Menampilkan: 1 - 10 dari 4.538 HASIL
. Dharmasraya

Lelaki S Warga Jambi Edarkan Narkoba Ditangkap Di Koto Besar Sumbar

Dharmasraya, Pilarbangsanews- seorang pria berinisial S(45) warga Rukun I Desa Sirih SekmnKecamatan Jujuhan Kabupaten Bungo Jambi Ditangkap Satres Narkoba Polres Dharmasraya, Sabtu (16/1/2020) saat edarkan narkoba.

S ditangkap saat di warung di Jorong Koto Dibaruah, Kenagarian Koto Besar,Kecamatan Koto Besar Dharmasraya, berdasarkan informasi masyarakat terkait peredaran narkoba di Koto Besar yang diedarkan oleh pelaku.

Kapolres Dharmasraya AKBP Aditya Galayudha Ferdiansyah melalui Kasatres Narkoba AKP Rajulan membenarkan telah menangkap dan melakukan penggeledahan terhadap diduga pengedar narkoba S disaksikan oleh Idisda dan kepala Jorong Koto Dibaruah Yolvi Neldi.

Menurut Kasatres Narkoba AKP Rajulan dari tangan terduga ditemukan barang bukti 1( satu) bungkus rokok merk On Bold didalamnya terdapat 1(satu) bungkus plastik klip bening berisikan butiran kristal yang diduga narkotika golongan I jenis Shabu, 1( satu) unit Hp merk China mobile warna silver dan 1 (satu)unit sepeda motor merk Honda beat warna putih.

” Tersangka akan kami sanhkakan dengan pasal 115 Jo 112 Undang- Unadang Nomor 35 Tahun 2009 tentan narkotika dengan ancaman hukuman 4 tahun sampai dengan 12 tahun penjara,” terang Kasatres Narkoba AKP Rajulan.(rjl)

.

KKB Bakar Pesawat MAF di Intan Jaya, Pdt Socrates Yoman : Mereka Melawan Keagungan Tuhan

Jayapura, pilarbangsaNews– Socratez S. Yoman, Presiden Persekutuan Gereja-gereja Baptis West Papua mengecam upaya pembakaran pesawat milik Mission Aviation Fellowship (MAF) yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Intan Jaya pada 6 Januari 2021.


Socratez dalam keterangannya menganggap bahwa pembakaran pesawat milik misionaris tersebut sama seperti sedang mencoba membunuh kehidupan bagi Papua.

“Pembakaran pesawat MAF yang diisikan para misionaris adalah perlawann terhadap keagungan Tuhan. Saya mengecam perlakuan yang dilakukan oleh kelompok TPNPB itu,” ujarnya.


Menurut Socratez, Papua adalah daerah menginginkan kebebasan dan kemerdekaan, sebab ia berangggapan bahwa saat ini banyak pihak telah mengisi posisi di Papua untuk kepentingan lain.


“Papua ini pulau besar yang terombang-ambing. Ada banyak pihak yang mengisi kekosongan di Papua dan itu tidak sesuai dengan keinginan rakyat Papua. Sehingga yang menjadi satu-satunya jawaban bagi Papua adalah nilai keagamaan,”
Seocratez menambahkan, pendekatan kedamaian yang dibawa para misionaris menjadi satu-satunya harapan bagi Papua pun sedang dihancurkan juga oleh kelompok separartis.


“Biadab, mereka adalah kelompok biadab yang tidak memakai otak dalam setiap tindakannya. Misionaris itu harapan bagi Papua, mereka menyebarkan ilmu dan firman tuhan untuk kedamaian tanah Papua, kenapa diteror?” pungkasnya.

Sumber: Global Cyber News.Com

. Media Siber

HPN 2021, SMSI Sumbang Jalan dan Sarana Sanitasi

Serang, PilarbangsaNews

Selain menyelenggarakan webinar dengan tema “Pemulihan Ekonomi Nasional dan Kebangkitan Ekonomi Kreatif”, Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) juga membangun jalan dan sarana sanitasi untuk warga kota Serang, Provinsi Banten.

SMSI, salah satu konstituen Dewan Pers, organisasi pengusaha pers siber yang beranggotakan 1.224 perusahaan pers kini tengah mengembangkan keanggotaannya hingga tingkat kota dan kabupaten di seluruh Indonesia.

Dalam memperingati HPN, perusahaan media dibawah payung SMSI bersama-sama melakukan kegiatan yang bermanfaat untuk masyarakat.

Pembangunan jalan dan sarana sanitasi berupa bangunan untuk mandi, cuci, dan kakus (MCK) adalah salah satu bakti sosial untuk menandai peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2021 yang akan berlangsung 9 Februari 2021.

Menurut Ketua Umum SMSI Pusat Firdaus, sebelum puncak acara HPN 9 Februari 2021, pembangunan jalan dan MCK, sudah harus selesai.

“Ini sumbangan SMSI untuk warga, ini merupakan bantuan masyarakat pers untuk masyarakat dalam rangka memperingati HPN, dan kita pastikan peresmiannya dapat diwujudkan sebelum acara puncak HPN,” kata Firdaus ketika secara seremonial mengawali pembangunan jalan dan MCK di Kampung Jaha, Kelurahan Pageragung, Kecamatan Walantaka, Kota Serang, Rabu (13/1/2021).

Pembangunan jalan tersebut sebenarnya sudah dimulai beberapa pekan lalu dengan pembebasan lahan, perataan tanah dan penebangan pohon. Jalan yang dibangun merupakan jalan baru dengan panjang 750 meter dan lebar 2,5 meter. Sedang MCK yang sedang dibangun sementara ini berjumlah 16 unit.

Pelaksanaan pembangunan kedua proyek sosial itu ditangani SMSI, terutama SMSI Provinsi Banten yang paling dekat dengan lokasi proyek tersebut.

Untuk merealisasikan kegiatan tersebut, Ketua Penanggung Jawab pembangunan MCK Lesman Bangun yang juga Ketua SMSI Banten berserta Ketua Penanggung Jawab pembangunan jalan Andi Setiadi langsung gerak cepat dengan menggerakkan warga setempat untuk melakukan gotong royong bersama.

“Saat ini pengerjaan MCK sudah mencapai 65 persen, sementara tadi kita melakukan koordinasi ke penanggung jawab jalan, telah mencapai 75 persen. Kami pastikan sebelum puncak HPN ini MCK dan jalan sudah terealisasi,” ujar Lesman Bangun yang juga CEO Bangun Media Group.

Sementara itu Lurah Pageragung H. Hamimi menyambut baik gerak cepat bakti sosial SMSI.

“Saya menyambut baik dan berterima kasih kepada SMSI dan semua pihak yang sudah membantu pembuatan jalan dan MCK. Saya mengawakili warga mengucapkan banyak terimasih kepada semua pihak, terutama SMSI,” ujarnya Hamimi.

Selain lurah, dalam acara tersebut hadir pula perwakilan dari Koramil setempat, Kapolsek Walantaka AKP Sudibyo, dan Kasubdit Hubungan Masyarakat Polda Banten Kompol P Winarto.

Meniru TMMD

Di tempat yang sama, Ketua Panitia HPN Pusat SMSI Mohammad Nasir mengatakan bakti sosial tersebut akan menjadi sejarah untuk SMSI. “Ini baksos pertama kali yang dilakukan pers dalam HPN dengan membangun jalan untuk warga, dan kami pastikan, sebelum acara Puncak Peringatan HPN, peresmian jalan ini dapat diwujudkan” kata Nasir.

Nasir mengakui ide pembangunan jalan untuk warga tersebut meniru Tentara Nasional Indonesia yang membangun jalan desa di mana-mana sehingga terkenal dengan programnya, Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD).

“Ini suatu yang baik,” katanya. Melalui pembangunan jalan dan MCK ini diharapkan perekonomian masyarakat semakin membaik, salah satu contoh warga mudah melintas kemana-mana dengan nyaman, dan harga tanah akan semakin meningkat karena akses jalan yang semakin bagus. Dan, warga pun akan hidup sehat karena ada MCK. (Rel/GK)

. Artikel Pendidikan

Bertutur Santun Dengan Kata Sapaan (oleh : Rafniati)


Tata cara berbahasa menjadi salah satu indikator penting bagi kehidupan. Kehidupan kita yang tak luput dari komunikasi tentu memerlukan suatu cara untuk berbahasa. Apabila tata cara berbahasa kita tidak sesuai dengan nilai-nilai budaya, tentu hal tersebut akan menimbulkan
stigma negatif..

Berkomunikasi bukan hanya menyampaikan pesan kepada lawan bicara tetapi
yang sangat diperlukan dalam berbicara adalah kesantunan dalam berbicara. Seseorang bisa kita
katakan santun dalam bertutur, apabila kita bisa menerapkan etika bahasa.
Etika bahasa adalah suatu kaidah normatif penggunaan bahasa yang menjadi pedoman umum yang disepakati oleh masyarakat pengguna bahasa, bahwa cara yang demikian itu diakui
sebagai bahasa yang sopan, hormat, dan sesuai dengan tata nilai yang berlaku dalam masyarakat.


Seseorang yang terampil berbicara pasti mempertimbangkan apa yang akan dikatakan sebelum
berbicara. Tidaklah salah jika pepatah mengatakan bahwa bahasa adalah cermin pribadi
seseorang. Ungkapan tersebut menunjukkan bahwa kepribadian seseorang dapat dinilai dari tutur katanya dalam berbahasa.


Bagi orang banyak, tutur kata yang baik, lemah-lembut, sopan-santun, akan mencitrakan seseorang sebagai pribadi yang baik dan berbudi pekerti luhur. Sebaliknya, tutur kata yang kasar dan buruk akan menimbulkan citra buruk pula pada pribadi orang tersebut. Atas dasar hal itu,
etika tutur bahasa Indonesia memiliki peranan penting dalam pembelajaran di sekolah yang juga memberi kontribusi pada kurikulum pendidikan karakter peserta didik.


Hari ini pemerintah sedang gencar-gencarnya merancang pendidikan yang berkarakter.
Sehingga dirancanglah kurikulum yang di dalamnya memiliki pendidikan karakter. Fungsi pendidikan karakter adalah untuk membentuk penyempurnaan diri individu secara terus menerus dan melatih kemampuan diri demi menuju kearah hidup yang lebih baik. Pendidikan karakter di sekolah sangatlah dibutuhkan peserta didik untuk membentuk pribadi yang baik, bijaksana, jujur,
bertanggungjawab, dan bisa menghormati orang lain. Salah satu pembentukan karakter dapat dilakukan melalui bertutur santun dengan menggunakan kata sapaan.


Kata sapaan merupakan salah satu cara untuk melatih siswa berkarakter dalam berbahasa.
Melalui kata sapan kita dapat memperhalus bahasa, sehingga ketika kita bertutur terlihat lah kesantunan berbahasa. Kata sapaan yang sering terlupakan oleh generasi muda khususnya adalah peserta didik adalah kata sapaan yang berbentuk hubungan kekerabatan. Berikut adalah beberapa

contoh kata sapaan kekerabatan yang dapat digunakan sebagai kata sapaan adalah bapak, ibu,
paman, bibi, adik, kakak, mas, atau abang.
Hal inilah yang sering terlupakan oleh generasi muda saat ini, khususnya para peserta didik yang berada di sekolah. Di dalam proses belajar mengajar masih ada peserta didik yang
belum menggunakan kata sapaan. Hal ini terjadi karena ketidaktahuan dan tidak terbiasanya peserta didik menggunakan kata sapaan. Berdasarkan fakta yang ada, kebanyakan peserta didik
pada umumnya belum bisa menempatkan bahkan belum terbiasa menggunakan kata sapaan kekerabatan di dalam berkomunikasi dengan guru.
Padahal dengan menggunakan kata sapaan dapat melahirkan bahasa yang santun dalam
berkomunikasi. Kesantunan saat berbahasa merupakan cerminan diri , karena saat kita berbahasa santun dengan orang lain pun menjadi tertarik dengan percakapan yang sedang berlangsung.
Kasus ini sering penulis temui di lingkungan sekolah. Hal ini terlihat ketika peserta didik berkomunikasi di dalam proses pembelajaran, sebagai contoh;


1) Seorang peserta didik ditanya alasan kenapa terlambat, peserta didik tersebut langsung
saja menjawab “ Ya, terlambat bangun lah” .


2) Ketika guru bertanya kepada peserta didik, kenapa kamu tidur di dalam kelas. Peserta didik menjawab “Saya kurang enak badan, karena tadi malam bergadang”.


3) Ketika guru bertanya “kenapa nilai ulangan harian Mu kok turun sekarang?. Peserta didik pun menjawab dengan ringannya,”ya begitulah kemampuan saya, harus gimana lagi”.
Banyak lagi konteks bertutur yang sangat janggal di kalangan peserta didik, tetapi
sangat disayangi sekali, hal ini tidak begitu terperhatikan oleh para pendidik. Para pendidiktidak acuh dengan penggunaan bahasa peserta didik. Siapa lagi kalau bukan kita pendidik yang akan memperbaiki bahasanya peserta dididk. Guru bahasa Indonesia sangat berperan untuk memperbaiki bahasa peserta didik.
Kata sapaan ini lah yang akan membuat tuturan menjadi lebih santun. Misalnya, apa
yang dituturkan oleh peserta didik yang di atas kita tambahkan dengan kata sapaan kekerabatan
yang hanya tiga huruf, mampu melahirkan tuturan yang sopan. Kalimatnya akan menjadi seperti di bawah ini.


