Dharmasraya

Tiga Titik Pembangunan Pengendalian Banjir di Dharmasraya Hampir Rampung

Dharmasraya, PilarbangsaNews- Pembangunan demi pembangunan di masa pemerintahan Sutan Riska membawa warna baru bagi Kabupaten Dharmasraya. Kali ini pembangunan pengendalian banjir untuk tiga titik lokasi di daerah aliran sungai sudah terlihat 80 persen.
Tiga titik lokasi tersebut yakni Sungai Batanghari Pulau Punjung, Sungai Batang Abai dan Sungai Batang Timpeh.Dari informasi yang berhasil dihimpun Topsumbar, ke tiga titik pembangunan pengendalian banjir tersebut satu paket dari BWS Sumatera V Padang dari APBN sebesar Rp18.736.428.991.00 Miliar.
Sementara untuk ketiga titik lokasi pembangunan pengendalian banjir tersebut sebagai pelaksananya yakni PT. Graha Bagun Persada. Maihendri selaku Meneger operasional PT. Graha Bagun Persada saat diwawancarai media ini di Pulau Punjung, membeberkan, untuk ketiga titik lokasi pembangunan pengendalian banjir saat ini sudah sampai tahap 80 persen.
“Alhamdulillah kami dipercaya pemerintah atas pelaksanaan pembangunan pengendalian banjir untuk tiga titik lokasi yakni Sungai Batanghari Pulau Punjung, Sungai Batang Abai dan di Sungai Batang Timpeh,” katanya, Sabtu 23 November 2023 lalu.
Sampai saat ini pembangunan pengendalian banjir tersebut sebentar lagi akan rampung, mudah-mudahan akhir tahun 2023 sudah bisa di nikmati masyarakat. Sebagai pelaksana yang diberi amanah Maihendri mengaku mengutamakan kualitas bahan material serta kinerja dalam pembangunan.
“Selain bahan material, kinerja, kita selalu lakukan komunikasi dengan konsultan dan pengawas setempat, kita berharap setelah pembangunan pengendalian banjir ini jadi masyarakat bisa merasakan langsung manfaat tujuan dari pembangunan itu,” ujar Pimpinan PT. Graha Bagun Persada itu.
Saat ini, di lokasi pembangunan Pengendalian Banjir di Pulau Punjung sudah dipasang arus listrik oleh pihak PLN untuk pencahayaan.
Sementara Suherman selaku pengawas BWS V Padang saat dikonfirmasi media ini menjelaskan pembangunan proyek pengendalian banjir dari APBN sebesar Rp18.736.428.991.00 Miliar itu melalui pengawasan yang sangat ketat. (Rjl)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *