Menampilkan: 1 - 10 dari 9.570 HASIL
.

Garda 98 Tuding Anies Lupa Jakarta Tertinggi Angka Covid-19

Jakarta, PilarbangsaNews, —

PERTEMUAN antara Ketua umum partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono alias AHY dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menuai banyak komentar, salah satunya Garda Demokrasi 98 (Gardem 98).

Anies, kata Ketua Bidang Hukum dan Advokasi Garda Demokrasi 98 (Gardem 98) Yanwarinson Saragih alias Yosie, sudah dipusingkan dengan urusan hiruk pikuk Jakarta. Salah satunya, banjir yang dipastikan menjadi langganan tiap tahun.

Apalagi, Jakarta saat ini mengalami masalah berat lainnya yakni diurutan tertinggi se-Indonesia yang terpapar virus Covid 19.

“Kedatangan AHY ke Balaikota untuk bertemu dengan Gubernur Jakarta tidak menunjukan kewibawaan sebagai elit petinggi partai politik. Bahkan, bau aroma kencur jelas menurunkan pamornya dimata publik, kader, simpatisan dan pemilih militan partai Demokrat,” ujar Yosie Jumat 7 Mei 2021.

Dia mengatakan, Pilkada Jakarta masih jauh, buat apa Anies di Balaikota hanya untuk mendengar urusan curhatan politik dari AHY soal partai Demokrat yang sudah ada dua versi.

“Alangkah baiknya Anies mementingkan urusan menurunkan penyebaran virus Covid 19, memasifkan vaksinasi di Jakarta atau mencegah mudik lebaran dari pada mengkomentari masalah partai Demokrat yang tidak ada hubungannya sama sekali dengan urusan Pemprov DKi Jakarta,” ujar Yosie.

Anies disarankan, bekerja dengan benar. Membenahi Jakarta, jangan terlalu banyak bermain politik. Masalah Jakarta lebih penting daripada urusan curhat AHY soal politik partai Demokrat.

Yosie menyarankan, agar AHY fokus untuk melakukan counter semua gugatan partai Demokrat versi KLB yang banyak dilakukan di beberapa propinsi.

“Dari pada bahas politik Pilkada Jakarta dan Pilpres yang masih jauh. Apalagi Demokrat tidak pernah mendukung Anies dalam Pilgub tahun 2017,” pungkasnya.

Kemarin Kamis 6 Mei 2021, AHY bertemu Anies Baswedan di Balaikota, Jakarta Pusat. Usai pertemuan, kepada para wartawan AHY menyebut pertemuannya dengan Anies tidak membahas terkait politik praktis.

Anies saat ini masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta dan AHY sendiri mengaku masih fokus memimpin Partai Demokrat.

“Artinya tidak ada pembicaraan soal politik praktis yang terlalu jauh, hanya ingin meyakinkan bahwa dalam situasi negeri yang membutuhkan kehadiran kita semua,” kata AHY.

.

Kunjungi Mesjid Raya Tabek, Masyarakat Curhat Kepada Ketua TP PKK Kabupaten Solok

Kab Solok, PilarbangsaNews
kunjungan Tim Safari Ramadhan Bupati Solok ke Mesjid Raya Tabek, Nagari Aripan, Kecamatan X Koto Singkarak disambut curhatan masyarakat. Persoalan ketimpangan pembangunan hingga persoalan kelangkaan pupuk pertanian.

Zulkifli Sutan Pahlawan, tokoh masyarakat Nagari Aripan kepada Ketua TP PKK menyampaikan kesedihan yang dirasakan oleh masyarakat Nagari Aripan. Mayoritas perekonomian masyarakat Nagari Aripan bergerak di sektor pertanian.

Selain ketersediaan penyokong pertanian seperti pupuk, akses pengairan dan jalan juga turut mempengaruhi pendapatan para petani.
Dengan kondisi jalan utama ke Nagari Aripan yang rusak parah, membuat masyarakat susah beraktivitas. Serta butuh pengeluaran yang lebih untuk memasarkan hasil pertanian ke pasar.

” Kondisi jalan utama ke Nagari kami seperti yang telah kita lalui bersama, membuat masyarakat kami susah beraktivitas. Dan tentunya akan menambah pengeluaran bagi kami untuk membawa hasil pertanian kami ke pasar, ” ucap Zulkifli.

Selain itu tambah Zulkifli, kelangkaan pupuk juga menjadi salah satu persoalan bagi masyarakat Aripan. Beberapa tahun belakangan ini, masyarakat kesulitan untuk mendapatkan pupuk pertanian padi. ” jangankan pupuk bersubsidi, pupuk non subsidi pun sangat susah untuk kami dapatkan, ” keluhnya.

” Melalui masa pemerintahan Bupati yang baru ini, kami berharap persoalan yang kami hadapi ini dapat terselesaikan selama kepemimpinan bapak Bupati Epyardi Asda,” harap Zulkifli. (07/05)

Senada dengan itu, Ketua TP PKK Emiko Epyardi Asda yang mewakili Bupati menyampaikan bahwa, pemerintah saat ini memang memprioritaskan sektor pertanian sebagai sektor unggulan di Kabupaten Solok. Selain sektor pertanian, sektor pembangunan insfrastruktur juga sangat menjadi pendorong kelancaran sektor pertanian.

” Sebelumnya saya menyampaikan permohonan maaf dari bupati yang tak dapat hadir pada hari ini, dikarenakan beliau sedang melaksanakan tugas lain yang tak dapat diwakilkan, ” Sambut Emiko.

Namun tambah Emiko, saat ini pemerintah Kabupaten Solok tengah fokus mempersiapkan Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang berbasis kebutuhan masyarakat. Penyusunan RPJMD tersebut, turut menggandeng para pakar dan akademisi untuk bekerjasama dengan tim Pemerintahan.

” insya Allah kedepannya, program pembangunan yang adil dan merata dapat tercipta di seluruh nagari. Sehingga peningkatan perekonomian dapat segera tercapai, ” harap Ketua TP PKK.

Adapun sektor yang paling diutamakan adalah insfrastruktur, pertanian, pendidikan, UKM dan pariwisata. ” Kelima sektor itulah yang menjadi program prioritas, yang harus dicapai oleh pemerintahan saat ini. Oleh karena itu, saya memohon dukungan dari seluruh masyarakat demi terciptanya kesejahteraan masyarakat Kabupaten Solok, ” tutup Emiko Epyardi Asda.

Emiko berharap seluruh masyarakat mendukung rancangan pembangunan yang dilakukan oleh Bupati dan Wakil Bupati saat ini.

” intinya hari ini, pemerintah akan melakukan yang terbaik bagi terciptanya peningkatan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Solok, ” pungkas Ketua TP PKK, Emiko Epyardi Asda. (ad)

Dalam kunjungan tersebut turut diserahkan bantuan pembangunan senilai 10 juta rupiah. Dan ditambah dengan 1 unit jam digital untuk Mesjid, serta masker yang nantinya akan dibagikan kepada masyarakat. (ad)

Pessel

LHP Dari LKPD Tahun 2020, Pessel 7 Kali Berturut-turut Raih Opini WTP dari BPK

Painan,–Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan kembali meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI Perwakilan Sumatera Barat pada tahun ini, setelah enam tahun terakhir juga meraih predikat serupa.

“Kami bersyukur karena atas kerjasama seluruh elemen hasil pemeriksaan laporan keuangan pemerintah daerah (LKPD) selalu mendapat opini WTP, termasuk tahun ini,” kata Bupati Pesisir Selatan, Rusma Yul Anwar di Painan, Jumat (7/5/2021).

Opini dengan predikat WTP disampaikan secara virtual oleh Kepala BPK RI Perwakilan Sumatera Barat, Yusnadewi.

Selain Bupati Rusma Yul Anwar dan Wakil Ketua DPRD setempat, Aprial Habas, pada kesempatan itu juga hadir Pj. Sekda, Emirda Ziswati, Plh Kepala BPKD, Intan Novia Fatma, Plt. Inspektur, Rusdiyanto dan Asisten III Hamdi, serta sejumlah pejabat daerah setempat.

Lebih lanjut bupati mengatakan, kedepan diharapkan tidak ada lagi catatan dari BPK, dan pihaknya memerintahkan BPKD dan perangkat daerah terkait menindaklanjuti hasil pemeriksaan BPK.

Bupati juga menyampaikan terima kasih, sekaligus apresiasi kepada seluruh perangkat daerah yang telah berkomitmen melaksanakan pengelolaan keuangan. “Kita harus mengelola keuangan daerah secara transparan, akuntabel dan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku,” katanya.

Pada kesempatan itu, Kepala BPK RI Perwakilan Sumatera Barat, Yusnadewi, mengatakan, pemeriksaan laporan keuangan pemerintah daerah yang dilakukan bertujuan untuk memberi opini tentang kewajaran pengelolaan keuangan daerah.

Berhasilnya Pesisir Selatan meraih WTP berturut-turut, kata dia menunjukan bahwa pemkab setempat berkomitmen untuk terus melakukan perbaikan dalam pengelolaan keuangan.

Menurut Yusnadewi, perolehan opini WTP, merupakan capaian minimal, tujuan utamanya adalah bagaimana kualitas pelaksanaan anggaran dapat mensejahterakan masyarakat.

” Tujuan besarnya adalah bagaimana pelaksanaan anggaran dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kemudian dengan pencapaian opini WTP menjadi motivasi bagi pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah,” katanya.

Sementara itu Wakil Ketua DPRD Pesisir Selatan, Aprial Habas mengaku bangga atas capaian yang diraih. Namun ia berharap agar pemerintah daerah dan jajaran tidak terlena, dan mesti bekerja makin giat lagi.

“Predikat WTP mesti dijadikan motivasi baik di jajaran eksekutif, maupun di legislatif agar bekerja lebih baik lagi, paham aturan dan yang terpenting menjalankan aturan dengan selurus-lurusnya,” sebutnya.***

.

Kejadian di Pekanbaru, Sorang Imam Masjid Dipukul Saat Mengimami Sholat Subuh

PEKANBARU, PilarbangsaNews,–

Seorang laki-laki berinisial  DA (41), kini diamankan pihak kepolisian Polsek Tampan, Pekanbaru, Riau, karena telah melakukan 
pemukulan terhadap Imam masjid Baitul Arsy di jalan Srikandi kecamatan Bina Widya.

Peristiwa pemukulan itu terjadi saat imam yang bernama Juhri Asyari, mengimami jemaah subuh di Masjid Baitul Ardy, pada Jum’at (7/5/2021).

Berdasarkan rekaman CCTv yang beredar, pria itu kelihatan masuk kedalam  masjid memakai celana pendek hingga lutut baju kaos warna abu abu gelap.

Dia berjalan   mengambil arah paling kanan menuju tempat imam. Saat melawati syaf ( barisan) ke 3, lelaki itu dengan santai dan tak tergesa gesa, berjalan melewati didepan jemaah.

Setelah dia berada didepan imam, ia  menepuk bahu imam dan seketika ia melayangkan tangannya ke wajah imam tersebut.

Kelihatan di CCTV itu, Imam Juhri Asyari, setelah mendapat pukulan dimukanya, surut satu langkah kebelakang dan membungkuk dan nampak dia memegang muka bekas pukulan lelaki DA

Melihat kejadian ini, jemaah masjid sontak menghentikan salat mereka. Beberapa orang denga cepat langsung beraksi mencegah pria tersebut dengan menghajarnya dengan beberapa pukulan.

Klik ini Rekaman CCTV detik-detik Pemukulan Imam Masjid Juhri Asyari

Dalam  video yang beredar pria pemukul Imam Masjid tersebut pagi itu juga diserahkan  ke pihak berwajib untuk diproses lebih lanjut.

Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, membenarkan adanya peristiwa pemukulan imam mesjid tersebut. Dia   mengatakan saat ini pihaknya tengah melakukan penyelidikan mendalam untuk mengetahui apa motif pelaku malukukan pemukulan terhadap Imam Masjid tersebut.

“Bedasarkan video yang kita terima, adanya pemukulan Imam Masjid saat melakukan Salat Subuh oleh pelaku inisial DA (41). Pelaku saat ini sudah kita amankan dan dalam penyelidikan lebih lanjut,” ucap Kombes Nandang kepada RiauOnline.co.id (****)

.

