Lubuk Alung, PilarbangsaNews

Sosialisasi pengadaan tanah untuk exit tol (pintu keluar masuk jalan tol) di Nagari Sungai Abang, Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman (Sumbar), berlangsung sukses dan mendapat apresiasi dari masyarakat pemilik tanah. Masyarakat bahkan meminta proses pengadaan tanah itu dipercepat.

Pertemuan yang dilaksanakan hari Jum’at (20/1/2023) di Surau Gadang, Nagari Sungai Abang itu dihadiri Bupati Padang Pariaman diwakili Asisten 1 Rudi Rahmat, SE.MM., Staf Khusus Tim Percepatan Lahan Jalan Tol Sumbar Drs. Syafrizal Ucok, MM Datuak Nan Batuah, Kepala Badan Pertanahan Padang Pariaman Alim Bastian, Kadis Pertanian Padang Pariaman Yurisman Yakub, Kepala Balai Jalan Wilayah Sumbar, Camat Lubuk Alung, Kapolsek, Wali Nagari, Ketua KAN dan hampir 200 pemilik tanah yang rencananya terkena exit tol.

Menurut Syafrizal Ucok, tahapan sosialisasi adalah kesempatan bagi masyarakat yang rencananya terkena exit tol menyampaikan aspirasi dan masukan kepada konsultan perencana, sehingga tersusun Dokumen Perencanaan Pengadaan Tanah (DPPT) dengan baik, untuk selanjutnya diputuskan sebagai Penlok (penetapan lokasi).

“Jika tahapan sosialisasi pengadaan tanah ini berjalan maksimal, yang kemudian diikuti dengan konsultasi publik, maka Insya Allah kedepannya proses pembebasan lahan akan lancar, dipastikan tidak akan bermasalah,” kata Syafrizal Ucok optimis.

Begitu antusiasnya masyarakat dalam sosialisasi ini, pertanyaan silih berganti. Juga ada yang memberikan masukan dan saran. Semua dijelaskan secara terang benderang oleh Syafrizal Ucok, tokoh yang memang piawai dalam menyelesaikan pembebasan lahan untuk kepentingan umum.

Saking puasnya masyarakat yang ikut sosialisasi pengadaan tanah untuk exit tol Lubuk Alung ini, mereka minta kegiatan sosialisasi ini digabung saja menjadi tahapan konsultasi publik, sehingga cepat proses identifikasi lapangan dan dapat diputuskan segera Penlok (penetapan lokasi).

Usulan agar penggabungan konsultasi publik itu menurut Syafrizal Ucok tidak elok, sebab ada tahapan yang dilewati. Karena itu, meski masyarakat antusias, tahapan konsultasi publik pengadaan tanah untuk exit tol Lubuk Alung tetap akan dilakukan pada Kamis (26/1/2023).

Lokasi exit tol Lubuk Alung ini akan meliputi panjang 2,5 kilometer, dua jalur dan secara keseluruhan akan menggunakan areal hingga 23 hektar di Nagari Sungai Abang, Nagari Lubuk Alung dan Nagari Sungai Durian. (gk)

By Redaksi