Menampilkan: 1 - 10 dari 172 HASIL
Agama

Adik Kandung Syech Ali Jaber Minta Masyarakat Indonesia Memaafkan Abangnya

Tangerang, PilarbangsaNews, – Adik almarhum ulama tanah air asal Madinah, Syech Ali Jaber yakni Syech Muhammad Jaber menghadiri pemakaman abangnya. Ia meminta masyarakat Indonesia agar dapat memaafkan abangnya.

“Kepada seluruh masyarakat yang mengenal almarhum. bilamana almarhum memiliki urusan utang piutang mohon disampaikan kepada keluarganya, ” kata Muhamad Jaber usai pemakaman Syech Ali Jaber di Pondok Pesantren Daarul Quran, Cipondoh, Kota Tangerang, Kamis (14/1/2021)

“Siapapun diantara jamaah punya hak, punya hutang piutang kepada Syeich Ali jaber, alihkan kepada saya,” tambah Syech Muhammad .

Syech Muhammad juga meminta masyarakat untuk memaafkan almarhum bilamana ada kesalahan yang sengaja ataupun tidak disengaja.

“Kalo ada diantara kalian yang bisa memaafkan beliau, alhamdulillah terimakasih,” kata Syech Muhammad.

Sebelumnya, usai disalatkan di masjid di kawasan Pondok Pesantren Tahfiz Daarul Quran, Cipondoh, Kota Tangerang Ulama tanah air asal Arab Saudi, Syech Ali Jaber lanjut dimakamkan di makam keluarga Ustaz Yusuf Mansur, di area taman Daarul Quran.

Diiringi lantunan tahlil dan doa-doa ulama kelahiran 3 Februari 1976 ini ditempatkan diperistirahatan terakhirnya pada sekitar pukul 16.50. Pemakaman tersebut nampak dipimpin oleh keluarga Syech Ali yang berasal dari Madinah, Arab Saudi.
(Glen)

Agama

Pangkoarmada II Hadiri Pembukaan MTQ XIV Kapolda Jatim Cup

Surabaya, PilarbangsaNews

Pangkoarmada II Laksda TNI I N.G. Sudihartawan menghadiri pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XIV Kapolda Jatim Cup yang di gelar secara Virtual di Rupatama Polda Jatim pada Senin (11/01).

Kegiatan MTQ yang dilaksanakan bekerjasama dengan PW NU Jatim ini dipusatkan di Pondok Pesantren AL-Hamidiyah Sen Asen Konang, Bangkalan Madura.

Menurut Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, acara yang diikuti dari berbagai elemen masyarakat Kota dan Kabupaten se-Jawa Timur tersebut merupakan ajang untuk syiar dan dakwah serta menjalin silaturahmi sekaligus memaknai kandungan ayat suci sebagai nafas kehidupan yang hakiki sehingga lebih mengutamakan sopan santun dalam kehidupan bermasyarakat.

Tampak hadir pada kegiatan ini, Pangdam V Brawijaya, Sekda Provinsi Jatim, Danrem 084/Baskarajaya serta para pejabat utama Polda Jatim. (Relis/Salut)

Agama

Babinsa Koramil 0910-03/Malinau Kota Hadiri Peletakan Batu Pertama Pembangunan Masjid

Kalimantan Utara, PilarbangsaNews

Untuk menjaga hubungan yang harmonis antara Babinsa dengan tokoh agama dan masyarakat binaannya, Babinsa Desa Gong Solok Koramil 0910-03/Malinau Kota, Kodim 0910/Malinau Sertu Sri Atmojo menghadiri kegiatan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Nurhidayah Desa Gong Solok, Kecamatan Malinau Selatan Hilir, Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara, Sabtu (09/01/2021).

Babinsa merupakan ujung tombak satuan di lapangan, maka kegiatan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Nurhidayah harus berjalan dengan lancar dan aman.

Sertu Atmojo menyampaikan, semoga pembangunan masjid ini akan berjalan lancar. Sehingga nantinya dapat dimanfaatkan dengan baik oleh seluruh masyarakat untuk tempat beribadah. Diharapkan masyarakat dapat menggunakan dan merawat masjid tersebut. (Ezl)

Agama

Presiden : Tak Hanya Megah, Istiqlal Harus Jadi Sarana Umat Tingkatkan Iman dan Takwa

Renovasi besar Masjid Istiqlal sejak Mei 2019 lalu telah selesai. Masjid kebanggaan umat tersebut kini bersolek lebih indah selepas 42 tahun berdirinya.

Presiden Joko Widodo meresmikan langsung selesainya renovasi masjid tersebut pada Kamis, 7 Januari 2021, di halaman Masjid Istiqlal, Jakarta.

“Hari ini Masjid Istiqlal, masjid kebanggaan kita semua, telah selesai direnovasi. Alhamdulillah,” ujarnya saat memberikan sambutan.

Kepala Negara mengatakan bahwa Istiqlal tampak berubah total dan seperti baru di mana terdapat penataan lanskap yang semakin rapi, tata cahaya yang indah, dan sejumlah peningkatan lainnya untuk memberikan rasa nyaman umat dalam beribadah dan berkunjung ke masjid terbesar di Asia Tenggara ini.

“Renovasi Masjid Istiqlal menjadi semakin megah bukan untuk gagah-gagahan. Bukan hanya menjadi kebanggaan umat Islam, tapi juga menjadi kebanggaan seluruh rakyat Indonesia, kebanggaan bangsa kita Indonesia,” kata Presiden.

Menilik sejarahnya, masjid tersebut didirikan sebagai ungkapan rasa syukur kepada Allah Swt. atas kemerdekaan yang diperoleh bangsa Indonesia.

Ungkapan syukur tersebut kemudian diwujudkan ke dalam pendirian sebuah masjid sebagai simbol kemerdekaan yang kini kita kenal dengan nama Istiqlal. Kata istiqlal sendiri berarti merdeka dalam bahasa Arab.

Ke depannya, Presiden berharap agar Masjid Istiqlal tidak hanya megah secara fisik, tapi juga menjadi sarana umat untuk meningkatkan iman dan takwa serta menjadi pusat pemberdayaan umat.

“Sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia, Masjid Istiqlal juga harus menjadi contoh dari masjid-masjid negara lain di dunia dalam mengembangkan syiar Islam yang menyejukkan, membangun toleransi, dan membangun perdamaian,” imbuhnya.

Sementara itu, Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar, dalam laporannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo atas renovasi yang telah dilakukan.

Ia mengatakan, sepanjang 42 tahun berdiri, baru kali ini Masjid Istiqlal mendapatkan renovasi secara besar-besaran. Anggaran yang dialokasikan untuk proses renovasi ini juga mencapai Rp511 miliar dengan melibatkan hingga 1.000 pekerja.

“Izinkan kami atas nama warga masyarakat, khususnya umat Islam, menghaturkan terima kasih yang sedalam-dalamnya kepada Bapak Presiden karena selama 42 tahun baru kali ini Masjid Istiqlal tersentuh renovasi besar-besaran. Renovasi ini dilaksanakan secara serius dan profesional oleh Kementerian PUPR dengan menunjuk Waskita Karya sebagai pelaksananya,” ucapnya.

Peresmian renovasi tersebut ditandai dengan pemukulan beduk sekaligus penandatanganan prasasti peresmian renovasi oleh Presiden Joko Widodo.

Setelahnya, Kepala Negara juga menyempatkan diri untuk melaksanakan ibadah salat magrib berjemaah di masjid tersebut dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Hadir dalam peresmian tersebut ialah Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. /rls

Agama Bakti Pejuang

HM Ali Yusuf Siregar Hadiri Peringatan HUT LVRI Deli Serdang ke-64

Lubuk Pakam, PilarbangsaNews

Peringatan HUT Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Kabupaten Deli Serdang yang ke 64 Tahun 2021 kali ini diadakan secara sederhana karena pandemi Covid -19.

HUT LVRI ini bertemakan, “Bersama masyarakat, LVRI menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, acara tersebut berlangsung di kantor LVRI Deli Serdang, Senin (5/1) Lubuk Pakam, Deli Serdang, Sumatera Utara, yang ditandai dengan pemberian tali asih kepada LVRI Kabupaten Deli Serdang.

Hadir pada acara ini, Wakil Bupati Deli Serdang HM Ali Yusuf Siregar, Plt Ketua LVRI Deli Serdang Soetimin beserta pengurus dan anggota LVRI Deli Serdang, Asisten I Faisal Arif Nasution, Kadis Sosial Hendra Wijaya, Kaban Kesbangpol Togar Panjaitan, Camat Lubuk Pakam Kurnia Boloni Sinaga, SSTP serta para Kabag.

Dalam kesempatan ini, N.M Siaturi mewakili pengurus LVRI Kabupaten Deli Serdang mengatakan sangat berterimakasih atas kehadiran Wakil Bupati HM Ali Yusuf Siregar dalam rangka HUT LVRI Kabupaten Deli Serdang yang ke-64 tahun. Terimakasih atas perhatian Pemkab Deli Serdang yang selama ini memberi perhatian kepada LVRI Deli Serdang.

Sebelum acara ramah tamah ini, kami mengadakan upacara HUT LVRI di Kantor LVRI dan tabur bunga di Makam Pahlawan Lubuk Pakam, dengan jumlah peserta kami batasi karena sesuai petunjuk Dari Ketua LVRI Pusat, jadi hanya perwakilan saja yang hadir.

Pada acara tersebut Wakil Bupati HM Ali Yusuf Siregar mengatakan, walaupun kita memperingati HUT LVRI Kabupaten Deli Serdang yang ke-64 tahun ini dengan sederhana, namun semangat juang yang bapak dan ibu LVRI sampaikan tetap kami rasakan sampai hari ini. Legiun Veteran merupakan salah satu contoh suri teladan yang kami contoh karena kalau tidak ada bapak dan ibu legiun veteran, kami semua tidak merasakan keadaan seperti ini.

“Semoga bapak dan ibu legiun veteran diberikan kesehatan, apalagi keadaan saat ini di tengah pandemi Covid-19, mari bersama-sama kita menjaga kesehatan sesuai Protokol Kesehatan yang dianjurkan,” harap Wabup. (Ezl)

Agama

Mahyeldi: Kembalikan Fungsi Surau untuk Membentengi Generasi Muda

Agam, PilarbangsaNews

Wali Kota Padang H. Mahyeldi Ansharullah yang juga putra asli daerah Tilatang Kamang, Kabupaten Agam didapuk memberikan sambutan pada peresmian surau Darul Ulum di lingkungan kampus SMAN 1 Tilatang Kamang, Rabu (23/12) pekan lalu.

Mahyeldi mengapresiasi alumni SMAN 1 Tilatang Kamang yang telah dapat membangun sebuah surau, yang selain sebagai tempat ibadah, juga diharapkan dapat menjadi upaya membentengi generasi muda dari segala penyakit masyarakat.

“Upaya alumni SMAN 1 Tilatang Kamang membangun sebuah surau dapat kita jadikan tauladan. Meskipun dengan pendanaan terbatas, namun sebuah surau terbangun di kampus SMAN 1 Tilatang Kamang ini,” tutur Mahyeldi.

“Keberadaan masjid ataupun surau merupakan hal yang sangat penting, baik sebagai tempat ibadah, maupun terkait fungsinya dalam pembinaan karakter generasi muda yang beriman dan bertaqwa,” lanjutnya.

“Sekedar memberikan penjelasan saja mengenai ilmu agama kepada generasi muda belum cukup, namun kita perlu menanamkan keimanan di hati mereka. Surau ini dapat menjadi sarana bagi mereka untuk memperdalam ilmu agama dan mengokohkan keimanan di hatinya,” tegas Mahyeldi.

Sementara itu Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno yang hadir meresmikan surau Darul Ulum mengungkapkan rasa syukur dan penghargaan terhadap alumni SMAN 1 Tilatang Kamang.

“Alhamdulillah, berkat kekompakan dan semangat ukhuwah islamiyah surau Darul Ulum ini dapat terbangun. Ini juga merupakan bukti bahwa Allah SWT memberikan jalan bagi hambanya yang bersungguh-sungguh,” ungkap Irwan.

“Kekompakan alumni dengan pihak sekolah dalam mewujudkan suatu hal yang bermanfaat ini dapat kita jadikan motivasi dan saya berharap silaturrahim ini dapat terus dilanjutkan oleh siswa-siswi SMAN 1 Tilatang Kamang yang masih menuntut ilmu saat ini,” pungkasnya. (Zal/Rel)

Agama

Ketua Daerah Jalasenastri Armada II Hadiri Upacara Piodalan di Pura Jala Wira Dharma

Surabaya, PilarbangsaNews

Ketua Daerah Jalasenastri Armada II (DJA II) Ny. Ria Sudihartawan, hadir dalam upacara piodalan yang digelar Pura Jala Wira Dharma Koarmada II dalam rangka peringatan hari lahir atau hari ulang tahun pura tersebut, Senin (14/12).

Upacara piodalan yang juga merupakan wujud rasa syukur kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa bagi umat Hindu tersebut, tetap menerapkan protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan Covid-19. Ini terlihat sebelum memasuki area inti pura, seluruh umat wajib melakukan rapid test yang disediakan oleh Dinas Kesehatan Koarmada II.

Sementara itu sebelum memulai persembahyangan, umat yang hadir yang berasal dari prajurit Koarmada II, maupun Kotama TNI AL di Surabaya dan umat Hindu Sektor Ampel lebih dulu mendapat siraman rohani atau dharma wacana dari Paroh Hindu I Made Subakti, yang mengulas tentang pahala bagi seseorang yang senantiasa mengingat dan memuja leluhurnya. Dimana hal tersebut diyakini mampu mendatangkan kedamaian dan kebahagiaan bagi seseorang, terlebih yang hidup di rantau. Adapun salah satu cara pemujaan yang terpenting yakni bakti kepada orang tua kita.

Usai menyimak dharma wacana, persembahyangan piodalan Pura Jala Wira Dharma pun dimulai dengan pimpinan Pemangku I Nengah Labi. (Relis/Salut)

Agama

22 Pasang Suami Istri Ikuti Itsbat Nikah, Difasilitasi Kemenag Mentawai

Tuapejat, PilarbangsaNews

Sebanyak 22 pasang suami istri di Kabupaten Kepulauan Mentawai resmi memiliki buku nikah yang sah, pada Senin (23/11/2020). Pemilikan buku nikah yang sah itu diselenggarakan di Kantor KUA Sipora, dihadiri langsung Kepala Kemenag Mentawai, H Masdan, MA.

“Hari ini, telah terlaksana Itsbat Nikah Keliling Sebanyak 22 Pasang kerjasama Pengadilan Agama Kelas 1 A Padang dengan Kantor Kementerian Agama Kab Kep Mentawai di Tuapejat dan atas dukungan Baznaz Kep Mentawai,” ujar Masdan.

Masdan dalam sambutanya dikatakannya, pencatatan setiap perkawinan penting karena sebuah perkawinan itu tidak cukup sekedar “sah” menurut agama saja, namun juga harus “resmi” dengan mencatatkannya di Kantor Urusan Agama setempat. Inilah salah satu bentuk fikih yang khas berlaku di Indonesia, yaitu harus sah menurut agama dan juga resmi tercatatkan.

“Sidang Keliling Itsbat Nikah (Prodeo) kali ini menyidangkan 22 perkara dari pasangan suami istri, yang rata-rata dari golongan masyarakat yang kurang mampu, sehingga dengan adanya pelaksanaan sidang keliling isbat nikah sangat membantu mereka,” ujarnya.

Sebelum persidangan dimulai, terlebih dahulu diadakan acara pembukaan yang diawali dengan sambutan dari pihak yang mewakili Bupati Mentawai, yang mengucapkan banyak terima kasih kepada jajaran Kemenag Mentawai yang telah menyelenggarakan sidang di wilayahnya, sehingga membantu warganya untuk mendapatkan buku nikah.

Ia berpesan kepada warganya agar menjaga buku nikah dengan baik, karena buku nikah itu mempunyai banyak kegunaan, diantaranya sebagai bukti perkawinan, syarat untuk pengurusan ibadah umroh/haji, digunakan untuk mendapatkan akta kelahiran serta masih banyak lagi kegunaan lainnya.

Acara dilanjutkan dengan sambutan dari Panitera Pengadilan Agama Kelas 1 A Padang. (Age)

Agama

Utusan Payakumbuh Sumbang 1 Emas dan 1 Perak Pada MTQ Nasional

Payakumbuh, PilarbangsaNews

Sukses mengelarnya dan sukses menjadi juara umum, adalah prestasi luar biasa yang ditorehkan oleh Provinsi Sumatera Barat sebagai tuan rumah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional ke 28 tahun 2020 setelah mengalahkan Provinsi DKI Jakarta yang berada pada posisi kedua dan Provinsi Jawa Timur pada posisi ketiga. Sebelumnya, Provinsi Sumbar hanya bisa berada di urutan ke 14 pada MTQ Nasional ke 27 di Medan, tahun 2018 lalu.

Berdasarkan Keputusan Dewan Hakim MTQ Nasional Nomor 01/Kep.DH/MTQN-XXVIII/2020 yang dibacakan Prof. Dr. H. M. Roem Rowi, MA di acara penutupan di Masjid Raya Sumatera Barat, Jumat (20/11) malam.

Namun, prestasi membanggakan itu tak hanya dirasakan oleh Provinsi Sumbar saja, Kota Payakumbuh turut bersuka cita. Karena Muhammad Harun Arrasyid, dan Muhammad Dhonan Lathif, dua siswa SMA IT ICBS Payakumbuh utusan Kota Payakumbuh untuk mewakili Provinsi Sumbar itu telah mencatatkan nama sebagai Juara 1 pada cabang Musabaqah Fahmil Quran (MFQ) Putra, meraih medali emas setelah di pertandingan final berhasil mengalahkan Provinsi Sumatera Utara dan DKI Jakarta.

Bahkan, Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno terharu sempat mengeluarkan air mata menyaksikan langsung perlombaan kafilah Sumbar MTQ tingkat Nasional ke XXVIII tahun 2020 cabang Fahmil Qur’an di Auditorium Universitas Negeri Padang, Kamis (19/11). Karena kemenangan pada cabang MFQ adalah yang pertama masuk catatan raihan emas untuk Sumbar pada MTQ Ke 28 itu.

Sementara itu, Wali Kota Riza Falepi saat mengetahui hasil yang diraih itu Jumat (20/11) malam reaksinya kaget dan terharu. Utusan Kota Payakumbuh yang mewakili Sumbar dapat berkontribusi memberikan kemenangan besar di iven keagamaan Islam rutin berskala nasional itu.

Mereka adalah Putra Putri kebanggaan Kota Payakumbuh, dimana selain M. Harrun Arrasyid dan Muhammad Dhonan Lathif untuk cabang Fahmil Qur’an Putra meraih juara 1 (medali emas), Kuntum Khaira Ummah untuk cabang Syahril Qur’an Putri meraih juara 2 (medali perak), dan Diang Kumala untuk cabang Fahmil Qur’an Putri meraih harapan 3.

“Selamat, kita bangga memiliki ananda-ananda hebat yang bisa meraih juara satu maupun yang sudah mewakili Sumbar dari Kota Payakumbuh. Kemenangan ini bisa mengharumkan nama kota dan provinsi kita tercinta,” kata Wali Kota Riza Falepi.

Menurut Riza, hikmah dari MTQ di tengah pandemi Covid-19 saat ini adalah agar ditingkatkan rasa takwa kepada Allah yang maha kuasa, hari ini Sumbar menang MTQ, insyaallah dunia akan menang melawan Covid-19.

“Dari para peserta MTQ ini, kita ambil hikmahnya, kalau mereka adalah para pejuang dari Sumbar dengan meraih prestasi dan mengangkat nama Sumbar di tingkat nasional. Bahkan diharapkan bisa menjadi duta ditingkat Internasional dan sekaligus ikut syiarkan agama Islam di muka bumi ini,” pungkas Riza.

Ketua LPTQ Kota Payakumbuh Rida Ananda didampingi Kabag Kesra Setdako Ul Fakhri yang sangat support kepada peserta dari Payakumbuh serta hadir langsung di acara pembukaan dan penutupan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak, mulai dari kantor kemenag, official, pelatih, guru, dan orang tua anak yang telah mendukung dan memberikan dorongan moril serta marterilnya sehingga peserta dapat tampil dan memberikan hasil sebuah prestasi besar.

“Kesra, LPTQ, organisasi keagamaan di kota Payakumbuh sangat antusias memberikan dukungan kepada kafilah Sumbar, terutama yang berasal dari Payakumbuh, dengan cara hadir langsung disetiap lokasi cabang lomba yang diikuti kafilah yang berasal dari Payakumbuh. Prestasi ini milik kita semua, dan patut kita syukuri. Sebagai orang islam, ini adalah kebanggaan kita bersama,” pungkas Rida Ananda. (wba)

Agama

Tahun Depan, Pemko Payakumbuh Tetap Anggarkan Insentif Guru Ngaji dan Tahfiz

Payakumbuh, PilarbangsaNews

Insentif bulanan bagi tenaga pendidik pendidikan non formal dievaluasi dan dibahas di akhir tahun oleh Pemerintah Kota Payakumbuh bersama ratusan orang guru ngaji atau guru TPQ/TPSQ/MDA/MDTA/ dan garin mesjid di setiap kecamatan.

Jumat (13/11) evaluasi itu dimulai di Kecamatan Payakumbuh Timur. Kemudian, Senin (16/11) di Kecamatan Payakumbuh Utara dilaksanakan di kantor camat setempat bersama Kadis Pendidikan Agustion diwakili Kabid Paud dan PNFI Irwanto, Camat Payakumbuh Utara Desfitawarni diwakili Sekcam B. Nasution, Kepala KUA Kecamatan Payakumbuh Utara Asrul, serta guru ngaji yang ada di kecamatan tersebut.

Para guru ngaji ini, setiap bulannya sudah mendapatkan haknya dari pemerintah Kota Payakumbuh berupa insentif yang dikirim ke rekening mereka secara rutin. Jumlah insentif itu sesuai dengan tingkatan sertifikasi mereka.

Dari informasinya, pada tahun 2019 ada sebanyak 452 orang guru ngaji menerima insentif dan pada tahun 2020 sebanyak 453 orang guru ngaji. Untuk tahun depan, meski APBD 2021 mengalami defisit anggaran, Pemko tetap mengalokasikan dana insentif guru ngaji tersebut.

“Besaran yang diterima oleh guru TPQ yang bersertifikasi A sebesar Rp450.000, sertifikasi B sebesar Rp400.000, sertifikasi C sebesar Rp380.000 dan non sertifikasi sebesar Rp368.500,” kata Irwanto didampingi Kasi PNFI Asmar.

Dengan anggaran Rp2,18 miliar pada tahun 2020, Pemko juga melakukan gebrakan baru dengan menyertakan 40 orang guru tahfiz yang juga ikut mendapatkan insentif. Diantara kota/kabupaten lainnya di Sumbar, baru Kota Payakumbuh yang mengalokasikan APBD untuk insentif guru tahfiz tersebut.

“Saat ini, guru tahfiz baru masuk ke kategori non sertifikasi. Kita akui karena keterbatasan anggaran belum semua guru ngaji yang dapat difasilitasi oleh dana insentif ini, namun seiring waktu berjalan tentu akan ada peningkatan, tergantung bagaimana persetujuan DPRD dan kepala daerah kita,” papar Irwanto.

Camat Desfitawarni mengatakan di Kecamatan Payakumbuh Utara, ada sebanyak 139 orang guru ngaji yang mendapatkan dana insentif dari Pemko Payakumbuh. Dengan adanya dana insentif ini, secara tak langsung juga telah memberikan bantuan kepada guru ngaji selama pandemi Covid-19.

“Kita tetap akan terus menggerakkan ruh agama Islam di Payakumbuh, guru ngaji memiliki peran penting di tengah sendi kehidupan masyarakat. Melalui mereka lahir para qori, hafiz, imam, mubaligh dan calon-calon pemimpin masa depan. Eksistensi mereka harus kita perhatikan,” kata Desfitawarni.

Sementara itu, Kepala KUA Payakumbuh Utara Asrul, S.Ag menyampaikan Kementerian Agama melalui Kantor Kemenag mengapresiasi Pemko Payakumbuh atas kebijakan adanya insentif guru TPQ/TPSQ/MDA/MDTA/ dan garin mesjid. Tak banyak daerah yang punya kebijakan seperti ini.

“Kita menyadari begitu pentingnya guru TPQ bagi generasi kita. Dengan adanya insentif ini sebagai bentuk penghargaan dari Pemko, meski jumlahnya tak banyak, namun kita patut bersyukur dan berterimakasih atas perhatian Pemko Payakumbuh,” ujarnya.

Salah satu guru ngaji di Kalurahan Tigo Koto Diate, Syahril M menyebut adanya insentif bagi guru ngaji ini sangat diapresiasi sekali. Dirinya menyebut ini akan dipertanggungjawabkan dunia akhirat.

“Kami tentu akan melaksanakn kewajiban kepada anak-anak didik, biarlah Allah yang akan membalasnya. Masukan kami untuk yang akan datang adalah kendala jam belajar anak dan perhatian orang tua harus ditingkatkan. Lembaga keagamaan ditingkatkan sarananya supaya bisa nyaman anak belajar agama, seperti di sekolah,” harapnya. (wba)