Sulawesi

Suami Membacok Istri di Donggala Sulawesi Tengah

Donggala, PilarbangsaNews,-

Seorang suami berinisial HK (26) di Desa Surumana, Kecamatan Banawa Selatan, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, tega membacok istrinya dengan parang karena sang istri telah 2 hari tak pulang kerumah mereka.

Peristiwa penganiayaan Kekerasan Dalam Rumahtangga (KDRT) ini terjadi  pada hari
Senin, 6 Desember 2021.

Akibat penganiayaan itu istri berinisial AW (22 th) menderita luka luka dibagian tangan dan pungung korban.

Dikutip dari media online iNSulteng, sebelum peristiwa pembacokan itu terjadi, suami korban merasa sakit hati karena istrinya sudah 2 hari tak pulang ke rumah.

Sebelum kejadian, sang suami kelihatan duduk di teras rumahnya, menunggu si istri pulang.

Saat sang istri sudah sampai di rumahnya, HK yang saat itu sedang kesal  langsung bertanya ? “Mana Laki-laki itu,”

Yang ditanya tidak menjawab. Suami yang telah memuncak rasa kesalnya,  langsung meninju  bagian muka  istrinya sebanyak dua kali.

Tak puas menghajar istrinya dengan tinju, pelaku kemudian mencabut sebilah parang yang berada di pinggang sebelah kirinya.  Dengan parang itu dia membacok istrinya AW sebanyak dua kali dan mengenai tangan sebelah kanan istrinya.

Istri yang telah mengalami luka dibagian tangannya itu mencoba menghindar dari amukan suami. Dia  berlari ke luar pekarangan rumah. Tapi suami tak puas sampai disitu. Parang yang ada ditangannya,  dilempar kearah korban, untuk saja parang itu tidak sempat tertancap dipunggung korban, namun tetap   melukai punggung korban.

Tetangga pasutri (pasangan suami istri)  yang melihat kejadian itu, langsung mengamankan pelaku. Sedangkan istrinya yang telah luka dan berdarah-darah  dilarikan ke Puskesmas Sarjo Mamuju Utara.

Oleh warga, lewat telpon seluler kejadiannya ini dilaporkan ke Kepolisian Sektor Banawa Selatan .

Tak lama kemudian personel Polsek Banawa Selatan Polres Donggala Polda Sulawesi Tengah tiba di tempat kejadian perkara. Polisi mengamankan pelaku tanpa adanya perlawanan.

Kini pelaku harus meringkuk di sel tahanan polisi setempat untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya yang telah melakukan kekerasan dalam rumah tangga terhadap istrinya sendiri. (iNSulteng)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *