.

Rakor Bumnag/Bumdes 2023 Membahas Strategi Gali Potensi Perekonomian di Nagari

Padang, PilarbangsaNews

Undang-Undang Desa memandatkan bahwa tujuan pembangunan desa adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa dan kualitas hidup manusia serta penanggulangan kemiskinan melalui pemenuhan kebutuhan dasar, pembangunan sarana dan prasarana desa, pengembangan potensi ekonomi lokal, serta pemanfaatan sumber daya alam dan lingkungan secara berkelanjutan.

Hal itu disampaikan Gubernur Sumbar Mahyeldi ketika membuka Rakor Badan Usaha Milik Nagari (BUMNag) dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Tahun 2023 yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Sumbar di Hotel Axana Padang, 15-16 Mei 2023.

Sesuai dengan Permendesa PDTT RI No. 08 Tahun 2022 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2023 menyebutkan bahwa SDGs Desa adalah upaya terpadu mewujudkan desa tanpa kemiskinan dan kelaparan, desa ekonomi tumbuh merata, desa peduli kesehatan, desa peduli lingkungan, desa peduli pendidikan, desa ramah perempuan, desa berjejaring, dan desa tanggap budaya dengan berdasarkan prinsip kemanusiaan dan keadilan.

“Pendirian, pengembangan, dan peningkatan kapasitas pengelolaan badan usaha milik desa juga merupakan salah satu dari prioritas penggunaan Dana Desa untuk pemulihan ekonomi nasional sesuai kewenangan desa. Sejalan dengan hal tersebut, Menteri Desa melalui Permendesa PDTT RI No. 82 Tahun 2022 tentang Pedoman Ketahanan Pangan di desa juga menjelaskan bahwa untuk mewujudkan kecukupan pangan bagi seluruh warga desa, pencapaian kemandirian pangan desa, dan memastikan desa terlepas dari kerawanan pangan serta penggunaan Dana Desa untuk ketahanan pangan,” kata Gubernur Sumbar Mahyeldi.

BUMDes juga melakukan pengembangan usaha/unit usaha yang bergerak di bidang pangan nabati dan/atau hewani serta BUMDesa harus mengambil peran sebagai agregator untuk membeli Komoditas Desa dan potensi lainnya untuk dijual kembali di pasar yang lebih luas. Sehingga BUMDesa ataupun BUM Desa Bersama memiliki peran penting dalam hal keterjangkauan pangan di desa melalui kelancaran distribusi serta pemasaran pangan bagi seluruh masyarakat di Desa/Nagari.

Gubernur Mahyeldi sangat mengapresiasi prestasi yang telah diraih oleh BUMNag/Bumdes di tingkat nasional dalam perlombaan pada saat pelaksanaan Peringatan Hari BUM Desa yang telah dilaksanakan pada tanggal 2 Februari 2023 lalu di Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau. Dari 4 Kategori yang dilombakan pada Tingkat Nasional, 3 Kategorinya dimenangkan oleh usulan perwakilan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.

Ketiganya adalah BUMNag Madani Lubuk Malako, Nagari Lubuk Malako, Kabupaten Solok Selatan terpilih menjadi Pemenang pada Kategori BUM Desa Inspiratif dan Bermanfaat tingkat Nasional. Kemudian BUM Desa Bersama Sambilan Nagari, Kecamatan X Koto Diatas, Kabupaten Solok terpilih menjadi Pemenang pada Kategori BUM Desa Bersama Inspiratif dan Bermanfaat tingkat Nasional. Dan ketiga adalah Hafizur Rahman, Wali Nagari Talang Babungo, Kab. Solok yang terpilih menjadi Duta BUM Desa tingkat Nasional dari Unsur Aparatur Pemerintah Desa.

Rakor BUMNag/BUMDes tahun 2023 ini diikuti 155 orang yang terdiri dari 98 Direktur BUMNag/Bumdes se-Sumbar, 14 orang aparatur PMD se-Sumbar, 14 orang Forum Wali Nagari, 14 unsur Bamus, unsur TAPM dan tenaga pendamping profesional.

Adapun sebagai nara sumber dalam Rakor ini adalah Gubernur Sumbar Mahyeldi, Kadis PMD Amasrul, SH., Kabid UEM dan KP Mahdianur, SE.MM., Kepala Kanwil Menkum HAM Sumbar, dan Tenaga Pendamping Profesional Sumbar.

Sementara itu Kadis PMD Sumbar yang diwakili Sekretaris DPMD Amriman, S.Pd.MM berharap melalui Rakor ini meningkatkan peran pemerintahan nagari/desa dalam mendorong berkembangnya BUMNag/BUMDes. Selain itu memperkuat peran BUMNag/BUMDesa sebagai badan hukum dalam menggerakkan roda ekonomi di nagari/desa.

“Kita berharap ke depannya dengan keberadaan Badan Usaha Milik Desa/Nagari ini dapat sebagai motor pengerak bagi perekonomian masyarakat perdesaan menuju masyarakat yang sejahtera. Sekaligus menjadi induk kelembagaan potensi, produksi, dan sisi keekonomian lainnya di desa,” kata Sekretaris DPMD Amriman yang didampingi Kabid UEM Mahdianur, SE.MM. (gk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *