Pessel, PilarbangsaNews.com, —

Jaksa di Pessel kini mulai mengeluarkan ” taringnya”. Kalau selama ini hanya berani menjerat wali nagari kini telah mulai berani menyentuh para OPD. Akibatnya paara kepala OPD pun mulai ketar ketir.

Buktinya, baru satu OPD yang tengah diperiksa oleh Jaksa karena diduga telah melakukan tindak pidana korupsi, telah mulai ada upaya untuk menghentikan langkah yang diambil oleh pihak kejari Pesisir dalam pemberantasan tindak pidana korupsi di kabupaten yang juga juluki kabupaten sejuta pesona itu.

Upaya menghentikan langkah daripada pihak Kejari Painan itu dilakukan dengan cara menyebarkan isu yang menyebutkan bahwa ada oknum di Kejari Pessel melakukan praktek Pemerasan kepada OPD-OPD yang ada di Kabupaten Pesisir Selatan.
Isu itu dibuat oleh seseorang tanpa diketahui identitasnya dikirim lewat aplikasi WhatsApp. Redaksi PilarbangsaNews.com pun mendapat kiriman narasi tersebut dari nomor WA yang tidak dikenal.
Berikut ini adalah isu yang dibangun oleh orang tak dikenal yang diterima Redaksi PilarbangsaNews.com;

PESSEL BERGERAK” : ini lah kelakuan Oknum Kejaksaan Negeri Painan, melakukan Praktek-Praktek Pemerasan kepada OPD-OPD yang ada di Kabupaten Pesisir Selatan, sehingga menimbulkan rasa ketakutan yang sangat dalam dan ragu-ragu dalam melaksanakan tugas sehingga mengganggu penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan serta pelayanan masyarakat di Kabupaten Pesisir Selatan. Kami masyarakat Pesisir selatan mengutuk tindakan oknum penegak hukum kejaksaan yang seperti ini, mestinya kehadirannya membantu pemerintahan daerah mensukseskan penyelenggaraan pemerintahan daerah,tapi malah ini sebaliknya, terimakasih.

Takut diketahui identitasnya, begitu selesai mengirimkan narasi tersebut diatas, nomor WA yang tidak dikenal itu tidak aktif lagi sampai berita ini kami turunkan.

Belum Pernah Ketemu

Terkait isu tersebut Redaktur PilarbangsaNews mencoba konfirmasi dengan Kajari Pessel Raymund Hasdianto Sihotang SH MH. Kajari Sihotang menyatakan dirinya menyadari bahwa apapun yang dilakukan pasti ada likes and dislikes.

“Apalagi ini dalam penegakan hukum, ya pasti lah ada yang suka maupun tidak suka, ” tambahnya.

Raymund Hasdianto Sihotang yang baru pada bulan April 2022 yang lalu bertugas sebagai Kajari Pesisir Selatan menyatakan dirinya belum pernah ketemu dengan kepala OPD di kantornya maupun secara empat mata.

Kecuali ketika menghadiri pertemuan dengan OPD dalam kapasitas sebagai pengacara Negara yang memberikan pendampingan hukum kepada pihak kontraktor dalam mengerjakan proyek pemerintah.

(****)

By Pilar