Batam, Pilarbangsanews, —
Kapolda Kepri Irjen Pol Drs. Aris Budiman, M.Si merasa geram karena  masih adanya aksi premanisme  diwilayah hukumnya.

“Kepada masyarakat kami himbau jika ada yang mengalami pengancaman, penganiayaan atau aksi Premanisme tolong segera dilaporkan dan saya sudah memerintahkan semua jajaran dilapangan untuk segera menindaklanjuti karena kita  tidak boleh membiarkan prilaku-prilaku melanggar hukum yang dapat mengganggu kententraman kehidupan masyarakat, ″. Ujar Kapolda Kepri Irjen Pol Drs. Aris Budiman, M.Si saat mengadakan konfrensi pers bersama wartawan di Media Center Bidang Humas Polda Kepri. Rabu (27/10/2021).

Pada konfrensi pers itu kapolda didampingi oleh Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Harry Goldenhardt S., S.IK., M.Si., Dir Reskrimum Polda Kepri Kombes Pol Jefri Ronald Parulian Siagian, S.Ik dan beberapa pejabat Polda Kepri lainnya.  Tujuannya  untuk menjelaskan lebih lanjut terkait penanganan yang telah dilakukan pihaknya terhadap aksi premanisme di warung Kopitiam.

Aksi premanisme itu telah terjadi sekitar bulan Juli lalu. Aksi pemukulan terhadap salah seorang pegawai di warung kopi tersebut korbannya berinisial ZD berumur 51 tahun terekam Camara Video seseorang dan sempat menjadi viral di media sosial.

Terkait kasus tersebut , kapolda mengatakan pihaknya
telah memerintahkan  Dit Reskrimum Polda Kepri untuk membackup tim Opsnal Satreskrim Polresta Barelang melakukan penyelidikan dan Penyidikan.

Menurut kapolda, dari  fakta yang tergambar dalam video tersebut, pihaknya telah memintai keterangan beberapa orang saksi.

Dari ketarangan para saksi telah diketahui terduga pelaku. Kini  mereka telah dicatat  dalam status
Daftar Pencarian Orang (DPO).

“Saya juga telah memerintahkan Kapolresta Barelang dan  Dir Reskrimum agar secepatnya menuntaskan  kasus ini dengan menangkap pelakunya dan melakukan proses hukum terhadap yang bersangkutan, ″ kata Kapolda Kepri Irjen Pol Drs. Aris Budiman, M.Si.

Berdasarkan  keterangan saksi dilapangan permasalahan ini  berawal dari masalah hutang piutang, sehingga  selanjutnya terjadi keributan berakhir dengan aksi  penganiayaan″. Jelas Kapolda Kepri Irjen Pol Drs. Aris Budiman, M.Si.

“Kepada masyarakat diucapkan terima kasih telah memberikan saran dan masukan, laporan atau kritik kepada kami tentunya agar Polri lebih baik, sekali lagi kami tidak anti kritik dan kami siap menerima saran serta masukan dari masyarakat guna pelaksanaan tugas kami yang lebih baik lagi kedepan, kami tetap memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat″. tambah Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt S., S.IK., M.Si menutup konfrensi pers itu.

Sumber : Humas Polda Kepri

By Pilar