Penyelenggaraan Salat Idul Fitri Boleh. Ini Panduannya Dari Kemenag

Jakarta, —

Idul Fitri 1442 H/2021 M masih dalam suasana pandemi. Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menerbitkan panduan penyelenggaraan Salat Idul Fitri 1442 H/2021 M di saat Pandemi Covid. Panduan ini tertuang dalam Surat Edaran No SE 07 tahun 2021 tentang Panduan Penyelenggaraan Salat Idul Fitri Tahun 1442 H/2021 M di saat Pandemi Covid.

“Panduan diterbtikan dalam rangka memberikan rasa aman kepada umat Islam dalam penyelenggaraan Salat Idul Fitri sekaligus membantu negara dalam pencegahan penyebaran Covid-19. Edaran ini mengatur kegiatan malam takbiran dan Salat Idul Fitri yang diselenggarakan di masjid dan lapangan terbuka,” tegas Gus Menag di Jakarta, Kamis (6/5/2021).

“Saya minta kepada seluruh jajaran Kemenag untuk segera mensosialisasikan edaran ini secara masif, terutama kepada pengurus masjid dan Panitia Hari Besar Islam serta masyarakat luas agar dilaksanakan sebagaimana mestinya,” lanjutnya.

Berikut ketentuan panduan penyelenggaraan Salat Idul Fitri 1442 H/2021 M di saat Pandemi Covid.

Pertama, malam takbiran menyambut Hari Raya Idul Fitri dalam rangka mengagungkan asma Allah sesuai yang diperintahkan agama, pada prinsipnya dapat dilaksanakan di semua masjid dan musalla, dengan ketentuan sebagai berikut:

a. Dilaksanakan secara terbatas, maksimal 10% dari kapasitas masjid dan musalla, dengan memperhatikan standar protokol kesehatan Covid-19 secara ketat, seperti menggunakan masker, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan.

b. Kegiatan takbir keliling ditiadakan untuk mengantisipasi keramaian.

c. Kegiatan Takbiran dapat disiarkan secara virtual dari masjid dan musalla sesuai ketersediaan perangkat telekomunikasi di masjid dan musalla.

Kedua, Salat Idul Fitri 1 Syawal 1442 H/2021 M di daerah yang mengalami tingkat penyebaran Covid-19 tergolong tinggi (zona merah dan zona oranye) agar dilakukan di rumah masing-masing, sejalan dengan fatwa Majelis Ulama Indonesia dan ormas-ormas Islam lainnya.

Ketiga, Salat Idul Fitri 1 Syawal 1442 H/2021 M dapat diadakan di masjid dan lapangan hanya di daerah yang dinyatakan aman dari Covid-19, yaitu zona hijau dan zona kuning berdasarkan penetapan pihak berwenang;

Keempat, dalam hal Salat Idul Fitri dilaksanakan di masjid dan lapangan, wajib memperhatikan standar protokol kesehatan Covid-19 secara ketat dan mengindahkan ketentuan sebagai berikut:

a. Salat Idul Fitri dilakukan sesuai rukun salat dan khutbah Idul Fitri diikuti oleh seluruh jemaah yang hadir;

b. Jemaah Salat Idul Fitri yang hadir tidak boleh melebihi 50% dari kapasitas tempat agar memungkinkan untuk menjaga jarak antarshaf dan antarjemaah;

c. Panitia Salat Idul Fitri dianjurkan menggunakan alat pengecek suhu dalam rangka memastikan kondisi sehat jemaah yang hadir;

d. Bagi para lansia (lanjut usia) atau orang dalam kondisi kurang sehat, baru sembuh dari sakit atau dari perjalanan, disarankan tidak menghadiri salat Idul Fitri di masjid dan lapangan;

e. Seluruh jemaah agar tetap memakai masker selama pelaksanaan salat Idul Fitri -dan selama menyimak khutbah Idul Fitri di masjid dan lapangan;

f. Khutbah Idul Fitri dilakukan secara singkat dengan tetap memenuhi rukun khutbah, paling lama 20 menit.

g. Mimbar yang digunakan dalam penyelenggaraan salat Idul Fitri di masjid dan lapangan agar dilengkapi pembatas transparan antara khatib dan jemaah;

h. Seusai pelaksanaan salat Idul Fitri jemaah kembali ke rumah dengan tertib dan menghindari berjabat tangan dengan bersentuhan secara fisik.

Kelima, panitia Hari Besar Islam/Panitia Salat Idul Fitri sebelum menggelar salat Idul Fitri di masjid dan lapangan terbuka wajib berkoordinasi dengan pemerintah daerah, Satgas Penanganan Covid-19 dan unsur keamanan setempat untuk mengetahui informasi status zonasi dan menyiapkan tenaga pengawas agar standar protokol kesehatan COVID dijalankan dengan baik, aman dan terkendali.

Keenam, silaturahim dalam rangka Idul Fitri agar hanya dilakukan bersama keluarga terdekat dan tidak menggelar kegiatan Open House/Halal Bihalai di lingkungan kantor atau komunitas;

Ketujuh, dalam hal terjadi perkembangan ekstrim Covid-19, seperti terdapat peningkatan yang signifikan angka positif COVID, adanya mutasi varian baru virus corona di suatu daerah, maka pelaksanaan Surat Edaran ini disesuaikan dengan kondisi setempat. (Rel)

.

Korem 031/WB Gelar Silaturahmi Bersama Insan Pers Di Riau

Pekanbaru – Dalam rangka meningkatkan sinergitas, Danrem 031Wira Bima, Korem 031/Wira Bima kembali gelar silaturahmi bersama Insan Pers di Riau bertempat di Pendopo Makorem 031 Wira Bima.

Dalam Kegiatan yang sudah menjadi kegiatan rutinitas setiap bulan tersebut, Danrem Brigjen TNI M Syech Ismed SE, M.Han diwakili oleh Kasi Intel Korem 031/WB, Kolonel CPL Dedi Kurnia SH SIp.

Dimana dalam sambutan Danrem 031/Wira Bima, yang dibacakan oleh Kasi Intel bahwa kegiatan ini selain meningkatkan sinergi dan silaturahmi juga bertujuan untuk saling berbagi saran dan masukan untuk pembangunan kedepan.

“Danrem 031/Wira Bima, mengucapkan terimakasih kepada seluruh Insan Pers yang selama ini telah membantu mempublikasikan kegiatan-kegiatan Korem 031/Wira Bima. Terutama kegiatan untuk masyarakat maupun daerah,” katanya.

Ia menambahkan, jika peran media sangat penting dalam dinamika pembangunan bangsa, khusus dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Oleh sebab itu mari kita bersinergi dalam menyajikan berita positif, karena melalui pemberitaan media akan mampu membangkitkan solidaritas, citra dan kecintaan masyarakat kepada Korem 031 Wira Bima serta mampu membangkitkan semangat persatuan dan kesatuan demi tegak kokohnya NKRI,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Kasi Intel Kolonel CPL Dedi Kurnia juga menyampaikan terkait masalah kasus Covid-19 di provinsi Riau yang sangat tinggi yang juga diharapkan bisa dibantu insan pers untuk mensosialisasikan kepada masyarakat agar terus disiplin menegakan protokol kesehatan.

“Ini juga demi saudara dan keluarga kita, untuk itu kita juga harus komitmen bersama-sama mencegah penyebaran Covid-19 sesuai tugas dan fungsi kita masing-masing,” katanya.

Begitu juga terkait mudik lebaran, ia mengharapkan sebagaimana himbauan pemerintah dan sesuai surat edaran Satgas Covid-19 Nasional No 23 tahun 2021.

Seluruh masyarakat tidak melaksanakan mudik lebaran sebagai upaya pencegahan Covid-19.

“Mari kita sampaikan kepada keluarga, kerabat, masyarakt dan lainya untuk lebaran dirumah saja, karena ini juga demi kesehatan kita semua dan pandemi Covid-19 segera berakhir,” tuturnya. *(mrz)

.

Gubernur Riau dan Kapolda Tinjau Pos Peniadaan Mudik di Perbatasan Riau Wilayah Kampar

Kampar – Kamis (06/05/2021) tepat dihari pertama pemberlakuan Larangan Mudik, Gubernur Riau Drs. Syamsuar M.Si bersama Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi SH, SIK, MSi dan Rombongan, meninjau Pos Pemeriksaan Peniadaan Mudik dan Pembatasan Moda Transportasi di KM 102 Jalan Lintas Riau – Sumbar Desa Tanjung Alai Kecamatan XIII Koto Kampar.

Selain Gubernur Riau dan Kapolda Riau juga ikut dalam peninjauan ini Danrem 031/ WB yang diwakili Kasrem Kolonel Inf. Junaidi Mawardi S.Sos, M.Si, Dirlantas Polda Riau Kombes Pol Firman Darmansyah SIK, Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto SIK, Koorspripim Polda Riau AKBP Bakhtiar Alfonso SIK, beberapa Pimpinan Dinas Instansi Jajaran Pemprov Riau dan Pimpinan Jasa Raharja Wilayah Riau Akhdiyat Setya Purnama.

Sebelum menuju Pos Peniadaan Mudik, rombongan mampir di Pos PPKM Kelurahan Bangkinang Kecamatan Bangkinang Kota.

Pada kesempatan ini rombongan mengecek pelaksanaan Pos PPKM tersebut dan kemudian melanjutkan perjalanan menuju perbatasan Riau – Sumbar di wilayah XIII Koto Kampar.

Rombongan Gubernur Riau tiba di Pos Peniadaan Mudik Desa Tanjung Alai sekira pukul 13.40 WIB, disambut oleh Forkopimda Kampar dan beberapa Kepala Dinas Instansi Jajaran Pemkab Kampar serta Upika XIII Koto Kampar yang lebih dulu hadir dilokasi.

Tampak hadir sejumlah Forkopimda Kampar, antara lain Bupati Kampar H. Catur Sugeng Susanto SH, Kapolres Kampar AKBP Mohammad Kholid SIK, Dandim 0313/KPR Letkol Inf Leo Octavianus M. Sinaga dan Sekda Kabupaten Kampar Drs. Yusri MSi

Selanjutnya Gubernur Riau didampingi Kapolda dan Kasrem meninjau Pelaksanaan Pos Peniadaan Mudik, dan bertatap muka dengan Kaposko serta petugas gabungan yang ditempatkan pada pos tersebut.

Kapolda juga meminta Kaposko Iptu Musliono untuk menjelaskan mekanisme pelaksanan tugas penyekatan pada Pos Peniadaan Mudik dan Pembatasan Moda Transportasi ini.

Rombongan juga meninjau langsung kegiatan penyekatan akses transportasi yang dilakukan oleh petugas gabungan, serta berkomunikasi langsung dengan beberapa pengemudi angkutan barang yang tengah menjalani pemeriksaan saat melewati pos penyekatan ini.

Gubernur Riau kepada awak media yang meliput kegiatan ini menyampaikan ucapan terimakasih kepada masyarakat, yang sudah mematuhi Kebijakan Pemerintah tentang larangan mudik lebaran dalam masa Pandemi ini.

“Kita saksikan saat ini tidak ada lagi masyarakat melewati perbatasan ini selain yang termasuk dalam kategori pengecualian, seperti angkutan barang, BBM, Ambulan dan beberapa lainnya yang sudah diatur melalui Permenhub,” jelas Gubernur.

Sementara itu Kapolda Riau dalam penyampaiannya kepada awak media menyebutkan, bahwa tidak adanya pemudik yang melintas mulai hari ini karena telah disosialisasikan sejak jauh-jauh hari sebelumnya, baik melalui media pemberitaan maupun melalui media sosial.

Semua ini dimaksudkan untuk mencegah meluasnya penyebaran Covid-19 dan agar Pandemi ini dapat segera diatasi.

Mengakhiri peninjauan pada Pos Peniadaan Mudik ini, Gubernur Riau dan Kapolda Riau menyerahkan sejumlah bingkisan untuk para personel gabungan yang bertugas pada pos ini, guna memotivasi mereka agar tetap semangat dalam menjalankan tugas.

Sementara itu Pimpinan Jasa Raharja Wilayah Riau juga menyerahkan bantuan sejumlah Kun dan Security Barier untuk digunakan sebagai sarana penyekatan, yang diserahkan secara simbolis kepada Bupati Kampar dan Kapolres Kampar.

Kegiatan peninjauan pada Pos Peniadaan Mudik ini berakhir sekira pukul 14.30 WIB dan rombongan kembali menuju Pekanbaru, seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar. *(mrz)

.

Pemuda Padukuan Gelar MTQ Tingkat Nagari di Kecamatan Koto Salak

Himpunan Pemuda Pemudi Padukuan (HPPP) Nagari Padukuan adakan MTQ ke Lima (V) tingkat Nagari, selama 3 hari, sedari 03 s/d 5 Mei 2021 di Masjid DARUSSALAM, Nagari Padukuan, Kecamatan Koto Salak, Dharmasraya, Sumatera Barat.

Kegiatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ini diselenggarakan pada tingkat SMA, SMP dan SD. Dengan Kategori, Tartil, Tilawah, tahfidz, Azhan, dan Pidato.

Wali Nagari Padukuan, Sice. S. sos.
Menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Panitia penyelenggara atas terlaksananya Gebyar Acara Religi Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ini.
Untuk itu, Wali Nagari juga menyatakan ucapan terima kasih kepada Ninik Mamak, Alim ulama, Tokoh masyarakat beserta kepada seluruh elemen masyarakat Nagari Padukuan yang telah bersama-sama ikut mensukseskan dari awal hingga akhir acara religi tersebut.

“Dalam kesempatan ini saya mengucapkan rasa terima kasih saya sebesar-besarnya kepada Himpunan Pemuda pemudi Padukuan (HPPP), Segenap Panitia, Ninik mamak, Alim Ulama, Para Tokoh masyarakat dan kepada seluruh elemen masyarakat Nagari Padukuan, yang telah bahu membahu mendukung suksesnya MTQ ini dan untuk kedepannya marilah kita bersama-sama memajukan Nagari kita ini dalam kegiatan apa saja, mensuport, mendukung bakat anak-anak didik kita baik dari segi materil maupun mentalitasnya agar kedepannya Nagari kita bisa menjadi Nagari terbaik dikecamatan Koto Salak” Ujarnya.

Ketua Himpunan Pemuda pemudi Padukuan (HPPP) Boy Galfani menyampaikan rasa terimakasihnya kepada Pemerintah Nagari, Ninik Mamak, Para Tokoh Masyarakat dan kepada seluruh elemen masyarakat Nagari Padukuan atas segala bantuan serta sokongan baik moril maupun materil atas terlaksana acara religi tersebut.

“Ucapan terimakasih kami dari Himpunan Pemuda pemudi Padukuan (HPPP). Kepada Pemerintah Nagari, Ninik Mamak, Para Tokoh Masyarakat beserta Seluruh Elemen masyarakat Nagari Padukuan, Atas segala Dukungannya, baik Moril maupun Materil. Tanpa adanya Dukungan, Suport dan Sokongan dari Masyarakat, mungkin MTQ ini tidak akan terlaksana sebagai mana mestinya. Harapan kami untuk kedepannya, agar MTQ di Nagari kita ini bisa jadikan referensi agar lebih giat dalam menggali potensi dan percaya diri terhadap Anak-anak Didik kita” Pungkasnya.

Hal senada juga dijelaskan oleh Rian selaku Ketua Panitia Pelaksana, Menyampaikan bahwa MTQ tersebut merupakan Agenda tahunan di Nagari Padukuan, Guna untuk menumbuhkan rasa semangat yang menggairahkan anak didik kita agar senantiasa mempelajari serta mendalami Al Qur’an sebagai petunjuk dan pedoman hidup, di samping itu juga untuk menghasilkan qori dan qoriah, hafid dan hafizah yang berkualitas.

“Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) yang ke Lima (V) di Nagari Kita ini telah berjalan dengan lancar dan sukses. Adapun Maksud dan tujuan MTQ kita ini, Guna untuk menumbuhkan rasa semangat yang menggairahkan anak didik kita agar senantiasa mempelajari serta mendalami Al Qur’an sebagai petunjuk dan pedoman hidup, di samping itu juga untuk menghasilkan qori dan qoriah, hafid dan hafizah kita yang berkualitas” Tutupnya.

Mayasari selaku anggota Panitia pokok MTQ tersebut menyebutkan bahwa Ini merupakan bagian dari pembangunan mental dan syiar agama yang memberikan pendidikan keagamaan serta karakter bagi anak-anak didik sejak dini di Nagari Padukuan.

“Kita selaku organisasi di Nagari Padukuan ini, tentu saja kita merasa bertanggung jawab untuk menambah pendidikan terhadap anak-anak kita. Selain dari menghasilkan qori dan qoriah, hafid dan hafizah kita yang berkualitas, kami rasa ini juga merupakan bagian dari pembangunan mental dan syiar agama yang memberikan pendidikan keagamaan serta karakter bagi anak didik kita sejak dini” Sebutnya.(RN).

.

Cek Kelengkapan, Seluruh Kendaraan Operasional Dikumpulkan di Halaman Kantor Bupati Solok

Kab Solok, PilarbangsaNews
Bupati memerintahkan Bidang Aset Dinas Keuangan Daerah Kabupaten Solok, untuk mengumpulkan seluruh kendaraan operasional dinas. Mulai dari kendaraan operasional eselon II sampai kepada kendaraan operasional eselon III.

Kepala bBdang Pengelolaan BMD, adinas BKD Kabupaten Solok, Novriandi Putra kepada media mengatakan bahwa seluruh kendaraan dinas ini dikumpulkan untuk di cek ulang. Selain itu juga memastikan kondisi kendaraan dan kelengkapan Surat-surat kendaraan.

” Kita di bidang aset diperintahkan bapak Bupati untuk mengumpulkan seluruh kendaraan dinas roda empat. Selain memastikan kesiapan kendaraan juga melakukan pemeriksaan terhadap surat-surat kendaraan termasuk perpanjangan pajak kendaraan, ” sebut Andi.

Tambahnya, dari perintah Bupati seluruh kendaraan tersebut akan diperkirakan selama 3 hari di halaman kantor Bupati.

” Iya kita diperintahkan untuk mengumpulkan seluruh kendaraan selama 3 hari. Selanjutnya kita akan menunggu instruksi lanjutan dari bapak Bupati, “tambahnya.

Dari catatan Bidang Aset, seluruh kendaraan berjumlah sekitar 270 unit roda empat. ” Kita tidak mengumpulkan kendaraan operasional seperti ambulance, kendaraan Pustaka dan lainnya yang masuk dalam kendaraan operasional lapangan. Total yang parkir di halaman kantor Bupati secara keseluruhan sebanyak 98 unit, “jelas Andi. (05/05)

Sementara itu, terkait dengan kendaraan roda dua sebut Andi belum ada perintah dari Bupati. ” terkait kendaraan roda dua, kita belum dapat perintah. Kita menunggu perintah dari bapak Bupati dulu, ” tutup Andi. (ad)

.

Pimpin Apel Gabungan, Ini Pesan Bupati Kepada ASN

Kab Solok, PilarbangsaNews

Bupati Solok Epyardi Asda, memimpin apel gabungan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan Pemerintah Kabupaten Solok. Dalam amanatnya, Bupati dalam masa pemerintahannya, meminta seluruh aparatur bekerja sungguh-sungguh, menjalankan amanah rakyat.

Dalam sambutannya, Bupati meminta ASN mempunyai integritas, rasa tanggung jawab dan keinginan untuk memajukan kabupaten solok.

” kabupaten Solok memiliki banyak ketinggalan dari berbagai aspek, maka dari itu kita harus bekerja keras untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat kabupaten solok, ” ucap Bupati.

Tambahnya, di masa kepemimpinannya bersama Jon Firman Pandu ingin mengejar ketertinggalan tersebut. Oleh karenanya, seluruh aparatur harus mulai berbenah diri. Seluruh aparatur akan dituntut untuk memiliki etis kerja dan tanggung jawab penuh di setiap bidangnya.

” Saya akan memaksimalkan seluruh potensi yang ada, para aparatur harus siap dengan seluruh perintah kerja yang ada. Saya ingin kita semua satu niat untuk membangun Kabupaten solok menjadi terbaik, ” tambahnya.

Dia berharap, keinginannya untuk menciptakan pembangunan yang adil dan merata di seluruh pelosok dapat didukung oleh seluruh pihak. (05/05)

” Niat saya hanya ingin membangun Kabupaten Solok, dan saya menginginkan kita semua aparatur juga memiliki kemauan yang sama dengan kami berdua, ” harap Bupati Epyardi Asda.

Hadir dalam apel gabungan tersebut, Bupati Epyardi. Wakil Bupati Jon Firman Pandu. Sekretaris Daerah, Aswirman. Para asisten dan seluruh pegawai negeri sipil dan pegawai honorer dilingkup pemerintahan. (ad)