1) Seorang peserta didik ditanya alasan kenapa terlambat, peserta didik tersebut langsung
saja menjawab “ Ya, terlambat bangun lah” .
Apabila kita tambah dengan kata sapaan kekerabatan, maka akan berubah menjadi
“Ya, saya tadi terlambat bangunnya Bu”.
Hanya menggunakan kata Bu saja, kalimat yang dituturkan oleh peserta didik menjadi
lembut dan santun, apabila dibandingkan dengan kalimat yang pertama.


2) Ketika guru bertanya kepada siswa, kenapa kamu tidur di dalam kelas. Peserta didik menjawab “ Saya kurang enak badan, karena tadi malam bergadang”.
Kalimat yang disampaikan oleh peserta didik tersebut juga tidak menggunakan kata sapaan,
apabila ditambah dengan kata sapaan maka akan memberikan rasa yang tinggi di telinga lawan tutur. Maka kalimat di atas menjadi “ Saya kurang enak badan Bu, karena tadi malam saya bergadang”.


3) Ketika guru bertanya “kenapa nilai ulangan harian Mu kok turun sekarang?. Peserta didik pun menjawab dengan ringannya, Saya tidak belajar tadi malam”.
Apabila kalimat tersebut ditambah dengan kata sapaan maka akan lebih enak didengar. “
Saya tidak belajar tadi malam Bu”.

Beberapa contoh di atas merupakan bukti bahwa dengan menggunakan kata sapaan kekerabatan dapat memberikan nilai rasa yang tinggi dalam bertutur. Apabila kita selalu
memberitahukan kebenaran dalam mengguna kata sapaan ini, maka dengan sendiri kita sebagai pendidik sudah mampu menumbuhkembangkan karakter peserta didik di dalam berkomunikasi.
Kesalahan konteks tuturan yang seperti inilah yang harus kita perbaiki, bukan hanya melihat, memaharahi, mencaci maki peserta didik, apabila mereka menggunakan bahasa yang
kurang santun. Hendaknya kita mampu memperbaiki, memberitahukan bagaimana
menggunakan bahasa yang santun. Karena bahasa menunjukkan bangsa, bahasa menunjukkan jati diri kita. Hanya melalui bahasa, orang lain dapat mengetahui kepribadian kita. Jadi berhati-hatilah menggunakan bahasa. Melalui bahasa kita bisa menumbuhkembangkan karakter yang santun dalam bertutur.

Penulis RAFNIATI adalah Guru SMAN 1 Pulau Punjung, Dharmasraya, Sumatra Barat)

. Solok Kota

Wali Kota Solok Terima Penghargaan Peduli HAM 


Kota Solok, PilarbangsaNews,– Wali Kota Solok Zul Elfian menerima penghargaan Peduli HAM dari Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno. Penghargaan tersebut diberikan atas kepedulian pemerintah Kota Solok atas Upaya pemenuhan hak-hak dasar manusia. Auditorium Gubernur Sumatera Barat. Senin (04/21). 


Tahun 2020 ini, dari jumlah keseluruhan 514 kabupaten/kota di Indonesia, tercatat 439 kabupaten/kota atau sekitar 85,5 persen, yang telah berpartisipasi menyampaikan data capaian untuk dilakukan penilaian KKP HAM oleh tim yang dibentuk Menteri Hukum dan HAM (Menkumham).


 Dari jumlah partisipan tersebut, hanya 259 kabupaten/kota atau sekitar 59 persen saja yang meraih penghargaan kategori KKP HAM.


” Kita patut bersyukur masuk dalam kategori tersebut. Kita akan tetap berupaya meningkatkan komitmen penghormatan, perlindungan, pemenuhan, penegakan dan pemajuan HAM,” ungkap Wali Kota. 
Tambahnya, Pemerintah pusat melalui program Kabupaten/Kota Peduli Hak Asasi Manusia (KKP HAM) yang dilaksanakan oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham). Dari keseluruhan tersebut, hanya 59 persen dari total kabupaten/kota di Indonesia yang dinyatakan peduli terhadap HAM. 


” Alhamdulillah salah satu diantaranya  adalah Kota Solok, ” tambahnya. 


Dijelaskan Wali Kota, penghargaan dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemkumham) karena dianggap memiliki komitmen dan upayanya untuk memenuhi hak-hak dasar warga dan masyarakatnya. Pemenuhan hak dasar di bidang kesehatan, pendidikan, hak-hak perempuan dan anak, hak atas pekerjaan, perumahan yang layak, dan lingkungan yang berkelanjutan.
Lanjutnya, yang dimaksudkan dengan peduli itu merujuk kepada upaya pemerintah daerah kabupaten/kota, untuk meningkatkan peran dan tanggung jawabnya dalam penghormatan, perlindungan, pemenuhan, penegakkan,dan pemajuan hak asasi manusia.


” Kita akan tetap berupaya meningkatkan komitmen penghormatan, perlindungan, pemenuhan, penegakan dan pemajuan HAM.  Semoga penghargaan ini akan lebih memacu prestasi yang lebih baik lagi, dalam rangka pelayanan yang terbaik kepada masyarakat di Kota Solok,” tutup Zul Elfian. (ad) 

.

Di Kampung Toray, Satgas Pamtas Yonif 125/SMB Sumbangkan Net dan Bola Voli

Merauke, PilarbangsaNews

Untuk meningkatkan minat olahraga bagi para pemuda yang ada di wilayah perbatasan, Satgas Pamtas Batalyon Infanteri 125/Simbisa (Yonif 125/SMB) di bawah Komando Pelaksana Operasi Korem 174/ATW memberikan bantuan net dan bola voli kepada pemuda Kampung Toray, Distrik Sota, Kabupaten Merauke.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif 125/SMB, Letkol Inf Anjuanda Pardosi dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Merauke, Papua, Senin (4/1/2021).

Penyerahan net dan bola voli tersebut berlangsung di Pos Toray Satgas Pamtas Yonif 125/SMB yang dipimpin Danpos Letda Inf Bambang Suprapto. “Pemberian net dan bola voli ini dimaksudkan untuk meningkatkan minat olahraga bagi pemuda di Kampung Toray,” kata Dansatgas.

Menurut Letkol Inf Anjuanda Pardosi, berolah raga merupakan suatu kegiatan yang positif dan banyak memberikan manfaat, antara lain untuk memelihara kebugaran fisik, bersosialisasi dengan sesama, menghilangkan kejenuhan dari kesibukan sehari-hari, dan lain sebagainya.

“Kami berharap, pemberian net dan bola voli ini dapat bermanfaat bagi pemuda Kampung Toray sekaligus meningkatkan kekompakan antara Satgas dengan warga,” ujarnya.

Di tempat terpisah, Danpos Toray Letda Inf Bambang Suprapto menuturkan bahwa kegiatan olahraga voli merupakan salah satu jenis olahraga yang banyak diminati para pemuda di Kampung Toray. “Sehingga, anggota Satgas Pos Toray berinisiatif membantu dengan membelikan net dan bola voli untuk mereka,” ungkapnya.

Sementara itu, Paulus Kabarjay (27 th) salah satu pemuda Kampung Toray mewakili teman-temannya menyampaikan rasa senang dan berterima kasih kepada Satgas atas kepeduliannya yang telah memberikan net dan bola voli kepada pemuda Kampung Toray. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Satgas, khususnya Pos Toray atas perhatiannya kepada pemuda kampung ini. Semoga Tuhan membalas kebaikan bapak-bapak Satgas,” ucapnya.

Demikian disampaikan oleh Papen Satgas Yonif 125/SMB, Lettu Chk Juspindeli Girsang. (Din)

.

Anjuran Ikuti Protokol Kesehatan, Babinsa Koramil 10/Matur Lakukan Komunikasi Sosial

Agam, PilarbangsaNews

Babinsa Koramil 10/Matur Kodim 0304/Agam Giting meminta kepada warga agar menerapkan protokol kesehatan agar memakai masker saat beraktivitas diluar rumah dan hindari keramian sebagai langkah dalam mencegah penularan Covid-19.

Himbauan tersebut disampaikan saat melaksanakan komsos silaturahmi dengan warga binaannya di Nagari Matur Kecamatan Matur Kabupaten Agam Sumatera Barat (28/12/2020).

“Sampai saat ini kita bersama masih mengalami darurat pandemi Covid-19. Semua pihak telah bekerja keras untuk mengatasi virus ini,” kata Babinsa.

“Mari sama-sama kita ikuti protokol kesehatan yang telah dianjurkan oleh pemerintah demi keselamatan kita bersama,” tambahnya.

Serda Wira Witantra menjelaskan hingga kini belum ditemukan adanya warga yang positif Covid-19 di Nagari Matur, meski demikian dirinya meminta kepada warga agar selalu mengawasi setiap warga atau tamu yang datang khusunya yang berasal dari daerah zona merah.

“Jika ada tamu segera laporkan kepada kita agar kita lakukan pengecekan kesehatan dengan tim gugus tugas Covid-19. Kita semua harus saling membantu agar dapat memutus mata rantai Covid-19 ini,” tutupnya. *(mrz/rls)

.

LAPORAN PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DAERAH
KABUPATEN SOLOK TAHUN 2019

GAMBARAN UMUM DAERAH;
Secara geografis Kabupaten Solok berada pada posisi 01°20’27’’ -01°21’39” Lintang Selatan, 100°25’00” – 100°33’43” Bujur Timur dengan luas 373.800 Ha (3.738 Km2).
Secara administratif Kabupaten Solok terbagi dalam 14 kecamatan, 74 Nagari dan 414 Jorong. Kecamatan yang memiliki nagari terbanyak adalah Kecamatan IX Koto Sungai Lasi dan Kecamatan X Koto Diatas masing-masing memiliki 9 nagari, sedangkan kecamatan dengan jumlah nagari paling sedikit terdapat di Kecamatan Pantai Cermin, Kecamatan Danau Kembar dan Kecamatan Junjung Sirih masing-masing hanya memiliki 2 nagari. Kecamatan yang memiliki jorong terbanyak adalah Kecamatan X Koto Diatas dengan jumlah 52 jorong dan kecamatan yang memiliki jorong paling sedikit adalah Kecamatan Payung Sekaki dan Kecamatan Junjung Sirih dengan jumlah masing-masing 11 jorong. Kecamatan yang memiliki luas wilayah paling luas adalah kecamatan Tigo Lurah dengan luas 57.500 Ha, sedangkan kecamatan yang memiliki luas wilayah paling kecil adalah Kecamatan Danau Kembar dengan luas 7.600 Ha.

RINGKASAN LAPORAN PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DAERAH
Ringkasan penyelenggaraan pemerintahan daerah (RLPPD) merupakan informasi utama keberhasilan dan kegagalan penyelenggaraan pemerintahan Kabupaten Solok yang disampaikan kepada masyarakat. RLPPD merupakan bukti akuntabilitas Pemerintah Kabupaten Solok terhadap kinerja pemerintahan yang dicapai selama Tahun 2019.
Capaian Kinerja Makro
Capaian kinerja makro merupakan capaian kinerja yang menggambarkan keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan daerah secara umum. Capaian kinerja makro dihasilkan dari berbagai program yang diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah, Pemerintah Pusat, Pihak Swasta dan pihak terkait lainnya dalam pembangunan nasional. Capaian Kinerja Makro Kabupaten Solok untuk Tahun 2019 dapat dilihat pada tabel dibawah ini :

Realisasi Penerimaan dan Pengeluaran Anggaran Daerah
Pendapatan Daerah Kabupaten Solok Tahun 2019 sebesar Rp. 1.254.704.484.574,82 yang terdiri dari Pendapatan Asli Daerah atau PAD, Pendapatan Transfer, dan Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah.
Sedangkan Belanja dan Transfer APBD Kabupaten Solok Tahun Anggaran 2019 terealisasi sebesar Rp.1.247.720.963.365,81. Persentase capaian keuangan Pemerintah Kabupaten Solok Tahun 2019 sebesar 99,44%

Realisasi Penerimaan Menurut Jenis Penerimaan dan Realisasi Pengeluaran Menurut Jenis Pengeluaran dan Realisasi Pembiayaan Menurut Jenis Pembiayaan
Realisasi Penerimaan Menurut Jenis Penerimaan
Pendapatan Asli Daerah atau PAD sebesar Rp.74.595.911.758,82
Untuk Pendapatan Transfer sebesar Rp.1.115.789.009.816,00. Sumber penerimaan dana transfer ini terdiri dari:
Dana Perimbangan yang terealisasi terdiri atas :
Dana Bagi Hasil Pajak sebesar Rp.7.287.880.778,00
Dana Bagi Hasil Bukan Pajak (Sumber Daya Alam) sebesar Rp.2.659.195.235,00
Dana Alokasi Umum atau DAU sebesar Rp.731.032.814.000,00
Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp.239.755.309.253,00.
Dana Transfer Pemerintah Pusat lainnya atau Dana Penyesuaian merupakan Dana Desa sebesar Rp.84.812.006.000,00
Transfer Pemerintah Propinsi terdiri atas Pendapatan Bagi Hasil Pajak, sebesar Rp.50.241.804.550,00
Lain-lain Pendapatan yang sah sebesar Rp.64.319.563.000,00 yang terdiri dari:
Pendapatan Hibah dari Pemerintah Pusat sebesar Rp.9.708.123.000,00
Pendapatan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) sebesar Rp.54.611.440.000,00

Realisasi Pengeluaran Menurut Jenis Pengeluaran
Adapun Struktur Belanja dan Transfer APBD dapat kami uraikan sebagai berikut :
Belanja Operasi sebesar Rp.900.110.242.112,50
Belanja Modal sebesar Rp.194.815.396.237,56
Belanja Tidak terduga sebesar Rp.309.763.500,00
Transfer terbagi atas:
Transfer Bagi Hasil terdiri dari:
Transfer Bagi Hasil Pajak Daerah kepada Pemerintah Nagari sebesar Rp.1.745.708.440,00
Transfer Bagi Hasil Retribusi Daerah kepada Pemerintah Nagari sebesar Rp.580.686.489,00
Transfer Bagi Hasil Pendapatan Lainnya sebesar Rp.580.623.386,75
Transfer Bantuan Keuangan
Bantuan Keuangan ke Desa/Nagari sebesar Rp.148.741.082.800,00
Bantuan Keuangan Lainnya adalah bantuan keuangan kepada Partai Politik sebesar Rp.837.460.400,00


Realisasi Pembiayaan Menurut Jenis Pembiayaan
Terhadap struktur Pembiayaan Daerah yang terdiri dari penerimaan pembiayaan dan pengeluaran pembiayaan, dimana Penerimaan Pembiayaan berasal dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran atau SILPA tahun 2019 sebesar Rp.34.812.232.521,67. Kemudian pengembalian pinjaman revolving dari masyarakat selama tahun 2019 sebesar Rp.26.147.000,00, sehingga total penerimaan pembiayaan berjumlah sebesar Rp.34.838.379.521,67.
Untuk Pengeluaran Pembiayaan pada tahun 2019 tidak ada realisasi.

Realisasi Penerimaan dan Pengeluaran Anggaran Daerah
Pendapatan Daerah Kabupaten Solok Tahun 2019 sebesar Rp. 1.254.704.484.574,82 yang terdiri dari Pendapatan Asli Daerah atau PAD, Pendapatan Transfer, dan Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah.
Sedangkan Belanja dan Transfer APBD Kabupaten Solok Tahun Anggaran 2019 terealisasi sebesar Rp.1.247.720.963.365,81. Persentase capaian keuangan Pemerintah Kabupaten Solok Tahun 2019 sebesar 99,44%

Realisasi Penerimaan Menurut Jenis Penerimaan dan Realisasi Pengeluaran Menurut Jenis Pengeluaran dan Realisasi Pembiayaan Menurut Jenis Pembiayaan
Realisasi Penerimaan Menurut Jenis Penerimaan
Pendapatan Asli Daerah atau PAD sebesar Rp.74.595.911.758,82
Untuk Pendapatan Transfer sebesar Rp.1.115.789.009.816,00. Sumber penerimaan dana transfer ini terdiri dari:
Dana Perimbangan yang terealisasi terdiri atas :
Dana Bagi Hasil Pajak sebesar Rp.7.287.880.778,00
Dana Bagi Hasil Bukan Pajak (Sumber Daya Alam) sebesar Rp.2.659.195.235,00
Dana Alokasi Umum atau DAU sebesar Rp.731.032.814.000,00
Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp.239.755.309.253,00.
Dana Transfer Pemerintah Pusat lainnya atau Dana Penyesuaian merupakan Dana Desa sebesar Rp.84.812.006.000,00
Transfer Pemerintah Propinsi terdiri atas Pendapatan Bagi Hasil Pajak, sebesar Rp.50.241.804.550,00
Lain-lain Pendapatan yang sah sebesar Rp.64.319.563.000,00 yang terdiri dari:
Pendapatan Hibah dari Pemerintah Pusat sebesar Rp.9.708.123.000,00
Pendapatan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) sebesar Rp.54.611.440.000,00

Realisasi Pengeluaran Menurut Jenis Pengeluaran
Adapun Struktur Belanja dan Transfer APBD dapat kami uraikan sebagai berikut :
Belanja Operasi sebesar Rp.900.110.242.112,50
Belanja Modal sebesar Rp.194.815.396.237,56
Belanja Tidak terduga sebesar Rp.309.763.500,00
Transfer terbagi atas:
Transfer Bagi Hasil terdiri dari:
Transfer Bagi Hasil Pajak Daerah kepada Pemerintah Nagari sebesar Rp.1.745.708.440,00
Transfer Bagi Hasil Retribusi Daerah kepada Pemerintah Nagari sebesar Rp.580.686.489,00
Transfer Bagi Hasil Pendapatan Lainnya sebesar Rp.580.623.386,75
Transfer Bantuan Keuangan
Bantuan Keuangan ke Desa/Nagari sebesar Rp.148.741.082.800,00
Bantuan Keuangan Lainnya adalah bantuan keuangan kepada Partai Politik sebesar Rp.837.460.400,00

Realisasi Pembiayaan Menurut Jenis Pembiayaan
Terhadap struktur Pembiayaan Daerah yang terdiri dari penerimaan pembiayaan dan pengeluaran pembiayaan, dimana Penerimaan Pembiayaan berasal dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran atau SILPA tahun 2019 sebesar Rp.34.812.232.521,67. Kemudian pengembalian pinjaman revolving dari masyarakat selama tahun 2019 sebesar Rp.26.147.000,00, sehingga total penerimaan pembiayaan berjumlah sebesar Rp.34.838.379.521,67.
Untuk Pengeluaran Pembiayaan pada tahun 2019 tidak ada realisasi.

Demikianlah Ringkasan Laporan Kinerja Penyelenggaraan Pemerintahan Kabupaten Solok Tahun 2019 sebagai bentuk akuntabilitas Pemerintah Daerah kepada masyarakat. Pemerintah Daerah terus berusaha meningkatkan kinerja dalam mewujudkan Kabupaten Solok yang lebih baik. Upaya meningkatkan akses pelayanan, akses pendidikan, akses kesehatan dan ekonomi kerakyatan menjadi prioritas dalam pembangunan daerah.

.

Hari Ini Sabtu (19/12/2020) di Pessel Pasien Covid-19 Sembuh 18 orang, Tapi Jumlah Terkonfirmasi Positif Bertambah 26 orang

SIARAN PERS !!!
PEMKAB. PESISIR SELATAN
———————————————-
Keadaan :
Hari    :  Sabtu
Tgl      :  19/Desember 2020
Pukul  : 13. 00 WIB

A. Update data sebagai berikut:

1. Alhamdulillah, hari ini ada 18 (delapan belas) orang pasien yang dinyatakan sembuh dari covid 19. Dengan demikian jumlah pasien sembuh menjadi 721 (tujuh ratus dua puluh satu) orang.
Ke-18 (delapan belas)  pasien sembuh tersebut sebagai berikut:
1). Pasien ke-692, Perempuan,  32 th. ASN Guru SMAN 2 Linggo Sari Baganti,  Alamat Perumahan Griya Hana Punggasan Kec.Linggo Sari Baganti,  ybs melakukan isolasi secara mandiri  sejak tgl 25/11, setelah dilakukan konversi 2x hasil pemeriksaan labor menyatakan negatif covid-19, pasien dinyatakan sembuh dari covid-19.

2). Pasien ke-693, Laki-laki, 34  th. ASN Guru SMAN 2 Linggo Sari Baganti,  Alamat Perumahan Griya Hana Punggasan Kec.Linggo Sari Baganti,  ybs melakukan isolasi secara mandiri  sejak tgl 25/11, setelah dilakukan konversi 2x hasil pemeriksaan labor menyatakan negatif covid-19, pasien dinyatakan sembuh dari covid-19.

3).Pasien ke-751, Perempuan, 29  th. Honorer Guru SMPN 4 Air Pura,  Alamat Tluk Kualo Kec. Air Pura,  ybs dirawat isolasi di RSUD Painan  sejak tgl 29/11, setelah dilakukan konversi 2x hasil pemeriksaan labor menyatakan negatif covid-19, pasien dinyatakan sembuh dari covid-19.

4). Pasien ke-779, Laki-laki, 47 th. Babinsa Nagari Palokan,  Alamat Hilalang Panjang Kec. Air Pura ybs melakukan isolasi secara mandiri  sejak tgl 06/12, setelah dilakukan konversi 2x hasil pemeriksaan labor menyatakan negatif covid-19, pasien dinyatakan sembuh dari covid-19.

5). Pasien ke-781, Perempuan, 27 th. Bidan PKM Air Pura,  Alamat Tlu Kualo Kec. Air Pura ybs melakukan isolasi secara mandiri  sejak tgl 06/12, setelah dilakukan konversi 2x hasil pemeriksaan labor menyatakan negatif covid-19, pasien dinyatakan sembuh dari covid-19.

6). Pasien ke-782, Perempuani, 49 th. IRT,  Alamat Tlu Kualo Kec. Air Pura ybs melakukan isolasi secara mandiri  sejak tgl 06/12, setelah dilakukan konversi 2x hasil pemeriksaan labor menyatakan negatif covid-19, pasien dinyatakan sembuh dari covid-19.

7). Pasien ke-787, Perempuan,  11 th. Pelajar,  Alamat Ampang Tareh Lumpo Kec.IV Jurai,  ybs melakukan isolasi secara mandiri  sejak tgl 06/12, setelah dilakukan konversi 2x hasil pemeriksaan labor menyatakan negatif covid-19, pasien dinyatakan sembuh dari covid-19.

9). Pasien ke-788, Laki-laki, 8 th. Pelajar,  Alamat Ampang Tareh Lumpo Kec. IV Jurai,  ybs melakukan isolasi secara mandiri  sejak tgl 06/12, setelah dilakukan konversi 2x hasil pemeriksaan labor menyatakan negatif covid-19, pasien dinyatakan sembuh dari covid-19.

10). Pasien ke-775, Laki-laki, 48 th. ASN Perawat Puskesmas Ps Kuok,  Alamat Anakan Koto Nan Duo, Ps Kuok Kec. Batang Kapas,  ybs melakukan isolasi secara mandiri  sejak tgl 04/12, setelah dilakukan konversi 2x hasil pemeriksaan labor menyatakan negatif covid-19, pasien dinyatakan sembuh dari covid-19.

11). Pasien ke-790, Perempuani, 39 th. IRT,  Alamat Lunang Tengah Kec. Lunang,  ybs melakukan isolasi secara mandiri  sejak tgl 06/12, setelah dilakukan konversi 2x hasil pemeriksaan labor menyatakan negatif covid-19, pasien dinyatakan sembuh dari covid-19.

12). Pasien ke-791, Perempuani, 55 th. IRT,  Alamat Lunang Selatan Kec. Lunang,  ybs melakukan isolasi secara mandiri  sejak tgl 06/12, setelah dilakukan konversi 2x hasil pemeriksaan labor menyatakan negatif covid-19, pasien dinyatakan sembuh dari covid-19.

13). Pasien ke-776, Perempuani, 62 th. Pensiunan,  Alamat Air Batu Tapan Kec. BAB Tapan,  ybs melakukan isolasi secara mandiri  sejak tgl 04/12, setelah dilakukan konversi 2x hasil pemeriksaan labor menyatakan negatif covid-19, pasien dinyatakan sembuh dari covid-19.

14). Pasien ke-816, Perempuani, 48 th. PNS petugas kebersihqn Puskesmas,  Alamat Lunang Selatan Kec. Lunang,  ybs melakukan isolasi secara mandiri  sejak tgl 10/12, setelah dilakukan konversi 2x hasil pemeriksaan labor menyatakan negatif covid-19, pasien dinyatakan sembuh dari covid-19.

15). Pasien ke-817, Perempuani, 40 th. IRT,  Alamat Lunang Selatan Kec. Lunang,  ybs melakukan isolasi secara mandiri  sejak tgl 10/12, setelah dilakukan konversi 2x hasil pemeriksaan labor menyatakan negatif covid-19, pasien dinyatakan sembuh dari covid-19.

16). Pasien ke-819, Perempuani, 70 th. IRT,  Alamat Lunang Selatan Kec. Lunang,  ybs melakukan isolasi secara mandiri  sejak tgl 10/12, setelah dilakukan konversi 2x hasil pemeriksaan labor menyatakan negatif covid-19, pasien dinyatakan sembuh dari covid-19.

17). Pasien ke-820, Laki-laki, 45 th. PNS SMPN I Lunang,  Alamat Lunang Selatan Kec. Lunang,  ybs melakukan isolasi secara mandiri  sejak tgl 10/12, setelah dilakukan konversi 2x hasil pemeriksaan labor menyatakan negatif covid-19, pasien dinyatakan sembuh dari covid-19.

18). Pasien ke-830, Laki-laki, 18 th. Mahasiswa,  Alamat Gunung Lubuk Tengah, Dusun Lubuk Betung Hilir Inderapura Kec.Air Pura,  ybs melakukan isolasi secara mandiri  sejak tgl 11/12, setelah dilakukan konversi 2x hasil pemeriksaan labor menyatakan negatif covid-19, pasien dinyatakan sembuh dari covid-19.

2. Hari ini ada 26 (dua puluh enam)  orang penambahan pasien terkonfirmasi positif covid-19. Dengan demikian jumlah pasien yang terkonfirmasi positif Covid 19 Menjadi 889 (delapan ratus delapan puluh sembilan)  orang.
Ke-889 pasien positif tersebut ;
– SEMBUH 721 ( tujuh ratus dua puluh satu) Orang.
– MENINGGAL 23  (dua puluh tigaa) orang
– Dirawat Isolasi 145 (seratus empat puluh lima) orang dengan rincian sbb :
    -11 ( sebelas)  orang di RS. M. Zein Painan.
       – 1 (satu) orang di BMC Padang
      -1 (satu) orang di BPSDM Padang.
      -3  (tiga)  orang di RS. M.Jamil
      -6 (enam) orang di Rusunawa Painan.                                                                                                                            -123 (seratus dua puluh tiga)  orang isolasi mandiri.

*Informasi Pasien Positif:*
Pasien positif tsb adalah :
1). Pasien ke-864, Laki-laki, 28 th, Karyawan PLN Air Haji,  alamat Air Haji Kec. Linggo Sari Baganti, ybs kontak dengan pasien covid-19, diswab tanggal  15/12 dan dinyatakan positif 19/12 . ybs saat ini  melakukan isolasi secara mandiri.

2). Pasien ke-865, Perempuan, 29 th, IRT, alamat Muara Sakai Inderapura Kec.Pancung Soal, ybs tidak ada kontak dengan pasien covid-19, diswab tanggal  15/12 dan dinyatakan positif 19/12 . ybs saat ini  melakukan isolasi secara mandiri.

3). Pasien ke-866, Perempuan, 39 th, IRT,  alamat Inderapura Tengah  Kec.Pancung Soal, ybs  kontak dengan pasien covid-19, diswab tanggal  15/12 dan dinyatakan positif 19/12 . ybs saat ini  melakukan isolasi secara mandiri.

4). Pasien ke-867, Perempuan,  35 th, IRT, alamat Simpang Lama Inderapura Kec.Pancung Soal, ybs tidak ada kontak dengan pasien covid-19, diswab tanggal  15/12 dan dinyatakan positif 19/12 . ybs saat ini  melakukan isolasi secara mandiri.

5). Pasien ke-868, Perempuan, 39 th, IRT, alamat Taluak Kec. Batang Kapas, ybs adalah pelaku perjalanan dari Batam, diswab tanggal  15/12 dan dinyatakan positif 19/12 . ybs saat ini  melakukan isolasi secara mandiri.

6). Pasien ke-869, Perempuan, 35 th, Swasta, alamat Taluak Kec. Batang Kapas, ybs kontak dengan keluarga yang melakukan perjalanan dari Batam, diswab tanggal  15/12 dan dinyatakan positif 19/12 . ybs saat ini  melakukan isolasi secara mandiri.

7). Pasien ke-870, Perempuan, 36 th, Honorer Guru MTsN 13 Talang Sari, alamat Lunang Tengah Kec. Lunang, ybs adalah pasien Suspek Puskesmas Tj.Beringin, diswab tanggal  14/12 dan dinyatakan positif 19/12 . ybs saat ini  melakukan isolasi secara mandiri.

8). Pasien ke-871, Perempuan, 19 th, Ex Pelajar, alamat Lunang Selatan Kec. Lunang, ybs kontak erat dengan pasien covid-19, diswab tanggal  14/12 dan dinyatakan positif 19/12 . ybs saat ini  melakukan isolasi secara mandiri.

9). Pasien ke-872, Perempuan, 45 th, IRT, alamat Dusun Alang Rambah Kec. BAB Tapan,  ybs kontak erat dengan pasien covid-19, diswab tanggal  14/12 dan dinyatakan positif 19/12 . ybs saat ini  melakukan isolasi secara mandiri.

10). Pasien ke-873, Perempuan, 21 th, Mahasiswa, alamat Dusun Alang Rambah Kec. BAB Tapan,  ybs kontak erat dengan pasien covid-19, diswab tanggal  14/12 dan dinyatakan positif 19/12 . ybs saat ini  melakukan isolasi secara mandiri.

11). Pasien ke-874, Perempuan, 47 th, petugas kebersihan Puskesmas Surantih, alamat Rawang Pasir Nan Panjang Kec. Sutera,  ybs terpapar di tempat kerja,  diswab tanggal  16/12 dan dinyatakan positif 19/12 . ybs saat ini  melakukan isolasi secara mandiri.

12). Pasien ke-875, Perempuan, 29 th, Perawat Poskeri S. Sirah Surantih, alamat Pasar Surantih Kec. Sutera,  ybs terpapar di tempat kerja,  diswab tanggal  16/12 dan dinyatakan positif 19/12 . ybs saat ini  melakukan isolasi secara mandiri.

13). Pasien ke-876, Perempuan, 23 th, Honorer  Perawat PKM Surantih, alamat Timbulun Aur Duri Kec. Sutera,  ybs terpapar di tempat kerja,  diswab tanggal  16/12 dan dinyatakan positif 19/12 . ybs saat ini  melakukan isolasi secara mandiri.

14). Pasien ke-877, Perempuan, 36 th, Bidan Desa Koto Berapak, alamat Talaok Kec Bayang,  ybs terpapar di tempat kerja,  diswab tanggal  15/12 dan dinyatakan positif 19/12 . ybs saat ini  melakukan isolasi secara mandiri.

15). Pasien ke-878, Perempuan, 36 th, Honorer Perawat PKM Koto Berapak, alamat Talaok Kec Bayang,  ybs terpapar di tempat kerja,  diswab tanggal  15/12 dan dinyatakan positif 19/12 . ybs saat ini  melakukan isolasi secara mandiri.

16). Pasien ke-879, Perempuan, 30 th, Honorer Bidan PKM  Koto Berapak, alamat Ambacang Pasar Baru Kec Bayang,  ybs terpapar di tempat kerja,  diswab tanggal  15/12 dan dinyatakan positif 19/12 . ybs saat ini  melakukan isolasi secara mandiri.

17). Pasien ke-880, Perempuan, 30 th, PNS Guru MTsn Talaok, alamat Koto Berapak Kec Bayang,  ybs terpapar di tempat kerja,  diswab tanggal  15/12 dan dinyatakan positif 19/12 . ybs saat ini  diisolasi dirusunawa painan.

18). Pasien ke-881, Perempuan, 25 th, , PNS Guru MTsN Talaok, alamat Talaok Kec Bayang,  ybs terpapar di tempat kerja,  diswab tanggal  15/12 dan dinyatakan positif 19/12 . ybs saat ini  diisolasi dirusunawa painan.

19). Pasien ke-882, Laki-laki, 29 th, Dokter PKM Pasar Baru, alamat Jl. Imam Bonjol Painan Kec. IV Jurai,  ybs kontak erat dengan pasien positif covid-19,  diswab tanggal  16/12 dan dinyatakan positif 19/12 . ybs saat ini  melakukan isolasi secara mandiri.

20). Pasien ke-883, Perempuan, 61 th, Pensiunan, alamat Jl. Imam Bonjol Painan Kec. IV Jurai,  ybs kontak erat dengan pasien positif covid-19,  diswab tanggal  16/12 dan dinyatakan positif 19/12 . ybs saat ini  melakukan isolasi secara mandiri.

21). Pasien ke-884, Laki-laki, 23 th, Mahasiswa, alamat Jl. Imam Bonjol Painan Kec.IV Jurai,  ybs kontak erat dengan pasien positif covid-19,  diswab tanggal  16/12 dan dinyatakan positif 19/12 . ybs saat ini  melakukan isolasi secara mandiri.

22). Pasien ke-885, Perempuan, 5 th, Balita, alamat Jl. Imam Bonjol Painan Kec. IV Jurai,  ybs kontak erat dengan pasien positif covid-19,  diswab tanggal  16/12 dan dinyatakan positif 19/12 . ybs saat ini  melakukan isolasi secara mandiri.

23). Pasien ke-886, Laki-laki, 11 bulan, Balita, alamat Jl. Imam Bonjol Painan Kec.IV Jurai,  ybs kontak erat dengan pasien positif covid-19,  diswab tanggal  16/12 dan dinyatakan positif 19/12 . ybs saat ini  melakukan isolasi secara mandiri.

24). Pasien ke-887, Perempuan, 28 th, Honorer Bidan Puskesmas Salido, alamat Aspol Salido Kec.IV Jurai,  ybs kontak erat dengan pasien positif covid-19,  diswab tanggal  17/12 dan dinyatakan positif 19/12 . ybs dirawat di RSUD Painan.

25). Pasien ke-888, Laki-laki,  34 th, Karyawan Bank Nagari Cab.Tapan, alamat Silaut Kec. Silaut,  ybs kontak erat dengan pasien positif covid-19,  diswab tanggal  14/12 dan dinyatakan positif 19/12 . ybs saat ini  melakukan isolasi secara mandiri.

26). Pasien ke-889, Laki-laki,  23 th, Karyawan Bank Nagari Cab.Tapan, alamat Pondok Parian Lunang Kec. Lunang,  ybs kontak erat dengan pasien positif covid-19,  diswab tanggal  17/12 dan dinyatakan positif 19/12 . ybs saat ini  melakukan isolasi secara mandiri.

3. Kasus Suspek (Gejala Sedang-Berat) 34 (tiga puluh empat)  orang :
– 5  (lima)  orang dirawat di RS. M. Jamil Padang                                                                                                     -18 (delapan belas) orang dirawat di RS.Painan  
-1 (satu) orang di RSUD Tapan 
-10 (sepuluh)  orang isolasi mandiri          
                                                                                                                     
4. Kasus Suspek (Gejala Ringan)
– Total :  504 orang.
– Selesai masa  pemantauan : 476 orang
– Proses Pemantauan  28 orang

5. Kontak Erat
– Total : 8.848 orang
– Selesai Pemantauan :7.430 orang
– Proses pemantauan:  1.418 orang

5. Pelaku perjalanan
– Total : 15.632 orang
– Selesai Pemantauan : 14.909 orang
– Proses pemantauan : 723 orang.
                
B. Berkaitan dengan penanganan Covid 19 dapat kami sampaikan :

1. Pelaksanaan Karantina OTG dan positif ringan di Rusunawa
Total : 139 orang
Selesai : 133 orang
Sedang menjalani karantina: 6 orang

Demikian kami sampaikan terimakasih.

Kabag Humas dan Protokoler Setdakab Pessel, Selaku Juru Bicara Satuan Tugas Covid 19

.

Budi Arie: Boy Rafli Amar Miliki Komunikasi Handal

Jakarta, PilarbangsaNews, —

PERMASALAHAN intoleran, radikalisme dan terorisme di Indonesia tidak boleh dipandang sebelah mata. Penanganan masalah tersebut tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah saja, tetapi juga perlu dukungan dari masyarakat luas.

Salah satu elemen masyarakat yang peduli dengan permasalahan intoleran, radikalisme dan terorisme adalah relawan Jokowi. Organisasi loyalis yang setia mendukung Presiden Jokowi tanpa reserve ini, melihat bahwa permasalahan tersebut di atas perlu ditangani serius dengan prinsip kolaboratif antara lembaga negara dan masyarakat luas.

Hal ini terungkap dalam pertemuan antara perwakilan relawan Jokowi yang dipimpin oleh Ketua umum Projo Budi Arie Setiadi, beserta Panel Barus, Handoko, Martin Siregar, Nano, Havid dan HM. Darmizal dengan Kepala BNPT, Komjen Dr. Boy Rafli Amar MH, Selasa (15/12/2020) dikantornya Jakarta.

Saat dihubungi awak media, Ketua umum Projo, Budi Arie Setiadi, mengungkapkan, sosok Boy Rafli Amar tidak perlu diragukan lagi dalam persoalan penanganan intoleran, radikalisme dan terorisme.

Boy Rafli Amar, kata dia, adalah perwira tinggi profesional. Mantan Kapolda Banten dan Kapolda Papua ini, dianggap punya kemamampuan untuk melibatkan intelektual, tokoh agama, tokoh budaya dan menggalang elemen masyarakat menjadi kekuatan besar melawan intoleran, radikalisme dan terorisme di tanah air.

“Boy Rafli Amar perwira tinggi polisi profesional yang memiliki kemampuan komunikasi sangat baik. Permasalahan intoleran, radikalisme dan terorisme termasuk penyebaran berita hoax pemecah belah bangsa, jika dikomunikasikan dengan aktif secara baik ke masyarakat melalui pendekatan cultural, partisipatif akan muncul kekuatan besar dalam deteksi dini dan cegah tangkal. Ini sangat penting dijalankan. Kami dengan seluruh jaringan yang ada siap menjadi garda terdepan berkolaborasi dengan BNPT,” kata Budi Arie.

Ketua Umum RèJO, HM. Darmizal, saat dihubungi secara terpisah, menjelaskan, pertemuan dengan kepala BNPT yang digagas RèJO tersebut, utamanya dalam rangka memberikan masukan dan dukungan penuh kepada BNPT untuk tegas menanggulangi intoleran, radikalisme dan terorisme di Indonesia.

“Ini adalah masalah serius bangsa Indonesia yang perlu perhatian semua pihak,” ujar Wakil Bendahara ICMI Pusat ini.

Darmizal juga menggarisbawahi, bahwa dengan kemampuan dan integritas Komjen Boy Rafli Amar, maka BPNT yang dipimpinnya akan mampu berkinerja lebih baik. Bahkan untuk tugas yang lebih besar.

“Boy Rafli Amar ini kami pandang sebagai figur yang tepat untuk menduduki jabatan komando pengambilan keputusan tertinggi dalam masalah keamanan dalam negeri. Beliau cocok menjadi salah satu kandidat Kapolri yang paling potensial,” pungkas alumni UGM Yogyakarta ini. (tmt)