Sumbar

Unidha Sampaikan Duka Mendalam Bagi Korban Terdampak Banjir Galodo di Sumatera Barat

Padang, PilarbangsaNews

Universitas Dharma Andalas (Unidha) Prof. Dr. Novesar Jamarun, MS dan seluruh Civitas Akademika turut mengucapkan duka yang mendalam atas bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Sumatera Barat.

Bencana banjir bandang dan tanah longsor terjadi pada tanggal 11-12 Mei 2024 melanda beberapa kabupaten, antara lain Kabupaten Agam, Tanah Datar, Padang Panjang, dan Padang Pariaman. Nagari yang terkena dampak antara lain Batipuah, Batipuah Selatan, Singgalang X Koto, Limo Kaum, Koto Laweh, Ai Angek X Koto dan Pandai Sikek.

Kota Padang Panjang juga merasakan dampaknya, khususnya di Silaing Bawah dan Kelurahan Pasar Usang, serta batas kota di Kawasan Lembah Anai.

Rektor Unidha Novesar Jamarun dalam pernyataannya menyampaikan, bahwa dengan segala kerendahan hati, civitas akademika Unidha menyampaikan ucapan belasungkawa yang mendalam kepada semua korban yang terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor di Sumatera Barat.

“Semoga mereka yang terkena dampak dapat segera mendapatkan kekuatan dan ketabahan untuk menghadapi masa pemulihan. Kami berdiri teguh bersama kalian dalam kesulitan ini dan siap memberikan dukungan sepenuhnya dalam upaya pemulihan dan rekonstruksi. Semoga tuhan memberikan kekuatan kepada kita semua,” kata mantan Wakil Rektor Unand ini.

Unidha juga telah menyiapkan langkah-langkah konkret untuk memberikan bantuan dan dukungan kepada korban. Solidaritas bersama pada kesempatan yang sama, seluruh civitas akademika Unidha juga menyatakan solidaritasnya dengan masyarakat di daerah terdampak bencana.

“Semoga Allah SWT selalu melindungi kita semua, ujian dan cobaan silih berganti melanda wilayah Sumatera Barat, oleh sebab itu yang korban kita doa Sahid dan Sahidah, mari bangkit kembali dalam pasca bencana,” kata Rektor. (Zul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *