Menampilkan: 1 - 10 dari 158 HASIL
Bakti TNI

Pasca Melahirkan, Rika Maywa Mendapat Pelayanan Kesehatan dari Satgas Yonif 125/Simbisa

Merauke, PilarbangsaNews

Sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat perbatasan, Satgas Yonif 125/Simbisa memberikan pelayanan kesehatan kepada ibu Rika Maywa (21 th) warga Kampung Yakyu, Distrik Sota, Kabupaten Merauke, pasca melahirkan anak ketiganya.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Yonif 125/Simbisa, Letkol Inf Anjuanda Pardosi dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Merauke, Papua, Senin (18/1/2021).

Persalinan ibu Rika Maywa saat melahirkan anak ketiganya dibantu oleh saudaranya Fransina Maywa (49 th) dan Mariana Maywa (31 th) pada Sabtu 16 Januari 2021. “Selanjutnya pada Senin 18 Januari 2021, Seiko Diken (39 th) suami Rika Maywa mendatangi Pos Yakyu Satgas Yonif 125/Simbisa untuk meminta pertolongan karena kondisi istrinya masih lemah,” ungkap Dansatgas.

Lebih lanjut Dansatgas mengatakan, mengetahui ada warga yang membutuhkan pertolongan, Danpos Yakyu Letda Inf Zul Efendi didampingi empat orang anggotanya langsung bergegas mendatangi lokasi bersalin ibu Rika.

“Setibanya di lokasi persalinan, Letda Inf Zul Efendi beserta dua orang anggota Tim Kesehatan segera memberikan pertolongan dengan terlebih dahulu melakukan pemeriksaan dilanjutkan pemasangan infus,” jelasnya.

“Kita berharap, pemasangan infus cairan RL yang diberikan dapat segera memulihkan staminanya,” tambah Dansatgas.

Dansatgas mengatakan bahwa Satgas Yonif 125/Simbisa di bawah Komando Pelaksana Operasi (Kolakops) Korem 174/ATW selalu siap membantu mengatasi kesulitan yang dialami masyarakat perbatasan.

“Kita ikut senang dapat membantu memecahkan kesulitan yang dihadapi warga, dan ini juga merupakan implementasi Delapan Wajib TNI untuk membantu mengatasi kesulitan rakyat di sekelilingnya,” tandasnya.

Di tempat terpisah, Seiko Diken suami ibu Rika Maywa mengucapkan terima kasih atas kepedulian dan bantuan dari anggota Satgas kepada istrinya. “Kehadiran Satgas di kampung ini sangat membantu kami. Kiranya Tuhan senantiasa memberikan kesehatan dan kemudahan kepada bapak sekalian dalam menjalankan tugasnya,” ungkapnya.

Demikian disampaikan oleh Papen Satgas Yonif 125/Simbisa, Lettu Chk Juspindeli Girsang. (Din)

Bakti TNI

Batalyon Kesehatan TNI Bantu Pengobatan Korban Gempa Sulbar

Mamuju, PilarbangsaNews

Satuan tugas (Satgas) Kesehatan TNI dari Batalyon Kesehatan (Yonkes) 1/Kostrad Ciluwer Bogor dan Yonkes Marinir 1 Cilandak Jakarta yang berposko di wilayah kantor Gubernur Sulawesi Barat terus memberikan bantuan pelayanan kesehatan kepada masyarakat korban bencana gempa bumi berkekuatan M 6,2 yang terjadi beberapa waktu lalu di Kabupaten Mamuju, Manjene, Provinsi Sulawesi Barat.

Satuan tugas Kesehatan TNI, selain memberi pelayanan kesehatan di posko kesehatan TNI juga memberikan pelayanan kesehatan secara keliling dengan mendatangi langsung ke tenda pengungsian yang berada di Desa Boteng Utara, Kecamatan Simboro Mamuju, Sulawesi Barat, Senin (18/1/2021).

Katim Kesehatan TNI Letda Laut (K) dr. Andre Prasetyo Mahesya mengatakan, pelayanan kesehatan kepada masyarakat secara keliling dilakukan untuk mempercepat pemberian pelayanan kepada para korban gempa yang berada di tenda pengungsian.

“Di Desa Boteng Utara, Kecamatan Simboro Mamuju para korban yang diberi pelayanan kesehatan rata-rata mengalami luka ringan dan luka patah tulang serta trauma berat,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, salah satu korban gempa Mamuju bernama Yusman mengatakan masyarakat di Desa Boteng Utara sangat terbantu oleh pelayanan kesehatan yang diberikan TNI dengan mendatangi langsung ke desa-desa yang sulit mendapatkan pelayanan medis.

“Di Desa kami, ini pelayanan kesehatan yang pertama kali kami terima pasca gempa dari bapak TNI. Kami berterima kasih dan berharap kunjungan pelayanan kesehatan terus dilakukan,” ucapnya.

Demikian disampaikan oleh Kabidpenum Puspen TNI, Kolonel Laut (KH) Dr. Edys Riyanto, M.Si. (Mad)

Bakti TNI

Cukur Rambut, Anak-Anak Datangi Pos Satgas Pamtas Yonif 642/Kapuas

Sambas, PilarbangsaNews

Pos Temajuk Satgas Pamtas Yonif 642/Kapuas diserbu anak-anak Dusun Maludin, Desa Temajuk, Kec. Paloh, Kab. Sambas, Kalbar. Tujuan kedatangan anak-anak tersebut adalah untuk meminta personel Satgas memangkas rambut mereka.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas, Letkol Inf Alim Mustofa, dalam rilis tertulisnya di Pos Kotis Entikong, Kabupaten Sanggau, Minggu (17/1/2021).

Berdasarkan laporan dari Komandan Pos (Danpos) Temajuk, Letda Inf Ryan Hidayat, Dansatgas mengatakan bahwa awal kejadian bermula ketika salah satu anggota pos, Praka Fekki sedang memangkas rambut salah satu anggota lainnya di pos.

“Ketika itu, ada sekelompok anak yang sedang bermain di dekat pos, kemudian melihat anggota pos yang sedang dipangkas rambutnya, anak-anak kemudian menghampiri dan meminta anggota pos untuk memangkas rambutnya seperti model rambut tentara,” ujar Dansatgas.

Dansatgas mengungkapkan bahwa anggota pos dengan senang hati menuruti permintaan untuk memangkas rambut anak-anak tersebut. “Dengan kedekatan antara anak-anak dengan prajurit dapat membentuk mental dan karakter mereka sejak dini, yang kelak tumbuh menjadi Warga Negara Indonesia dengan jiwa nasionalisme yang tinggi dan cinta tanah air,” tandas Letkol Inf Alim Mustofa.

Di tempat terpisah, Danpos Temajuk Letda Inf Ryan Hidayat mengatakan, senang dengan kehadiran anak-anak di Pos Pamtas yang dipimpinnya tersebut. “Walaupun hanya sekedar memotong rambut, kami sungguh senang dapat mewujudkan keinginan anak-anak di kampung ini,” jelasnya.

Danpos menambahkan bahwa, merupakan kebanggaan tersendiri bagi anggota pos, ketika warga sekitar khususnya anak-anak tahu bahwa kehadiran TNI juga untuk membantu setiap kesulitan mereka.

“Tentu dengan senang hati dan tangan terbuka, kami hadir untuk membantu kesulitan warga. Janganlah segan-segan untuk datang ke pos ketika membutuhkan bantuan, kami siap untuk membantu warga disini,” tandasnya.

Sementara itu, Rudi (9 th) salah satu anak dengan polosnya ketika sedang dipangkas rambutnya berkata bahwa, ia senang dengan adanya TNI di kampungnya dan ia mau dicukur rambutnya seperti rambut tentara. “Saya mau punya rambut seperti om tentara,” pungkasnya sambil tersenyum.

Demikian disampaikan oleh Pen Satgas Yonif 642. (Din)

Bakti TNI

Peduli Kesehatan, Layanan Pengobatan Keliling Satgas Pamrahwan Yonif 756/WMS

Timika, PilarbangsaNews

Untuk menjaga dan memelihara kondisi kesehatan masyarakat serta menjamin kualitas kesehatan masyarakat, Satgas Pamrahwan Yonif 756/WMS Pos Jila yang berada di bawah Komando Pelaksana Operasi Korem 174/ATW menggelar kegiatan Bakti Sosial berupa Pengobatan keliling di Kampung Jila Distrik Agimuga Kabupaten Mimika.

Dansatgas Pamrahwan Yonif 756/WMS Mayor Inf Marolop Edison Bala Hutapea Sabtu (16/01/2021) mengatakan bahwa kegiatan yang dilakukan oleh Pos Jila tersebut, sudah merupakan perintahnya yang disampaikan dari awal kepada seluruh personel pos Satgas Pamrahwan Yonif 756/WMS, baik pada saat masih di home base maupun sebelum mereka masuk dan menempati pos mereka masing-masing.

“Dimanapun kami bertugas, kami selalu menganggap masyarakat yang ada di sekitar pos seperti saudara kami sendiri, oleh karena itu sudah merupakan suatu kewajiban bagi kami, untuk selalu melayani masyarakat dengan hati yang tulus, dan selalu siap membantu setiap kesulitan yang dirasakan masyarakat disekitar pos, yang membutuhkan bantuan dari kami baik itu dari sisi masalah kesehatan maupun masalah yang lainya,” kata Dansatgas.

Lebih lanjut dikatakan Dansatgas bahwa kegiatan pengobatan keliling tersebut sudah merupakan suatu kegiatan rutin yang akan terus dilakukan pada masyarakat di sekitar Pos, dengan tujuan untuk memelihara dan menjamin kesehatan masyarakat, karena masalah kesehatan harus benar-benar diperhatikan dan tidak boleh dianggap sepele.

Menurutnya, kegiatan pengobatan keliling merupakan suatu program yang rutin dilaksanakan dan program tersebut akan dilakukan secara terus menerus mulai dari awal penugasan sampai nanti saat selesai penugasan karena kesehatan merupakan hal yang sangat penting dan tidak boleh dianggap sepele. “Kesehatan harus di jaga dengan baik, agar jika kita sehat maka semua aktifitas dapat dilakukan secara maksimal,” tegas Mayor Marolop.

Sementara itu, Bintara Kesehatan Pos Jila Serda Roger mengatakan, untuk pelayanan kesehatan keliling di Kampung Jila, personel yang dilibatkan berjumlah 5 orang, selain melakukan pengobatan keliling pada masyarakat yang sakit, namun juga kegiatan tersebut dimanfaatkan untuk memberi himbauan pada masyarakat agar mengutamakan pola hidup sehat sehingga dapat terhindar dari segala macam penyakit.

“Dalam pelayanan pengobatan keliling ini, disamping memberi pengobatan pada masyarakat yang sakit, kami juga manfaatkan kesempatan yang baik ini untuk menghimbau pada masyarakat agar tetap menjaga kesehatan diri masing masing agar dapat terhindar dari segala macam penyakit terutama virus Covid-19. Patuhi dan taati prosedur tentang protokol kesehatan sehingga bahaya dari penularan dan penyebaran Covid-19 dapat kita hindari,” kata Serda Roger.

Demikian disampaikan oleh Pendam XVII/Cenderawasih. (Mad)

Bakti TNI

15 Gereja di Papua Terima Bantuan Alkes Satgas Yonif MR 413 Kostrad

Jayapura, PilarbangsaNews

Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 413 Kostrad membagikan bantuan berupa alat kesehatan dalam mencegah penyebaran Covid-19 kepada 15 Gereja yang tersebar di Kota Jayapura dan Kabupaten Keerom berupa masker, hand sanitizer, herbavid-19, vitamin C, tanki spray elektrik dan tablet disinfektan.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 413 Kostrad Mayor Inf Anggun Wuriyanto, S.H., M.Han. dalam konfirmasinya di Distrik Muara Tami Kota Jayapura, Papua, Minggu (17/01/2021).

Dansatgas mengatakan bahwa ribuan alat kesehatan tersebut untuk pencegahan Covid-19 dengan sasaran Gereja, dimana pada hari ini masyarakat menunaikan ibadah rutin hari Minggu. “Kami ingin membantu dan menjamin masyarakat khususnya di wilayah Perbatasan RI-PNG tetap dapat beribadah dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat dan menggunakan alat kesehatan yang kami berikan,” ujarnya.

“Dengan demikian harapan kami, wabah Covid-19 ini tidak merebak hingga ke wilayah Perbatasan RI-PNG,” kata Dansatgas.

Mayor Anggun juga membeberkan rincian alat kesehatan yang diberikannya kepada masyarakat Perbatasan RI-PNG. “Berdasarkan laporan para Komandan Pos jajaran, dari 15 Gereja yang dapat kami berikan bantuan alat kesehatan, diantaranya 2.500 Masker, 1500 hand sanitizer 500 ml, 2.000 hand sanitizer 100 ml, 200 strip vitamin C, 150 kotak herbavid-19, 50 tanki spray elektrik dan 100 tablet disinfektan,” ucapnya.

Sebelum dilakukannya pembagian alat-alat kesehatan tersebut, para Komandan Pos menerangkan tentang penggunaan dari masing-masing alat sehingga masyarakat memahami tujuan diberikannya alat itu.

“Para Danpos beserta anggotanya memberikan penjelasan tentang penggunaan alat kesehatan tersebut. Seperti bagaimana cara memakai masker yang baik, penggunaan hand sanitizer yang tidak berlebihan, konsumsi vitamin C sehari sekali, mengkonsumsi Herbavid-19 bagi yang memiliki gejala batuk dan cara penggunaan Tanki spray elektronik beserta tablet disinfektannya,” jelas Mayor Anggun.

Ditambahkan oleh orang nomor satu di Satgas Yonif MR 413 Kostrad bahwa kegiatan pembagian alat kesehatan dalam mencegah penyebaran Covid-19 ini akan berlanjut dengan waktu dan sasaran yang berbeda. “Dalam waktu dekat ini juga kami akan membagikan alat-alat tersebut diantaranya di tempat ibadah Masjid pada saat pelaksanaan Ibadah solat Jum’at dan di Perkantoran seperti PLBN Skouw, Distrik, Polsek, Koramil, Puskesmas, Kantor Kampung, serta diberbagai tempat umum lainnya,” pungkasnya.

Demikian disampaikan oleh Pen Satgas Yonif Mekanis Raider 413/Bremoro. (Mad)

Bakti TNI

TNI Dirikan Tenda dan Layanan Kesehatan untuk Korban Gempa Mamuju

Mamuju, PilarbangsaNews

Pasca gempa bumi yang mengguncang di Kabupaten Majene dan Mamuju, Sulawesi Barat, dengan kekuatan Magnitudo (M) 6,2 yang terjadi beberapa waktu lalu, pasukan TNI mendirikan kluster-kluster pengungsian yang berlokasi di Kelurahan Binangan, Kecamatan Mamuju, Sulawesi Barat, Minggu (17/1/2021).

Sebanyak 381 personel TNI yang terdiri dari 100 personel Yonif 721/Mks, Brigif-11/BS Dam XIV/Hasanudin, 72 personel Paskhas Wing 2 Makassar dan 200 personel dari Kodim 1418/Mamuju mendirikan kluster-kluster pengungsian untuk menampung masyarakat yang menjadi korban gempa.

Sebanyak 5 kluster pengungsian untuk para korban gempa berupa tenda pengungsian, dapur lapangan dan tenda pelayanan kesehatan. Tenda-tenda tersebut akan didirikan di Stadion Manakarra Mamuju, Kantor Bupati Mamuju, Batas Kota Mamuju, Jalur 2 dan Tapalang.

Diharapkan dengan didirikan tenda-tenda tersebut dapat mengatasi kesulitan warga yang terdampak bencana baik untuk tempat tinggal sementara, pelayanan dukungan logistik sehari-hari dan pelayanan kesehatan sehingga dampak lain akibat bencana tidak bertambah.

Demikian disampaikan oleh Kabidpenum Puspen TNI, Kolonel Laut (KH) Dr. Edys Riyanto, M.Si. (Din)

Bakti TNI

Dukung Ekonomi Warga Perbatasan RI-PNG, Satgas Yonif MR 413 Kostrad Bantu Giling Jagung

Jayapura, PilarbangsaNews

Dalam upaya membantu meningkatkan perekonomian, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 413 Kostrad Pos Yetti membantu menggiling jagung milik warga yang berada di wilayah perbatasan RI-PNG khususnya di Kampung Yetti Distrik Arso Timur Kabupaten Keerom.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 413 Kostrad Mayor Inf Anggun Wuriyanto, S.H., M.Han. dalam konfirmasinya di Distrik Muara Tami Kota Jayapura, Papua, Sabtu (16/01/2021).

“Salah satu warga Kampung Yetti Distrik Arso Timur Kabupaten Keerom bernama Bapak Endang (48) meminta kepada anggota Pos Yetti untuk membantunya dalam proses penggilingan jagung yang sebelumnya telah dikeringkan selama dua hari lamanya,” ungkap Mayor Anggun setelah mendapatkan laporan dari Komandan Pos Yetti Lettu Inf Bagus Dwi Hartanto.

Sementara itu, Lettu Bagus menjelaskan bahwa nantinya hasil dari penggilingan jagung ini diperuntukkan sebagai pakan ternak. “Jadi Jagung yang telah di giling ini tidak dikonsumsi oleh pemilik maupun masyarakat lainnya, melainkan digunakan untuk pakan ternak seperti ayam potong dan burung dara,” katanya.

“Khusus di wilayah Kabupaten Keerom ini masih jarang orang menjual jagung giling seperti ini, sehingga peluang ekonominya sangat baik karena pesaingnya masih sedikit,” jelasnya.

Endang yang sudah menggeluti mata pencahariannya selama kurang lebih 5 tahun ini merasa senang atas kehadiran Satgas dalam membantu proses penggilingan jagung miliknya. “Saya sangat berterima kasih kepada Satgas Yonif MR 413 Kostrad atas kesediaannya membantu kami, semoga kebaikan kalian dibalas oleh Tuhan Yang Maha Esa,” ucapnya senang.

Demikian disampaikan oleh Pen Satgas Yonif Mekanis Raider 413/Bremoro. (Mad)

Bakti TNI

Satgas Pamtas Yonif 125/SMB Kerja Bakti di Kampung Toray Membuat Gorong-Gorong

Merauke, PilarbangsaNews

Sebagai wujud kepedulian dan kedekatan dengan warga perbatasan RI-PNG, Satgas Pamtas Yonif 125/SMB di bawah Komando Pelaksana Operasi (Kolakops) Korem 174/ATW turut membantu pembuatan gorong-gorong di Kampung Toray Distrik Sota, Kabupaten Merauke.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif 125/SMB, Letkol Inf Anjuanda Pardosi dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Merauke, Papua, Sabtu (16/1/2021).

Diungkapkan Dansatgas, sasaran kerja bakti kali ini adalah pembuatan saluran air atau gorong-gorong di RT 02 Kampung Toray. “Dalam pengerjaannya, empat orang personel Satgas dari Pos Toray dipimpin Serda Frans Tarigan terjun langsung membantu warga,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan, personel Satgas bahu-membahu bergotong-royong dalam pembuatan gorong-gorong tersebut dengan penuh kekeluargaan dan kekompakan. “Dengan dibangunnya gorong-gorong tersebut, diharapkan dapat mencegah terjadinya banjir maupun genangan air saat musim hujan,” imbuhnya.

Dijelaskan pula, selain melaksanakan tugas pokok mengamankan wilayah perbatasan, Satgas juga memiliki tanggung jawab moral untuk membantu mengatasai kesulitan yang dialami masyarakat.

“Melalui kegiatan gotong royong seperti ini juga akan mempererat tali persaudaraan, sehingga kekompakan antara Satgas dengan warga yang selama ini sudah terjalin dapat terpelihara,” tandasnya.

Di tempat terpisah, Yosua Kapaiter (54 th), salah satu warga Kampung Toray menuturkan sangat senang atas keikutsertaan anggota Satgas dalam membantu pembuatan gorong-gorong di kampungnya. “Terima kasih buat bapak-bapak TNI yang selalu peduli terhadap masyarakat Kampung Toray. Semoga Tuhan senantiasa menyertai dan memberkati bapak sekalian,” ucapnya.

Demikian disampaikan oleh Papen Satgas Yonif 125/SMB, Lettu Chk Juspindeli Girsang. (Din)

Bakti TNI

Kesan Aryanto Seperti Digigit Semut Usai Dikhitan Satgas Yonif MR 413 Kostrad

Jayapura, PilarbangsaNews

Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 413 Kostrad Pos Skofro Lama menggelar Khitanan keliling gratis kepada anak Perbatasan RI-PNG yang dilaksanakan di Kampung Kriku Distrik Arso Timur Kabupaten Keerom. Demikian disampaikan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 413 Kostrad Mayor Inf Anggun Wuriyanto, S.H., M.Han. dalam rilis tertulisnya di Distrik Muara Tami Kota Jayapura, Papua, Jumat (15/01/2021).

Dansatgas menyampaikan bahwa kegiatan yang dilakukan Pos Skofro Lama tersebut merupakan satu rangkaian dalam kegiatan pengobatan keliling yang digelar di Kampung Kriku. Ketika Pos Skofro Lama menggelar Pengobatan Keliling di Kampung Kriku, ada salah satu warga bernama Bapak Suyadi (58) yang meminta agar putranya yang sudah mulai beranjak dewasa di Khitan. “Kebetulan pada saat itu Dokter Satgas Lettu Ckm Andrew Agung juga ikut dalam pelaksanaan pengobatan keliling dan akhirnya kita lakukan khitanan tersebut,” ucapnya.

Untuk diketahui bahwa Satgas Yonif MR 413 Kostrad selama di daerah operasi Perbatasan RI-PNG Sektor Utara yang telah menginjak masa penugasan selama enam Bulan ini, telah berhasil mengkhitan sebanyak 57 orang dari berbagai umur mulai anak hingga dewasa dan berbagai kalangan dari mulai warga asli Papua hingga warga pendatang atau transmigran.

Alat Khitan yang digunakan merupakan inovasi Dokter Satgas yang dimodifikasi dari bahan dasar solder dan stabilizer yang kemudian diberi nama Morocutter. Alat ini terbukti ampuh dalam menghentikan Pendarahan secara cepat, sehingga setelah memutuskan daging pada ujung kemaluan, membuatnya kering dan tidak lagi mengeluarkan darah.

Salah satu anak yang bernama Aryanto menyampaikan, tidak merasakan sakit pada saat di sunat (Khitan) hanya seperti digigit semut saja. “Burung (kemaluan) saya juga sudah kering dan kata Pak Dokter tidak perlu pakai sarung terlalu lama. Berbeda sekali dengan apa yang diceritakan teman-teman saya yang sudah disunat, mereka bilang sakit dan sembuhnya lama,” kesan Aryanto usai di Khitan oleh Dokter Satgas.

Demikian disampaikan oleh Pen Satgas Yonif Mekanis Raider 413/Bremoro Kostrad. (Mad)

Bakti TNI

Personel Satgas Pamtas Yonif 642 Bersama Warga Bersihkan Sampah dan Lumpur Pasca Banjir

Bengkayang, PilarbangsaNews

Personel Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas bersama warga masyarakat, gotong royong membersihkan sampah dan lumpur yang terbawa banjir di lingkungan SDN 1 Jagoi Babang, Desa Jagoi Babang, Kec. Jagoi Babang, Kab. Bengkayang, Kalbar, Jumat (15/1/2021).

Dansatgas Pamtas Yonif 642/Kapuas Letkol Inf Alim Mustofa dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Sanggau, mengatakan bahwa personel Satgas Pos Kout Jagoi Babang dipimpin Serda Yohan Madu beserta lima orang anggota lainnya melakukan gotong royong bersama warga dan Guru SD 1 Jagoi Babang.

“Mereka saling bahu-membahu, membersihkan sampah dan lumpur setebal 1 sampai 10 cm pasca banjir akibat meluapnya sungai yang berada di Desa Jagoi,” ucapnya.

“Pembersihan lumpur dan sampah pasca banjir selain dilaksanakan di lingkungan sekolah, juga dilaksanakan di pemukiman warga,” tambahnya.

Dansatgas menegaskan bahwa personel Satgas Yonif 642/Kapuas selalu siap dikerahkan untuk membantu warga saat dan pasca bencana yang terjadi di wilayah perbatasan RI-Malaysia, khususnya bencana banjir yang sedang terjadi saat ini.

Sementara itu, Bapak Bernadus selaku Kepala Sekolah SDN 1 Jagoi menyampaikan terima kasih dan sangat senang atas keberadaan personel TNI yang sangat peduli dengan warga dan lingkungan. “TNI dari Satgas sangat banyak membantu kami serta selalu peduli setiap ada persoalan di masyarakat dan lingkungan kami, terutama peduli keselamatan banyak orang,” ungkapnya.

Demikian disampaikan oleh Pen Satgas Yonif 642. (Din)