Menampilkan: 1 - 10 dari 90 HASIL
Ayo Vaksinasi

Masyarakat Berdatangan untuk Divaksin di Pusat Kota Payakumbuh

Payakumbuh, PilarbangsaNews

Ratusan warga Payakumbuh mulai dari lansia, ibu rumah tangga, pekerja publik, pedagang, tukang ojek, dan warga dari berbagai profesi yang berumur diatas 18 tahun tampak antusias mengikuti gebyar vaksinasi yang dilaksanakan di Posko Covid-19 pusat Kota Payakumbuh sekitaran Tugu Adipura, Minggu (19/6).

Gebyar vaksinasi yang secara resmi dibuka oleh Wali Kota Riza Falepi itu diharapkan menjadi langkah ikhtiar Pemerintah Kota Payakumbuh dengan semakin masyarakatnya banyak yang bisa divaksin, banyak yang dapat terlindung dan diselamatkan dari bahaya Covid-19.

Dilaksanakan pada 16 Juni 2021 hingga 30 Juni 2021 mulai pada pukul 08.00 hingga 12.00 WIB, melibatkan seluruh puskesmas se Kota Payakumbuh dan mengambil beberapa tempat pelaksanaan seperti di kantor camat, kantor kelurahan, dan fasilitas lainnya yang memungkinkan untuk dilaksanakan.

Turut hadir dalam peresmian Gebyar Vaksinasi Covid-19 itu Kapolres AKBP Alex Prawira, Sekretaris Daerah Rida Ananda, Asisten Setdako, Kepala OPD, dan jajaran. Dengan dibarengi kegiatan bagi-bagi masker sebanyak 10.000 lembar kepada masyarakat dan pengendara di sekitaran lokasi pelaksanaan vaksinasi.

Ada yang menarik dari penyampaian Wali Kota Riza Falepi yang merupakan seorang lulusan Taknik Elektro Institut Teknologi Bandung (ITB) itu. Riza menyebut hoax yang beredar terkait vaksinasi seperti ada penanaman chip di tubuh, magnet, dan ini itu sebagainya. Namun, menurut Riza, dengan telah lebih dari 10 ribu orang divaksin di Payakumbuh, tak ada kejadian yang seperti kabar hoax itu beritakan.

“Apa buktinya sampai sekarang yang diberita hoax itu terjadi? Malah yang terjadi sebaliknya, yang tidak divaksin banyak yang cepat meninggal karena Covid-19. Lihat di India kasusnya meledak akibat abai dengan protokol kesehatan dan itu bukan hoax, itulah kenyataannya,” kata Riza.

Riza menghimbau kepada masyarakat agar dapat realistis dan mencerna informasi dengan memakai logika, karena banyak berita hoax yang beredar di media sosial apabila tidak disaring, maka konsekuensinya berujung mati konyol karena Covid-19.

“Saya mengajak masyarakat agar akal sehat kita pakai, jangan sampai karena Covid-19 malah pergi ke dukun. Bagi saya yang penting kita semua sehat. Insyaallah dengan ikhtiar kita bersama tidak akan terjadi apa-apa di diri kita bila kita bersedia divaksin. Jangan takut jarum suntik, apalagi bapak-bapak,” ajak Riza didampingi Kadis Kesehatan dr. Bakhrizal.

Riza juga menghimbau warga yang sudah divaksin, agar bisa mensosialisasikan dan mengajak orang untuk ikut mensukseskan gebyar vaksinasi ini.

“Saat ini sudah lebih dari 10.000 orang kita vaksin, mudah-mudahan kedepan target vaksinasi kepada 80.000 orang dapat kita capai dan kita semua bisa beraktifitas dengan normal kembali,” pungkas wali kota yang jago bermain basket itu.

Senada dengan wali kota, Kapolres AKBP Alex Prawira mengharapkan seluruh warga yang berumur 18 tahun keatas bisa divaksinasi. Kapolres menghimbau warga untuk jangan terpengaruh berita hoax.

“Silahkan dikonfirmasi ke polsek atau pemerintah kalau ada berita-berita yang menyesatkan atau hoax. Di Mabes Polri sudah banyak yang diproses terkait berita hoax ini, kami selalu mengecek mana hoax dan mana yang bukan bersama bareskrim polri,” ungkapnya. (wba)

Ayo Vaksinasi

Polsek Koto XI Tarusan Polres Pessel Awasi Vaksinasi Tenaga Pendidik SLTP 2

Pesisir Selatan, PilarbangsaNews

Kegiatan penyuntikan vaksin Covid-19 jenis Sinovac terhadap tenaga pendidikan (guru) SLTP 02 Pesisir Selatan, berlangsung di Puskesmas Barung Barung Belantai, Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan, Sabtu (19/6). Kegiatan ini mendapat pengawasan dari jajaran Polsek Koto XI Tarusan.

Antusias guru-guru peserta vaksin Covid -19 perlu diapresiasi. Dengan tetap mematahui protokol kesehatan mereka rela antri menunggu giliran vaksinasi.

Kapolres Pesisir Selatan AKBP Sri Wibowo, SIK melalui Kapolsek Koto XI Tarusan Iptu Advianus, SH ketika dihubungi mengatakan, kegiatan penyuntikan vaksin Covid-19 terhadap guru SLTP 02 berjalan lancar dengan mematuhi protokol kesehatan. 

Adapun tenaga pendidikan SLTPN 02 yang divaksin berjumlah 29 orang, terdiri 26 guru SLTPN 02 dan tiga orang masyarakat umum.

Terhadap tenaga pendidikan yang telah selesai divaksin dilakukan observasi selama 15 menit dan apabila tidak ada tanda-tanda gejala dan dinyatakan aman, maka proses vaksin dianggap selesai dan tenaga pendidikan tersebut diberikan Kartu Vaksinasi. (ori)

Ayo Vaksinasi

Panglima TNI : Petugas PPKM Skala Mikro Harus Optimal

Bangkalan, PilarbangsaNews

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto S.I.P., bersama Kapolri Jenderal Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., Menteri Kesehatan Ir. Budi Gunadi Sadikin, CHFC, CLU., Kepala BNPB Letjen TNI Ganip Warsito dan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, kembali mengunjungi Kabupaten Bangkalan untuk melaksanakan Rapat Intern, Peninjauan Dapur Lapangan dan Serbuan Vaksinasi bagi masyarakat Bangkalan, Sabtu (19/6/2021).

Kegiatan diawali dengan Panglima TNI memimpin rapat di Gd. Rayu Ebuh Bangkalan, terkait perkembangan Covid-19 di Bangkalan. Dalam rapat tersebut, Panglima TNI menyampaikan arahan kepada Forkopimda Kabupaten Bangkalan.

Peserta yang mengikuti rapat yaitu Bupati Bangkalan, Dandim 0829 Bangkalan, Kapolres Bangkalan, Ka Kejaksaan Negeri Bangkalan, Ka BPBD Bangkalan, Camat Bangkalan beserta 7 Lurah dan 6 Kepala Desa, Camat Burneh beserta 1 Lurah dan 11 Kepala Desa, Camat Arosbaya, Camat Klampis beserta 22 Kepala Desa, Camat Geger beserta 13 Kepala Desa, para Danramil jajaran Kodim 0829 Bangkalan dan para Kapolsek jajaran Polres Bangkalan.

“Sekali lagi saya tekankan agar setiap petugas yang bertugas di PPKM Skala Mikro, harus mengetahui tugasnya secara detail disertai dengan pemahaman yang baik sehingga setiap petugas dapat melaksanakan tugasnya dengan optimal, baik untuk menegakkan disiplin protokol kesehatan, penyekatan, testing, tracing, pengawasan isolasi mandiri, pemantauan dan distribusi logistik,” tegas Panglima TNI.

Panglima TNI juga menyampaikan agar para petugas PPKM Mikro hingga tingkat RT/RW untuk melaksanakan terus pemantauan kasus aktif, angka kematian, angka kesembuhan, BOR (Bed Occupancy Rate) ICU, dan BOR isolasi untuk dilaporkan data tersebut secara obyektif agar menjadi bahan evaluasi yang tepat untuk mengambil langkah selanjutnya.

“Data yang obyektif tentu akan memungkinkan untuk mengambil langkah antisipasi dengan segera untuk mencegah terjadinya lonjakan kasus kembali,” ungkapnya.

Disamping itu, treatment juga harus berjalan dengan baik, yaitu ketersediaan tempat tidur rumah sakit, tenaga kesehatan, alat kesehatan yang dibutuhkan, obat-obatan, serta tempat dan pelaksanaan isolasi mandiri dan tentunya hal tersebut harus selalu dievaluasi guna mengambil langkah perbaikan yang dibutuhkan.

“Posko PPKM Mikro harus mampu melacak kontak erat, pengawasan ketat isolasi mandiri, menutup tempat umum, melarang kerumunan, membatasi keluar masuk RT/RW dan pencatatan data,” tegas Panglima TNI.

Berdasarkan data Covid-19, sumber Kemenkes RI 18 Juni 2021 Penambahan Kasus Positif di Bangkalan 100 orang, Positivity Rate 45,73%, Total Kasus Aktif 791 orang, Angka Kesembuhan 60,60%, Angka Kematian 9,66% dan BOR Rumah Sakit 82,36%.

Demikian disampaikan oleh Kabidpenum Puspen TNI, Kolonel Laut (KH) Dr. Drs. Edys Riyanto, M.Si. (Mad)

Ayo Vaksinasi

Kadin Sumbar Vaksinasi Gratis Pengurus, Keluarga dan Karyawan Perusahaan

Padang, PilarbangsaNews

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sumatera Barat mengadakan vaksinasi gratis bagi pengurus, keluarga dan karyawan mulai pekan depan.

“Tempatnya di RSUP M Jamil Padang mulai pukul 08.00 Wib hingga pukul 12.00 Wib mulai Senin hingga Jumat (21-25 Juni) pekan depan,” kata Ketua Umum Kadin Sumbar H Ramal Saleh SE kepada wartawan di Padang, Jumat (17/6/2021).

Menurut Ramal, setiap peserta vaksinasi harus melakukan registrasi dulu di Sekretariat Kadin Sumbar di Padang.

Setelah itu, peserta datang ke RSUP M Jamil Padang dengan membawa foto copy KTP dan Kartu Keluarga (KK) dan menyerahkan kepada tenaga kesehatan yang bertugas.

Selain pengurus Kadin Sumbar, kata Ramal, vaksinasi berlaku juga bagi keluarga pengurus Kadin dan karyawan perusahaannya.

Kegiatan vaksinasi ini, menurut Ramal, adalah bentuk dukungan dari Kadin terhadap upaya pemerintah melakukan vaksinasi Covid-19 terhadap masyarakat.

Kadin sebagai lembaga penaung perusahaan juga ikut andil dalam program vaksinasi bagi keluarga besar Kadin di seluruh Indonesia.

“Program vaksinasi yang kami gelar adalah bagian dari program vaksinasi gotong royong yang dilaksanakan oleh Kadin Indonesia dengan biaya sendiri,” jelas Ramal Saleh.

Dia berharap semua pengurus Kadin Sumbar dapat berpartisipasi mensukseskan program vaksinasi gratis di RSUP M Jamil ini. (rel)

Ayo Vaksinasi

Gebyar Vaksinasi Di Payakumbuh, Berpusat di Posko Covid-19 Tugu Adipura

Payakumbuh, PilarbangsaNews

Gebyar Vaksinasi telah dimulai di Payakumbuh sejak 16 Juni 2021. Wali Kota Riza Falepi telah melaksanakan rapat bersama forkopimda menindaklanjuti Instruksi Gubernur Sumatera Barat Nomor 3/INST/2021 Tentang Gebyar Serentak Vaksinasi Lansia, Pra Lansia, Guru/Tenaga Pendidik, Dan Pelayanan Publik Se Provinsi Sumatera Barat beberapa waktu lalu.

Sebagai bentuk keseriusan Pemko Payaiumbuh dalam menyukseskan gebyar vaksinasi tersebut, akan dilaksanakan vaksinasi pada Minggu, 20 Juni 2021 di pusat Kota Payakumbuh di posko Satgas Covid-19 dekat Tugu Adipura. Vaksinasi ini dapat diikuti dengan cukup membawa KTP/Foto Copy KTP, dan dilaksanakan pada pukul 08.00 hingga 12.00 WIB.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh dr. Bakhrizal didampingi Kabid P3 dan Kesmas Fatma Nelly, kepada media, Kamis (17/6) di kantornya menyampaikan sasaran dari vaksinasi ini adalah warga yang berKTP Payakumbuh, orang-orang yang sehari-hari bekerja di Payakumbuh seperti petugas publik, guru, tenaga kependidikan, pedagang pasar, tukang ojek, dan atau warga Payakumbuh yang berumur 18 tahun keatas, diutamakan lansia.

“Bahkan, semua pegawai BUMN, BUMD, dan swasta yang ada di Payakumbuh bisa ikut saat gebyar vaksinasi ini digelar,” kata dr. Bakhrizal.

Setelahnya, dinas kesehatan juga telah mengeluarkan jadwal gebyar vaksinasi untuk dilaksanakan di setiap puskesmas, kantor camat, kantor kelurahan, dan di beberapa tempat sesuai situasi dan kondisi hingga 30 Juni mendatang.

“Target kita kalau bisa 1000 vaksinasi sehari, supaya semakin cepat vaksin kita berikan kepada masyarakat, semakin banyak warga yang mempunyai kekebalan aktif terhadap virus Covid-19,” ungkap Kadis yang akrab disapa Dokter Bek itu. (wba)

Ayo Vaksinasi

Babinsa Koramil 0910-03/Malinau Kota Monitoring Vaksinasi Lansia

Malinau, PilarbangsaNews

Untuk membantu kelancaran pemberian vaksinasi terhadap lansia di wilayah desa binaanya, Babinsa Koramil 0910-03/Malinau Kota, Kodim 0910/Malinau melaksanakan pengamanan dan monitoring pelaksanaan vaksinasi tersebut.

Sertu Safriansyah Babinsa Desa Malinau Hulu yang melaksanakan pengamanan dan monitoring pelaksanaan vaksinasi Sinovac tahap I dengan sasaran para lansia di Desa Malinau Hulu, Kecamatan Malinau Kota, Kabupaten Malinau , Kalimantan Utara, Rabu (16/06/2021).

Danramil 0910-03/Malinau Kota Kapten Inf Mashuri A. Bakari secara terpisah mengatakan bahwa, pendampingan dan pengamanan pelaksanaan vaksinasi untuk para lansia di wilayah Binaanya yang dilakukan oleh personel Babinsa ini adalah dalam rangka membantu pelaksanaan kegiatan tersebut sehingga berjalan dengan tertib, aman dan lancar.

“Kegiatan tersebut mencerminkan sinergitas antara lembaga pemerintah di lapangan antara TNI, Polri dan Dinas Kesehatan serta komponen masyarakat lainnya guna mendukung dan menyukseskan pelaksanaan vaksinasi Sinovac tahap I terhadap lansia di wilayah Kecamatan Malinau Kota,” ujar Danramil. (Ezl)

Ayo Vaksinasi

Panglima; Strategi TNI-Polri Percepat Vaksinasi Nasional

Kudus, PilarbangsaNews

Lonjakan kasus penyebaran Covid-19 di Kabupaten Kudus, saat ini belum terkendali. Bahkan jumlah Desa/Kelurahan yang memasuki kategori zona merah menjadi lebih banyak hingga saat ini. 

“Untuk menekan laju kasus positif Covid-19 di wilayah Kudus, strategi TNI-Polri akan mempercepat Vaksinasi Nasional termasuk di Kabupaten Kudus,” kata Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., memantau Serbuan Vaksinasi, bersama Menteri Kesehatan Ir. Budi Gunadi Sadikin, CHFC, CLU., Kapolri Jenderal Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. dan Kepala BNPB Letjen TNI Ganip Warsito, S.E., M.M. yang dilaksanakan di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Kamis (17/6/2021). 

Saat peninjauan Serbuan Vaksinasi, Panglima TNI kembali mengingatkan pentingnya kesadaran masyarakat dalam melaksanakan disiplin protokol kesehatan. “Sudah seharusnya kita menjadikan disiplin protokol kesehatan sebagai kebutuhan utama, dengan selalu menggunakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan,” tegasnya. 

“Kasus konfirmasi yang dapat diidentifikasi secepat mungkin akan memungkinkan perawatan yang lebih baik dan mencegah terjadinya penularan yang lebih luas. Optimalkan fungsi PPKM Skala Mikro dengan membantu penegakkan protokol kesehatan, pemantauan kasus aktif dan kedisiplinan pelaksanaan isolasi mandiri,” ungkap Panglima TNI. 

Marsekal TNI Hadi Tjahjanto juga menyampaikan agar petugas PPKM Skala Mikro untuk selalu siaga membantu pelaksanaan testing dan tracing agar menemukan kasus konfirmasi positif Covid-19 secepat mungkin. 

“Disamping itu juga pelaksanaan PPKM Skala Mikro secara ketat baik di zona merah, zona orange dan zona kuning, sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 3 tahun 2021 (Tentang Pemberlakuan PPKM Berbasis Mikro dan Pembentukan Posko Penanganan Penanganan Corona Virus Disease 2019 di Tingkat Desa dan Kelurahan Untuk Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019),” ujarnya.

Target vaksinasi di titik pertama hari ini sejumlah 5.000 dosis, sedangkan di titik kedua sebanyak 13.000 dosis yang akan dilaksanakan selama dua hari. 

Demikian disampaikan oleh Kabidpenum Puspen TNI, Kolonel Laut (KH) Dr. Drs. Edys Riyanto, M.Si. (Mad)

Ayo Vaksinasi

TNI-Polri Dukung Program Vaksinasi Nasional, 1 Juta Vaksin Perhari

Jawa Barat, PilarbangsaNews

Melonjaknya kasus positif Covid-19 yang saat ini melanda di Indonesia, tentunya memerlukan keseriusan dari setiap pihak untuk segera memutus mata rantai Covid-19 di tanah air, dengan mendukung Program Vaksinasi Nasional, 1 Juta Vaksin Perhari.

Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. saat meninjau langsung pelaksanaan Serbuan Vaksinasi bagi masyarakat Jawa Barat dan sekitarnya, bersama Menteri Kesehatan Ir. Budi Gunadi Sadikin, CHFC, CLU., Kapolri Jenderal Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. dan Kepala BNPB Letjen TNI Ganip Warsito, S.E., M.M., bertempat di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Kamis (17/6/2021). 

Panglima TNI saat berdialog langsung dengan masyarakat yang melaksanakan vaksin mengatakan, bapak dan ibu yang telah melaksanakan Vaksin, harus tetap melaksanakan disiplin Protokol Kesehatan, selalu memakai masker, rajin mencuci tangan dan menjaga jarak. “Karena itulah senjata yang paling ampuh untuk menghindari Covid-19,” ujarnya. 

“Dengan menerapkan disiplin Protokol Kesehatan, berarti kita peduli terhadap keluarga, lingkungan dan diri sendiri. Jadikan disiplin protokol kesehatan sebuah kebutuhan,  tanpa harus diingatkan harus selalu diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari,” kata Panglima TNI. 

Panglima TNI menyampaikan program 1 juta vaksin telah direncanakan dan dilaksanakan TNI-Polri menyelenggarakan di 100 titik di seluruh Indonesia. “Harapan kita semua, program Vaksinasi Nasional 1 Juta perhari dapat terselenggara dengan  baik,” ungkapnya.

“Saya melihat banyak sekali usia-usia produktif yang datang di stadion ini, terlihat antusiasme dari masyarakat Bandung dan sekitarnya untuk menerima vaksinasi,”  imbuh Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.

Adapun 5.000 orang hari ini yang mendapatkan vaksinasi berasal dari area Bandung dan sekitarnya. Melalui serbuan vaksinasi ini diharapkan dapat mempercepat pencapaian herd immunity, sehingga program Pemerintah ke depan dapat terwujud dengan cepat dan baik, menuju Indonesia sehat Bebas Covid-19. 

Sedangkan vaksinator yang bertugas 246 personel, terdiri dari 80 vaksinator TNI AD, 20 vaksinator TNI AU, 6 Vaksinator TNI AL, 80 vaksinator Polri dan 60 Vaksinator dari Dinas Kesehatan Jawa Barat. 

Demikian disampaikan oleh Kabidpenum Puspen TNI, Kolonel Laut (KH) Dr. Drs. Edys Riyanto, M.Si. (Mad)

Ayo Vaksinasi

Dukung Serbuan Vaksinasi di Riau, Lanal Dumai Bantu Pemda Gelar Vaksin Massal

Dumai, PilarbangsaNews

Dalam rangka mendukung percepatan program vaksinasi nasional di wilayah Provinsi Riau, Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Dumai bekerja sama dengan Dinkes Provinsi Riau dan Kodim 0320/Dumai membantu Pemda Provinsi Riau melaksanakan program serbuan vaksinasi kepada masyarakat di Pasar Senggol Dumai, Riau, Rabu (16/6/2021).

Komandan Lanal Dumai, Kolonel Laut (P) Himawan, MMSMC., menyampaikan bahwa sesuai arahan Bapak Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M., TNI AL dalam hal ini Lanal Dumai berkomitmen untuk mensukseskan program percepatan vaksinasi nasional utamanya di wilayah Provinsi Riau.

“Diharapkan melalui serbuan vaksinasi ini dapat mempercepat pencapaian herd immunity di wilayah Dumai Provinsi Riau, sehingga program Pemerintah ke depan dapat terwujud dengan cepat dan baik, menuju Indonesia sehat bebas Covid-19,” ujarnya.

Dalam serbuan vaksinasi yang diikuti sebanyak 200 warga sekitar, Lanal Dumai menerjunkan dua orang tenaga vaksinator dari Balai Kesehatan Lanal Dumai serta membantu penyiapan fasilitas sarana dan prasarana guna kelancaran program serbuan vaksinasi.

Selain membantu Pemerintah Daerah melaksanakan serbuan vaksinasi, Lanal Dumai juga menggelar tes Swab Antigen terhadap seluruh prajuritnya, bertempat di Gazebo Lanal Dumai, Riau, Senin (14/6/2021).

Dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat, disiplin dan teratur, pelaksanaan test Swab diikuti sebanyak 149 prajurit Lanal dan didapatkan hasil non reaktif untuk seluruh prajuritnya.

Menurut Danlanal Dumai, pelaksanan tes Swab Antigen massal ini merupakan Perintah Langsung Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M.,pada Surat Telegram Kasal Nomor 014/Kes/0621 Tanggal 12 Juni 2021 tentang Deteksi Dini Pencegahan Penularan Covid-19 di Lingkungan TNI Angkatan Laut.

“Pelaksanaan tes Swab Antigen ini merupakan langkah preventif yang dilaksanakan oleh Lanal Dumai untuk memastikan seluruh personel Lanal Dumai terbebas dari paparan Covid-19, sehingga dapat menjalankan tugasnya secara optimal,” tutupnya.

Demikian disampaikan oleh Kabidpeninter Puspen TNI Kolonel Laut (P) Djawara H.T. Whimbo. (Mad)

Ayo Vaksinasi

Panglima TNI Tinjau Serbuan Vaksinasi di Lamongan

Lamongan, PilarbangsaNews

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., bersama Kapolri Jenderal Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., Kepala BNPB Letjen TNI Ganip Warsito, S.E., M.M. meninjau pelaksanaan serbuan vaksinasi di alun-alun Kabupaten Lamongan, Kamis (10/6/2021). 

Setelah memimpin Gelar Pasukan Satgas Penanganan Covid-19, Panglima TNI dan rombongan meninjau Vaksinasi yang diikuti oleh 2.000 orang yang dibagi dalam 4 gelombang (1 gelombang 500 orang), dengan Vaksinator TNI, 5 Tim (38 orang), Polri 2 Tim (22 orang), Dinas Kesehatan 3 Tim (40 orang) dengan total 100 orang vaksinator. 

Menurut Panglima TNI, saat ini terjadi peningkatan angka kasus aktif secara signifikan di berbagai daerah. “Hal ini menandakan bahwa masih perlunya peningkatan upaya untuk membangun kesadaran masyarakat untuk selalu disiplin dan tidak mengabaikan protokol kesehatan dengan selalu menggunakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan,” ungkapnya. 

“Dengan demikian Protokol Kesehatan (Prokes) tetap harus terus dijalankan meskipun program vaksinasi sudah berjalan sejak Januari 2021,” ujarnya. 

 Dalam kesempatan tersebut, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto juga menegaskan bahwa Prajurit TNI-Polri akan terus membangun kesadaran masyarakat melalui fungsi Posko PPKM skala mikro untuk menerapkan Prokes dengan disiplin. Disertai optimalisasi pelaksanaan 3T (testing, tracing, dan treatment) agar kasus positif dapat diketahui dengan segera dan diambil langkah-langkah yang diperlukan untuk merawat dan mencegah penularan lebih luas. 

Demikian disampaikan oleh Kabidpenum Puspen TNI, Kolonel Laut (KH) Dr. Drs. Edys Riyanto, M.Si. (Mad)