Sumatera Barat

Kafilah Prima Didaftarkan Tanah Datar, Kota Padang Protes. Tunggu Keputusan LPTQ Sumbar!

Tanah Datar, PilarbangsaNews

Wakil Bupati Tanah Datar yang juga sebagai Ketua LPTQ didampingi,Wakil Ketua II LPTQ H. Afrizon, Sekretaris Umum LPTQ H. Ali Nardius, Kabag Kesra Dadan Hendarsyah memenuhi undangan Ketua LPTQ Provinsi Sumbar, Rabu (29/9) di Kantor LPTQ Provinsi Sumatera Barat, Komplek Masjid Raya Sumatera Barat terkait protes LPTQ Kota Padang terkait Prima Miftahul Jannati.

Ketua LPTQ Provinsi Sumbar Muhammad Ridho Nur, Sekretaris Umum Yusrizal dan Wakil Sekretaris H. Yusran Lubis menyambut kedatangan Wakil Bupati.

Hadir dalam pertemuan tersebut Ketua Harian LPTQ Kota Padang Wardas Tanjung, Sekretaris Umum Aris Junaidi, Sekretaris II Akmaludin, Kasubag Agama Bagian Kesra Kota Padang Zul Alfi Lubis, dan perwakilan Kemenag Padang Mashuri.

Rapat tersebut semula dijadwalkan untuk mengklarifikasi surat protes yang dikeluarkan oleh LPTQ Padang tentang keberatan LPTQ Padang kepada Prima Miftahul Jannati, yang saat ini terdaftar di MTQ Nasional ke-39 Tingkat Provinsi sebagai Kafilah Tanah Datar Cabang Lomba Tilawah Remaja Putri.

Ketua Harian LPTQ Kota Padang Wardas Tanjung mengaku bahwa pihaknya berhak mendaftarkan Prima sebagai kafilah dari Kota Padang. Karena menurutnya, Prima mengikuti lomba MTQ tingkat Kecamatan dan terakhir juga mengikuti seleksi untuk MTQ Nasional tingkat Provinsi Sumatra Barat tahun ini.

“Prima mengikuti lomba MTQ kecamatan dan juara, lalu ikut seleksi. Tapi dia tidak datang ketika kami mengadakan Training Center (TC). Akhirnya, ketika pendaftaran kami ketahui dia malah ikut TC di Tanah Datar dan malah sudah terdaftar sebagai kafilah Tanah Datar, sementara dia kan asal Kota Padang,” kata Wardas.

Menanggapi pesan yang disampaikan Ketua LPTQ Kota Padang, Ketua Harian II LPTQ Tanah Datar H. Afrizon menjelaskan secara kronologis mengapa Prima Miftahul Jannati bisa masuk dan mengikuti TC Tanah Datar.

“Sekitar November 2020, kami bertemu dengan Ustadz Suhaimi, orangtua Prima yang menyatakan keinginan anaknya untuk bergabung dengan kafilah MTQ Kabupaten Tanah Datar. Mendengar itu tentu kami tentu menyambut niat baik mereka, apalagi kami tahu betul kalau kedua orang tua Prima berasal dari Kabupaten Tanah Datar,” kata Afrizon.

Lebih lanjut Afrizon menjelaskan, singkatnya, Prima ikut seleksi Tanah Datar dan keluar sebagai juara, kemudian Prima juga menyelesaikan rekrutmen TC secara lengkap. Terakhir, beberapa hari lalu Prima juga telah menjahit baju untuk seragam kafilah, meski mendapat informasi bahwa Padang telah melayangkan surat protes terhadap dirinya yang saat ini terdaftar sebagai kafilah MTQ Tanah Datar.

“Semua barang bukti hari ini kami bawa, termasuk daftar hadir seleksi dan TC atas nama Prima Miftahul Jannati. Satu lagi, selama ini aturan tentang peserta MTQ tidak berubah. Selama peserta ber KTP Sumbar boleh diikutkan sebagai kafilah oleh seluruh Kabupaten/Kota yang ada. Artinya Prima mau turun sebagai kafilah di Kabupaten Tanah Datar atau Kota Padang itu sah secara aturan,” tambah Afrizon.

“Bukti keseriusan Prima bergabung dengan kontingen Tanah Datar adalah persyaratan pendaftaran harus disertai dokumen asli seperti KK dan KTP yang diserahkan ke LPTQ Tanah Datar,” kata Afrizon.

Sementara itu, Wakil Bupati Tanah Datar, Richi Aprian, menjawab tegas pertanyaan tersebut dan menyerahkan keputusannya kepada LPTQ Sumbar. “Protes yang dilakukan LPTQ Kota Padang itu wajar dan kami sudah mendengar alasannya sebelumnya. Namun, keberadaan Prima sebagai kafilah MTQ Tanah Datar tidak menyalahi aturan, maka sekarang kami serahkan keputusannya kepada LPTQ Sumbar,” ucap Richi.

Sementara pihak LPTQ Provinsi Sumatera Barat melalui Sekretaris Umumnya Yusrizal, berjanji akan segera menyelesaikan persoalan ini dan secepatnya mengambil keputusan.

“Kita akan uji materi dulu, dan yang jelas keputusan yang akan kami ambil tidak akan merugikan Provinsi Sumatera Barat secara umum. Setelah keputusan kami ambil, bagi Kabupaten Tanah Datar atau Kota Padang dapat mematuhi keputusan yang diambil,” terangnya. (Putra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *