sudah siap kami datang kembali melihat Mesjid Terapung. Alhamdulillah kami dapat menunaikan sholat sunah 2 raka’at dan subuh berjemaah, ” kata si ibu.

” Bagus Masjidnya? ”  tanya penulis lagi.

“Rancak pak, rugi kalau awak tidak datang menunaikan sholat sunah ataupun wajib di mesjid terapung ini, ” kata si ibu memuji.

3 orang ini ibu-ibu dari Batang Kapeh

Si ibu mengaku dia bersama rombongannya menggunakan sebuah bus berangkat dari Payakumbuh ba’da Isya sampai di Painan sekitar pukul 3:00 WIB.

Sementara itu Yuni Andra ASN di Painan yang rajin sholat subuh di Mesjid Terapung Carocok Painan, menuturkan dia pernah bertanya kepada seorang bapak bapak pengunjung. Bapak itu mengaku dia datang dari Dumai Riau.

Bapak tersebut datang lantaran dia diberi tahu oleh Ustadz Abdul Somad (UAS) ketika beliau memberikan ceramah agama. Jika ingin melihat mesjid terapung datang ke Painan.

“Dengan  rekomendasi dan promosi dari UAS itu,  kami datang ke Painan untuk berziarah dan alhamdulillah kami dapat menunaikan sholat sunah  2 rakaat dan Subuh  berjemaah di Masjid Terapung Samudera Ilahi Carocok Painan, ” kata Bapak dari Dumai itu diceritakan Yuni Andra kepada penulis.

Bapak dari Dumai itupun terkesima melihat jema’ah sholat subuh Masjid terapung yang ramai.

Masjid lain di Pesisir Selatan, belum ada yang seramai itu jema’ahnya tapi Mesjid Terapung Samudera Illahi Carocok yang dulunya diragukan siapa yang akan sholat disana, e…. Ternyata orang luar banyak sholat Subuh disana.

Apa kata almarhum Buya Hamka terkait dengan sholat Subuh. Silahkan baca teks yang ada pada foto berikut ini

Tentu ada yang bertanya apakah setiap sholat Subuh masjid terapung itu ramai. Jawabnya tidak. Hanya pd hari Sabtu dan Minggu disaat pengunjung ramai datang kesana.. ( Tam Arang )

Baca juga;

JAMAAH SUBUH TANDA DEKATNYA KEMENANGAN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *