Tanah Datar

DPRD Gelar Rapat Paripurna Pandangan Umum Fraksi RAPBD Tahun 2023

Tanah Datar, PilarbangsaNews

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanah Datar menggelar Rapat Paripurna dengan agenda Pandangan Umum Fraksi-Fraksi Terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tanah Datar Tahun Anggaran 2023.

Rapat pada Rabu (9/11/2022) di ruang rapat utama DPRD setempat dipimpin Wakil DPRD Anton Yondra didampingi Ketua DPRD Rony Mulyadi Dt. Bungsu dan 26 anggota DPRD turut dihadiri Wakil Bupati (Wabup) Richi Aprian, Forkopimda, Sekda Iqbal Ramadi Payana, Asisten Ekobang Abdul Hakim, Asisten Administrasi Umum Helfy Rahmy Harun, Kepala OPD, Wali Nagari dan undangan lainnya.

Penyampaian pandangan diawali olehJuru bicara (Jubir) Fraksi PPP Agus Topik, disusul Jubir Fraksi demokrat Eri Hendri, Jubir Fraksi Perjuangan Golkar Herman Sugiarto, Jubir Fraksi Gerindra Afrizal Dt.Rajo Lenggang, Fraksi PKS jubir Abu Bakar, Jubir Fraksi PAN Zulli Rustam dan Jubir Fraksi Hanura Beni Afero. Sementara itu, Fraksi Nasdem saat ini sedang melakukan kegiatan pelatihan di Jakarta, dan pandangannya disampaikan langsung melalui ketua.

Jubir Fraksi PPP Agus Topik mempertanyakan 4 poin, menanyakan berapa persen capaian RPJMD 2023 dan Progul sejalan dengan APBD 2023. Ia kemudian mempertanyakan berapa besaran rancangan atau perkiraan defisit APBD 2023, apalagi karena diperkirakan akan terjadi resesi ekonomi.

Lalu apa rencana pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid-19? “Yang juga penting adalah apakah ada anggaran tahun 2023 yang bisa mengakomodir pelaksanaan Progul untuk menambah dana operasional KAN, LKAAM, Bundo Kanduang dan organisasi keagamaan, berapa besarnya,” sampainya.

Selain itu, beberapa fraksi lain umumnya mempertanyakan pendapatan asli daerah (PAD), ketergantungan Pemerintah Daerah terhadap dana transfer dari Pemerintah Pusat sampai dengan kesadaran dan pelaksanaan penarikan pajak.

Juru bicara Fraksi Gerindra Afrizal Dt Rajo Lenggang mengatakan, apa upaya yang telah dilakukan oleh Pemda Tanah Datar dalam 3 tahun terakhir untuk menghadapi ketergantungan yang tinggi pada alokasi dana yang ditransfer dari pemerintah pusat, dan bagaimana situasinya untuk 3 tahun ke depan.

Sementara itu, Jubir Fraksi Perjuangan Golkar Herman Sugiarto mengatakan, terkait kesadaran pajak,apa upaya yang sudah dilakukan pemerintah daerah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat.

“Pemerintah daerah bisa memperkirakan berapa persentase penerimaan daerah dari pajak atau retribusi jika masyarakat melakukan pembayaran dengan maksimal,” katanya.

Sektor lain yang menjadi perhatian adalah pelaksanaan pemilihan Wali Nagari serentak,kesejahteraan guru pendidikan di TPA yang mendidik untuk melahirkan generasi Hafiz dan beberapa sektor lainnya.

Di akhir sidang, diserahkan pandangan fraksi DPRD kepada Pemerintah Daerah, yang diserahkan kepada pimpinan rapat, Anton Yondra kepada Wabup Richi Aprian. Rapat Paripurna terkait Ranperda ini akan dilanjutkan besok Jumat (11/11/2022). (Putra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *