Solok Kabupaten

84 Ribu Benih Ikan Dari BKSDA , Bupati Solok: Kita Berharap Kedepannya Bantuan Diperbanyak

Kab Solok, PilarBangsaNews, —
Kelompok nelayan Tabiang Kincia, Nagari Paninggahan, Kecamatan Junjung Sirih menerima bantuan bibit ikan dari Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Sumatera Barat. Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan perekonomian para kelompok nelayan, sekaligus sebagai penopang program ketahanan pangan jenis ikan di Kabupaten Solok.

Bantuan bibit ikan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala BKSDA Sumbar, Ardi Antono. Dan diterima langsung oleh Bupati Solok dan Kepala Dinas Perikanan dan Pangan Kabupaten Solok. Turut hadir dalam kegiatan itu, Anggota Komisi V DPR RI, Athari Ghauti Ardi, Kepala SKPD, Camat Junjung Sirih, Wali Nagari dan kelompok penerima bantuan. Kediaman Bupati, Singkarak. (28/10)

Dalam sambutannya, Ardi Antono mengatakan bahwa bantuan ini adalah salah satu upaya dari pemerintah provinsi membantu pemerintah daerah dalam peningkatan perekonomian masyarakat. Seperti diketahui, Kabupaten Solok memiliki potensi yang besar di sektor perikanan dan mampu sebagai penopang ketahanan pangan di bidang perikanan di tingkat provinsi Sumatera Barat.

” Kami melihat Kabupaten Solok memiliki potensi besar dalam sektor perikanan.
Kami dari BKSDA dan pemerintah provinsi berharap, bantuan ini dapat mendukung upaya peningkatan perekonomian masyarakat, terutama bagi masyarakat nelayan,” kata Ardi.

Selain bantuan di sektor perikanan, BKSDA juga turut melakukan pemberian bantuan bibit tanaman. Seperti penyerahan bibit tanaman jahe di Nagari Gantung Ciri, bibit Kopi dan Pinang di Nagari Koto Sani.

” Untuk bantuan kali ini, kita menyerahkan bantuan sebanyak 48.000 bibit ikan nila dan ikan mas. Dan kita kuga menyediakan bibit tanaman yang bisa menambah penghasilan bagi masalah seperti bibit pinang, kopi jahe dan lainnya. Kita berharap dari bantuan ini mampu menambah penghasilan masyarakat, ” jelas Ardi.

Sementara itu Bupati Solok, Epyardi Asda mengapresiasi bantuan dari pihak BKSDA tersebut. Kabupaten Solok dengan kondisi geografi yang sangat luar biasa di segala sektor harus mampu dimaksimalkan. Memiliki kawasan pertanian yang luas, dengan kesuburan tanah yang luar biasa. Dan didukung dengan sarana pengairan yang mencukupi, semestinya potensi ini dapat dimanfaatkan secara maksimal.

Bupati menegaskan bahwa pemerintah provinsi dan pusat ikut berperan besar dalam mendorong pemerintah daerah dalam program pemberdayaan kepada masyarakat. Seperti Bantuan-bantuan yang bersifat tak mengikat.

” Dan saya berharap pihak provinsi terus memperbanyak bantuan untuk masyarakat kabupaten Solok. Karena pemerintah daerah memiliki keterbatasan anggaran dalam program seperti ini. Dan saya sangat mengapresiasi dan berterima kasih, semoga bantuan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat penerima, ” kata Bupati.

Selanjutnya usai penyerahan bantuan ikan, rombongan BKSDA bersama dengan Bupati Athari melakukan diskusi dengan penggiat usaha Kopi Radjo. Di mana saat ini pemerintah kabupaten Solok tengah fokus melakukan pengembangan budidaya kopi Arabika di kenagarian Air Dingin, kecamatan Lembah Gumanti. (ad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *