Pessel

Pemda Pessel Usulkan 5,947 Ha Lahan ke BPKHTL Medan

Painan, PilarbangsaNews.com,–

Menanggapi isu atau kabar yang menyebutkan bahwa ada 6000 Ha Lahan hutan yang diubah peruntukannya, marak beredar dan menjadi konsumsi publik.

Kepala Bapedalitbang, Hadi Susilo menyebutkan bahwa benar ada 6000 Ha lahan yang sedang dilakukan inventarisasi dan verifikasi oleh Balai Pemantapan Kawasan Hutan dan Tata Lingkungan (BPKHTL) Medan, untuk dilakukan penurunan status.

“Persisnya ada 5.947 Ha yang dilakukan Inver oleh BPKHTL Medan pada akhir Mei lalu” sebut Hadi.

Menurut Hadi, beberapa waktu lalu Pemda Pessel sudah melakukan pertemuan dan rapat terkait Penyelesaian Penguasaan Tanah dalam rangka Penataan Kawasan Hutan (PPTPKH).

“Sesuai regulasi yang ada, seperti Permen KLHK No 7 Tahun 2021, disana disebutkan penggunaan atau penataan kawasan hutan, antara lain, TORA, Perhutanan Sosial, dan perubahan fungsi hutan” jelas Hadi.

Kesempatan itulah, sebut Hadi yang diambil manfaatnya oleh Pemda Pessel sehingga kedepan rakyat punya kepastian hukum yang kuat atas tanah atau lahan yang dikuasainya.

“Alhamdulillah pada tahun 2023, sudah selesai penetapan batas kawasan hutan, jumlahnya 1.600 ha, dan saat ini dalam tahap legislasi atau penerbitan keputusan” tukuk Kadis Pariwisata Pemuda dan Olahraga 2021-2024 itu.

Senada dengan itu, Sekretaris Daerah, Mawardi Roska menjelaskan bahwa rakyat butuh kepastian hukum atas lahan yang telah dikuasinya sejak dulu dan turun temurun.

“Atas dasar itu, Kami mengusulkan agar perlu legalisasi lahan atau hutan terutama yang berbatas langsung dengan pemukiman, sarpras pemerintah dan hak-hak ulayat” sebut Maros.

Sebut Maros lagi, tak ada kepentingan apapun yang melatarbelakangi selain agar rakyat dapat memanfaatkan lahan dengan legal dan bernilai ekonomis. (Vijay Angkat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *