Kab Solok, PilarbangsaNews
kunjungan Tim Safari Ramadhan Bupati Solok ke Mesjid Raya Tabek, Nagari Aripan, Kecamatan X Koto Singkarak disambut curhatan masyarakat. Persoalan ketimpangan pembangunan hingga persoalan kelangkaan pupuk pertanian.

Zulkifli Sutan Pahlawan, tokoh masyarakat Nagari Aripan kepada Ketua TP PKK menyampaikan kesedihan yang dirasakan oleh masyarakat Nagari Aripan. Mayoritas perekonomian masyarakat Nagari Aripan bergerak di sektor pertanian.

Selain ketersediaan penyokong pertanian seperti pupuk, akses pengairan dan jalan juga turut mempengaruhi pendapatan para petani.
Dengan kondisi jalan utama ke Nagari Aripan yang rusak parah, membuat masyarakat susah beraktivitas. Serta butuh pengeluaran yang lebih untuk memasarkan hasil pertanian ke pasar.

” Kondisi jalan utama ke Nagari kami seperti yang telah kita lalui bersama, membuat masyarakat kami susah beraktivitas. Dan tentunya akan menambah pengeluaran bagi kami untuk membawa hasil pertanian kami ke pasar, ” ucap Zulkifli.

Selain itu tambah Zulkifli, kelangkaan pupuk juga menjadi salah satu persoalan bagi masyarakat Aripan. Beberapa tahun belakangan ini, masyarakat kesulitan untuk mendapatkan pupuk pertanian padi. ” jangankan pupuk bersubsidi, pupuk non subsidi pun sangat susah untuk kami dapatkan, ” keluhnya.

” Melalui masa pemerintahan Bupati yang baru ini, kami berharap persoalan yang kami hadapi ini dapat terselesaikan selama kepemimpinan bapak Bupati Epyardi Asda,” harap Zulkifli. (07/05)

Senada dengan itu, Ketua TP PKK Emiko Epyardi Asda yang mewakili Bupati menyampaikan bahwa, pemerintah saat ini memang memprioritaskan sektor pertanian sebagai sektor unggulan di Kabupaten Solok. Selain sektor pertanian, sektor pembangunan insfrastruktur juga sangat menjadi pendorong kelancaran sektor pertanian.

” Sebelumnya saya menyampaikan permohonan maaf dari bupati yang tak dapat hadir pada hari ini, dikarenakan beliau sedang melaksanakan tugas lain yang tak dapat diwakilkan, ” Sambut Emiko.

Namun tambah Emiko, saat ini pemerintah Kabupaten Solok tengah fokus mempersiapkan Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang berbasis kebutuhan masyarakat. Penyusunan RPJMD tersebut, turut menggandeng para pakar dan akademisi untuk bekerjasama dengan tim Pemerintahan.

” insya Allah kedepannya, program pembangunan yang adil dan merata dapat tercipta di seluruh nagari. Sehingga peningkatan perekonomian dapat segera tercapai, ” harap Ketua TP PKK.

Adapun sektor yang paling diutamakan adalah insfrastruktur, pertanian, pendidikan, UKM dan pariwisata. ” Kelima sektor itulah yang menjadi program prioritas, yang harus dicapai oleh pemerintahan saat ini. Oleh karena itu, saya memohon dukungan dari seluruh masyarakat demi terciptanya kesejahteraan masyarakat Kabupaten Solok, ” tutup Emiko Epyardi Asda.

Emiko berharap seluruh masyarakat mendukung rancangan pembangunan yang dilakukan oleh Bupati dan Wakil Bupati saat ini.

” intinya hari ini, pemerintah akan melakukan yang terbaik bagi terciptanya peningkatan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Solok, ” pungkas Ketua TP PKK, Emiko Epyardi Asda. (ad)

Dalam kunjungan tersebut turut diserahkan bantuan pembangunan senilai 10 juta rupiah. Dan ditambah dengan 1 unit jam digital untuk Mesjid, serta masker yang nantinya akan dibagikan kepada masyarakat. (ad)