Menampilkan: 1 - 10 dari 26 HASIL
Bali

Kapolres Jembrana Pimpin Langsung Pengamanan Debat Calon Bupati Dan Wakil Bupati Jembrana Tahun 2020

Jembrana Bali, PilarbangsaNews, — Kepolisian Resor Jembrana melaksanakan pengamanan debat putaran ke dua, Calon Bupati Dan Wakil Bupati Kabupaten Jembrana Tahun 2020, di Pecatu Hall BNDCC, Nusa Dua. Sabtu ( 21/11/2020 )

Pengaman tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Jembrana AKBP I Ketut Gede Adi Wibawa, S.I.K, yang didampingi oleh Kabag Ops Polres Jembrana Drs. Kompol I Wayan Sinaryasa, dalam pengamanan tersebut Polres Jembrana menerjunkan Personil sebanyak 55 personil.

Kapolres Jembrana mengatakan, Pengamanan tersebut dilaksanakan guna menciptakan situasi aman dan kondusif, sehingga kegiatan debat publik putaran ke dua Calon Bupati dan Wakil Bupati Jembrana tahun 2020 dapat berjalan dengan aman, tertib dan lancar.

“ Selain menciptakan situasi aman, tertib dan lancar, pengamanan ini juga bertujuan untuk memastikan agar pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Jembrana, tim pemenangan pasangan calon serta undangan yang hadir agar mematuhi protokol kesehatan covid – 19,” ucap AKBP I Gede Adi Wibawa, S.I.K

Lebih lanjut perwira menengah berpangkat dua melati dipundak tersebut mengatakan, sebelum dilaksanakannya debat Calon Bupati dan Wakil Bupati Jembrana terlebih dahulu dilaksanakan sterilisasi baik di ruangan lokasi debat termasuk diluar gedung yang dilaksanakan oleh personil Brimob Polda Bali.

Kapolres Jembrana AKBP I Ketut Gede Adi Wibawa, S.I.K, mengharapkan kepada masing – masing pasangan Calon Bupati Dan Wakil Bupati Jembrana termasuk Tim pemenangan masing – masing pasangan calon serta seluruh masyarakat agar selalu mematuhi dan menerapkan protokol kesehatan covid – 19 dalam setiap tahapan Pilkada tahun 2020, guna mencegah dam memutus penyebaran covid – 19.(zed)

( Putra Jembrana Zed )

Bali

Kapolres Jembrana Pimpin Upacara Sertijab Beberapa Pejabat

Bali, Pilarbangsanews.com, —

Kepala Kepolisian Resor Jembrana AKBP I Ketut Gede Adi Wibawa, S.I.K, memimpin upcara serah terima jabatan Kapolsek Melaya, Kasat Shabara dan Kasat Intelkam Polres Jembrana, yang bertempat di Lapangan Apel Polres Jembrana. Rabu (3/4/2020).

Upacara tersebut dihadiri oleh para Kabag, Kasat, Kapolsek Jajaran Polres Jembrana, Perwira Staf dan Anggota Polres Jembrana, kegiatan upacara serah terima dilaksanakan secara sederhana serta tetap menerapkan protokol kesehatan mengingat saat ini semua tengah dalam kewaspadaan terhadap penularan covid – 19.

Dalam upacara tersebut, Jabatan Kapolsek melaya yang sebelumnya dijabat oleh Kompol I Ketut Wijaya Kusuma, SH,MM, diserahkan kepada pejabat baru Kompol I Nengah Patrem, SH.MM, Jabatan Kasat Shabara Polres Jembrana yang sebelumnya dijabat oleh AKP I Made Suwandra, SH, diserah terimakan kepada IPTU Wayan Sukrawan, sedangkan Jabatan Kasat Intelkam Polres Jembrana yang sebelumya kosong kini dijabat oleh AKP Niluh Komang Sri Subakti, Sh, MH.

Dalam amanatnya Kapolres Jembrana AKBP I Ketut Gede Adi Wibawa, S.I.K menyampaikan bahwa dalam kegiatan upacara serah terima jabatan ini sengaja dilakukan dengan tetap menjaga jarak ( Physical Distancing ), selain itu kepada seluruh peserta upacara wajib menggunakan masker mengingat situasi saat ini masih dalam pandemi covid – 19.

Lebih lanjut perwira menengah berpangkat dua melati dipundak tersebut mengatakan, Serah terima jabatan dalam suatu organisasi merupakan hal yang biasa dilaksanakan karena ini merupakan salah satu proses organisasi dalam upaya memberikan kesempatan pada anggota untuk mengembangkan karir sekaligus untuk memberikan penyegaran bagi pelaksana tugas pimpinan Maupun operasional.

“Kepada pejabat yang lama diucapkan terima kasih yang setinggi – tingginya atas dedikasi dan loyalitas yang diberikan selama ini, sedangkan pejabat yang baru saya ucapkan selamat datang, dan selamat bertugas di Polres Jembrana, segera menyesuaikan dengan lingkungan tempat tugas yang baru, saya yakin dengan bekal dan pengalaman tugas yang telah dimiliki akan mampu melaksanakan tugas dan jabatan ini dengan baik sehingga dapat mendukung percepatan penanganan covid – 19 di Kabupaten Jembrana,” tutup Kapolres Jembrana AKBP I Ketut Gede Adi Wibawa, S.I.K.(zed)

Bali

Pemkab Gianyar Berikan Insentif Untuk Petugas Kesehatan

Bali, Pilarbangsanews.com, — Pemkab Gianyar, Bali, menyadari betul bahwa tugas tanaga kesehatan dalam menghadapi penanggulangan Virus corona bersabung nyawa. Ini dapat dibuktikan dengan banyak perawat dan dokter yang terpapar penularan virus dari pasien yang dilayani.

Menyadari hal itu, Pemkab Gianyar memberikan perhatian ekstra bagi garda terdepan penanggulangan virus corona itu.

Bupati Gianyar Made Mahayastra menggelontarkan dana untuk insentif bagi petugas medis dan paramedis. Dia menjelaskan bahwa insentif sesuai dengan peraturan Menteri Keuangan bagi tenaga medis dan paramedis.

Rinciannya, setiap dokter spesialis mendapat insentif Rp 15 juta per bulan, dokter Rp 7,5 juta, perawat Rp 5 juta, sedang paramedis seperti sopir ambulans dan petugas kebersihan Rp 2,5 juta.

“Insentif ini akan mulai diterima per April ini,” ujarnya kepada wartawan, Minggu (29/3).

Tidak hanya insentif yang diberikan, Pemkab Gianyar juga menyediakan kamar hotel bagi tenaga medis dan paramedis sebagai tempat mereka beristirahat.

Mahayastra mengurai bahwa dirinya sudah meneken sejumlah kesepakatan dengan pihak hotel di Gianyar untuk menyiapkan kamar bagi tenaga medis.

“Semua biaya Pemkab (Pemerintah Kabupaten) yang tanggung, kamarnya sudah bisa dipakai dan siap 30 kamar,” jelasnya.

Sementara untuk mencegah virus corona baru atau Covid-19, Pemkab Gianyar telah melakukan penyemprotan disinfektan hingga ke desa-desa. Ada juga penyediaan bilik steril di sejumlah pasar.

“Untuk stok masker, APD (alat pelimdung diri) dan disinfektan, cukup untuk 1 bulan ke depan. Untuk alat rapid test secepatnya akan didistribusikan oleh pemerintah pusat,” tutupnya.

Disadur dari rmol.

Baca juga:

Akses Masuk Kota Padang Arah Utara Hari Ini Ditutup

Bali

Pemda Bali dan Kementan Tangani Kasus Kematian Babi di Bali

Denpasar, Pilarbangsanews.com,– Kasus kematian babi dalam 1 (satu) bulan terakhir telah ditemukan pada beberapa lokasi peternakan di wilayah Kabupaten/Kota Denpasar, Badung, Tabanan, dan Gianyar. Sampai saat ini tercatat jumlah kematian babi total sebanyak 888 ekor.

Ida Bagus Wisnuardhana, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, menyebutkan bahwa peningkatan kasus kematian ini kemungkinan akibat
masuknya agen penyakit baru dan didukung faktor lingkungan kandang yang kurang bersih/sehat.

“Penularan dapat terjadi melalui kontak antara babi sakit dengan babi sehat atau sumber lainnya seperti pakan, peralatan kandang, dan sarana lainnya,” jelasnya pada acara Kampanye Daging Babi Aman Dikonsumsi, di Denpasar, 7/2/2020.

Wisnuardhana menduga kasus kematian babi di beberapa kabupaten/kota ini disebabkan oleh virus, dan hal ini telah menimbulkan kerugian ekonomi akibat bertambahnya kematian dan membuat peternak menjual babi secara tergesa-gesa dengan harga murah.

Berdasarkan hasil penelusuran ke lokasi kasus, babi yang mati menunjukkan tanda klinis seperti demam tinggi, kulit kemerahan terutama pada daun telinga, inkordinasi, dan pneumonia. Menurutnya ini merupakan kasus suspek ASF. Indikasi ini juga didukung hasil pengujian laboratorium BBVet Denpasar, namun untuk konfirmasi masih memerlukan pengujian dan diagnosa di laboratorium rujukan yg saat ini sedang dalam proses.

“Walaupun belum ada diagnosa definitif, namun langkah-langkah penanganan penyakit tetap dilakukan sesuai dengan standar. Semua ini dilakukan dengan dukungan dan koordinasi yang intensif bersama Kementan,” tegasnya.

Adapun langkah–langkah strategis Pemda Bali dan Kementan untuk mencegah penyebaran penyakit adalah melalui pembentukan jejaring informasi dan respon cepat penanganan kasus, investigasi terhadap sumber penularan, pengambilan sampel babi untuk pemeriksaan laboratorium.

“Melalui komunikasi, informasi dan edukasi yang melibatkan desa adat, asosiasi peternak babi dan masyarakat peternak, kita ajak mereka untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penularan penyakit pada babi dengan menerapkan biosekuriti pada kandang,” tambah Wisnuardhana. Ia juga menyampaikan bahwa telah dilakukan pengawasan terhadap tempat–tempat pemotongan babi, untuk memastikan kesesuaian tata cara pemotongan ternak dengan standar oprasional prosedur.

Sementara itu, Direktur Kesehatan Hewan, Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH), Fadjar Sumping Tjatur Rasa menyambut gembira bahwa saat ini kasus kematian babi di daerah tertular sudah tidak ada lagi. Penurunan kasus kematian babi tersebut merupakan indikator keberhasilan strategi yang dilakukan. Hal tersebut dapat dicapai dengan dukungan peternak yang memberikan kontribusi besar dalam penerapan biosekuriti pada kandang ternaknya.

“Selain peternak, saya juga harapkan komitmen dan peran serta pedagang dalam menjaga biosekuriti pada saat pengambilan dan pengiriman ternak babi dari satu kandang ke kandang lainnya, sampai ke pasar dan/atau RPH Babi,” tambahnya.

Dalam rangka mendukung pengendalian penyakit babi ini, Ditjen PKH telah memberikan bantuan berupa desinfektan sebanyak 20 kg dan 90 liter, alat pelindung diri (APD/PPE) sebanyak 50 unit, dan sprayer sebanyak 15 unit.

Lebih lanjut Fadjar menjelaskan bahwa dalam rangka memulihkan kepercayaan peternak dalam melakukan usahanya, serta memberikan kenyamanan dan ketentraman bathin masyarakat dalam mengkonsumsi daging babi, Pemerintah menjamin keamanan pangan konsumsi daging babi yang sehat, dan mendukung kegiatan kampanye serupa di wilayah lainnya.

Narahubung:
Drh. Fadjar Sumping Tjatur Rasa, Ph.D., Direktur Kesehatan Hewan, Ditjen PKH, Kementan.

Bali

Polres Jembrana Tanam 1301 Pohon

Jembrana Bali, Pilarbangsanews.com, — Sukseskan Program Polri peduli penghijauan, Polres Jembrana melaksanakan penanaman pohon dilingkungan Mako Polres, Mako Polsek Jajaran serta lingkungan Asrama Polri yang berada di Polres dan Polsek Jajaran Polres Jembrana. Jumat ( 10/1/2020 ).

Sebelum dilaksanakan penanaman pohon kegiatan diawali dengan apel persiapan yang dilaksanakan di Lapangan Apel Mapolres Jembrana yang di pimpin oleh Waka Polres Jembrana Kompol Supriadi Rahman, S.I.K, yang diikuti oleh para pejabat utama Polres Jembrana, Personil Polres Jembrana, Bhayangkari Cabang Jembrana, Personil Kodim 1617 / Jembrana, Siswa – siswi yang tergabung dalam Patroli Keamanan Sekolah ( PKS ) Polres Jembrana dan Polisi cilik ( Pocil ) Polres Jembrana.

“Kegiatan penanaman pohon yang kita laksanakan pada hari ini merupakan instruksi langsung dari Bapak Kapolri dengan tujuan sebagai upaya Polri dalam mencegah dan ikut berpartisipasi untuk mencegah bencana alam, Semoga dengan kegiatan penanaman pohon dapat menjaga lingkungan agar tetap sejuk, terhindar dari dampak kerusakan serta dapat mencegah terjadinya bencana alam seperti banjir dan tanah longsor, “ ucap Waka Polres Jembrana Kompol Supriadi Rahman, S.I.K

Dalam kegiatan Polri Peduli penghijauan Polres Jembrana melaksanakan penanaman sebanyak 1301 pohon, adapun jenis pohon yang ditanam antara lain pohon Matoa sebanyak 100 pohon, Nangka 100 pohon, Sirsak 150 pohon, Jambu merah 100 pohon, Sawo kecik 150 pohon, Gaharu 100 pohon, Majagau 100 pohon, Cempaka 100 pohon, Cendana 50 pohon, Lengkeng 68 pohon, Durian 17 pohon, Mangga 83 pohon, Manggis 89 pohon, Alpokat 41 pohon, jambu biji 11 pohon, jambu bol 10 pohon dan Sawo 32 pohon.

Usai pelaksanaan penanaman pohon, Waka Polres Jembrana Kompol Supriadi Rahman, S.I.K, mengucapkan “Terima kasih kepada seluruh personil Polres Jembrana, personil Kodim 1617 / Jembrana, Ibu – Ibu Bhayangkari Cabang Jembrana, Siswa – siswi yang tergabung dalam Patroli Keamanan Sekolah ( PKS ) Polres Jembrana serta Polisi Cilik ( Pocil ) Polres Jembrana yang sudah ikut serta dalam kegiatan penanaman pohon sehingga kegiatan Polri peduli lingkungan yang dilaksanakan Polres Jembrana berjalan dengan aman dan lancar,”

Bali

Polda Bali Menggelar Bakti Sosial Kesehatan Di Bumi Makepung Jembrana

Jembrana Bali, Pilarbangsanews.com, — Wujud Kehdiran Polri di tengah – tengah masyarakat, Polda Bali menggelar bakti sosial kesehatan berupa pengobatan gratis bagi masyarakat Kabupaten Jembrana yang bertempat di Wantilan Banjar Anyar, Desa Air Kuning, Kecamatan Jembrana, Kabupaten Jembrana. Selasa ( 15/10/2019 ).

Kegiatan bakti sosial kesehatan yang mengusung tema “ Melalui Dokkes Polri Yang Promoter Kita Laksanakan Bakti Sosial Serentak Di Seluruh Wilayah Guna Memelihara Keamanan Dan Ketertiban masyarakat “ tersebut, dihadiri oleh Kapolda Bali yang diwakili oleh Kabid Dokkes Polda Bali Kombes Pol. dr. A Nyoman Eddy P.W, DFM, Sp.F, Karumkit RS. Tri Jata dr. Ni Made Murtini, Mars, Bupati Jembrana Putu Artha, SE, MM, Kapolres Jembrana AKBP I Ketut Gede Adi Wibawa, S.I.K, Dandim 1617/Jembrana, Kepala Dinas Kesehatan Kab. Jembrana, beserta seluruh komponen desa se – Kab. Jembrana.

Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Jembrana Putu Artha, SE, MM dalam sambutannya pada intinya mengatakan sebagai pimpinan daerah Jembrana merasa sangat berbahagia dan sangat terbantu dengan kehadiran tim kesehatan Polda Bali di daerah kami, sehingga warga kami yang berada di pesisir pantai dapat mendapatkan bantuan pemeriksaan kesehatan, saya mewakili masyarakat Kab. Jembrana mengucapkan banyak terima kasih kepada Polda Bali karena sudah perhatian terhadap warga kami yang ada di Jembrana, ucap Bupati Jembrana.

Sementara itu Kapolda Bali Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose yang diwakili oleh Kabid Dokkes Polda Bali Kombes Pol. dr. A Nyoman Eddy P.W, DFM, Sp.F, saat membuka kegiatan bakti sosial kesehatan tersebut dalam sambutannya pada intinya menyampaikan bahwa Polda Bali ingin ikut membantu program pemerintah khususnya dalam rangka meningkatkan kesehatan masyarakat, kegiatan semacam ini memang sudah dilakukan oleh rekan kita yang berada di Polres Jembrana maupun oleh Dinas Kesehatan, sekali waktu kita dari Polda Bali ikut turun bersama – sama memberikan bantuan kesehatan kepada masyarakat, kalau sudah sehat sudah tentu kita dapat melakukan aktifitas dengan baik, selain itu kegiatan bakti sosial ini merupakan bukti bahwa Polri selalu ada ditengah – tengah masyarakat, imbuhnya.

Masyarakat Kabupaten Jembrana sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut, hal tersebut nampak dari data pemeriksaan Bid Dokes Polda Bali yang awalnya menargetkan 500 orang namun warga masyarakat yang hadir sebanyak 874 orang.

Kegiatan bakti sosial kesehatan yang dilaksanakan Polda Bali meliputi pengobatan umum, pengobatan gigi, UKGS, Pengobatan mata, donor darah, pelayanan KB / KIA, pemeriksaan IVA dan pemeriksaan laboratorium, dalam kegiatan tersebut juga dilaksanakan pembagian kaca mata gratis.(zed)

( Putra Jembrana Zed )

Bali

Pererat Silahturahmi Kapolres Jembrana Sambangi Tokoh Ulama Yang Ada Di Kabupaten Jembrana

Jembrana Bali Pilarbangsanews.com, — Resmi menjabat sebagai Kapolres Jembrana sejak minggu lalu, AKBP I Ketut Gede Adi Wibawa, S.I.K, bersama jajaran melaksanakan sambang ke beberapa tokoh ulama yang berada di Kabupaten Jembrana. Minggu ( 6/10/2019 )

Kunjungan tersebut dilaksanakan dalam rangka mempererat silahturahmi serta mengajak para tokoh ulama yang berada di Kabupaten Jembrana untuk bekerja sama dalam menjaga dan menciptakan situasi Kamtibmas tetap kondusif guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, dalam kesempatan tersebut AKBP I Ketut Gede Adi Wibawa, S.I.K juga memperkenalkan diri sebagai Kapolres Jembrana yang baru.

Beberapa tokoh ulama yang sambangi antara lain Ketua Nahdatul Ulama ( NU ) Kabupaten Jembrana H. Arsyad, S.Ag,M.M, Ketua Majelis Ulama Indonesia ( MUI ) Kabupaten Jembrana KH. Zaki Har dan Pengasuh Pondok Pesantren Al – Bafaqiah KH. Habib Salim Al – Bafaqiah.

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka mempererat silahturahmi sekaligus perkenalan saya kepada tokoh ulama yang ada di kabupaten Jembrana, ucap Kapolres Jembrana AKBP I Ketut Gede Adi Wibawa, S.I.K, saat dikonfirmasi disela – sela kegiatan tersebut.

Semoga kegiatan silahturahmi ini bisa mempererat hubungan yang sudah berjalan baik antara Polres Jembrana dengan para tokoh ulama yang ada di Kabupaten Jembrana , kegiatan semacam ini akan terus dilakukan tidak hanya kepada para tokoh agama saja tetapi juga seluruh elemen masyarakat, imbuhnya.

Ke tiga tokoh ulama Kabupaten Jembrana menyambut baik kedatangan Kapolres Jembrana beserta rombongan dan nenyatakan akan selalu membantu Polres Jembrana dan jajaran dalam menjaga situasi Kamtibmas tetap kondusif di kabupaten Jembrana. (zed).

( Putra Jembrana Zed )

Bali

PRG Choir Polda Bali raih Golden Diploma Level I

Rimini, Italy, pilarbangsanews.com – Choir Polda Bali asuhan Kapolda Bali Irjen Pol Dr. Petrus R Golose sukses meraih Predikat Golden Diploma Level 1 dalam Rimini International Choral Competition 2019 di Italy, Jumat (20/9). Dalam kompetisi yang diikuti negara-negara yang kebanyakan dari Eropa dan juri dari UK, Australia, Italy , Estonia, Singapore ini Choir Polda Bali meraih Golden Medal dengan point 86,60.

Choir Polda Bali merupakan paduan suara yang anggotanya terdiri dari anggota Polri aktif berpangkat brigadir hingga perwira pertama gabungan dari berbagai fungsi kepolisian Polda Bali dan sekaligus Choir Polri yang pertama di ajang kompetisi choir bertaraf dunia internasional.

Dalam pencapaian prestasi puncak kompetisi choir Internasional tersebut disaksikan langsung Ketua Umum Bhayangkari, Ibu Tri Tito Karnavian didampingi Ketua Pengurus Daerah Bhayangkari Bali Ny Barbara Golose.

Choir Polda Bali tampil pukul 16.15 waktu setempat di Teatro Degli Atti, Italia, sebelum penampilan penutup dari Ozomo Koloso dari Rusia. Dalam festival yang diikuti negara negara Eropa, PRG Choir Polda Bali mengikuti kategori D (folksong & gospel traditional).

Festival berlangsung Jumat (20/9) mulai pukul 15.00 waktu setempat diawali penampilan Chorus Ostrava dari Czech Republic, menyusul kemudian Usmev dari Slovekia, Karameles dari Latvia, Nova Alianca dari Angola dan Krasnoyarsk City Childern’s Choir dari Russia.

Kendati hanya tampil 15 menit dari pukul 16.15 sampai pukul 16.30 sesuai waktu yang ditentukan , namun Choir Polda Bali mendapat aplaus luar biasa dari penonton serta peserta dari negara lain. Rimini International Choral Competition 2019 ini merupakan yang ke-13 kali diadakan dengan peserta dan kualitas seni suara yang meningkat dari tahun ke tahun.

Andrea Angelini, direktur artistik kompetisi dalam situs resminya menyebutkan, tujuan kompetisi Choral Rimini tidak hanya semata bersaing antara satu kelompok dengan kelompok yang lain, tetapi juga untuk menyajikan karakteristik dan keragaman dari masing-masing paduan suara dan repertoar kepada penonton.

“Kompetisi berlangsung dalam suasana indah kota Romawi kuno yang, terkenal dengan keindahan pantainya dan kaya monumen dari masa lalu yang indah,”

Pasca kompetisi Choir Polda Bali pun berkesempatan tampil di depan masyarakat umum di Rimini Piazza Cavour dengan antusiasme masyarakat sangat luar biasa dengan penampilan Choir Polda Bali . Choir Polda Bali terpilih untuk mengisi acara bersama sama dengan 5 negara Eropa lainnya pada malam friendship concert tanggal 21 September pukul 21.00 waktu setempat. Pada kesempatan ini diserukan pula salam perdamaian keseluruh dunia .“from Bali we share love and harmony”.(Ezl)

Bali

Berikan Rasa Aman, Polres Jembrana Kunjungi Pelajar Papua Yang Ada Di Kabupaten Jembrana

Jembrana, Bali, Pilarbangsanews.com, —

Pasca terjadinya kerusuhan di Papua, dalam rangka memberikan rasa aman dan ciptakan situasi tetap kondusif di wilayah hukum Polres Jembrana, Polres Jembrana kunjungi pelajar Papua yang bersekolah di SMA Negeri 2 Mendoyo, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana. Selasa ( 20/8/2019 )

Dalam kunjungan tersebut Kanit Intelkam Polsek Mendoyo, Polres Jembrana Iptu. I Ketut Siardana yang didampingi Bhabinkamtibmas Desa Penyaringan memberikan himbauan kepada para pelajar asal Papua yang bersekolah di SMA Negeri 2 Mendoyo agar tidak mudah terprovokasi dengan berita – berita maupun isu – isu yang berkembang di media sosial pasca terjadinya kerusuhan yang terjadi di Papua.

Saya menghimbau kepada adik – adik asal Papua yang bersekolah di SMA Negeri 2 Mendoyo jangan mudah terprovokasi terhadap berita – berita maupun isu – isu yang berkembang di media sosial pasca terjadinya kerusuhan yang terjadi di Papua, mari kita tanggapi semua pemberitaan dengan bijak, ucap Iptu I Ketut Siardana.

Selain memberikan himbauan agar tidak terprovokasi dengan pemberitaan maupun isu – isu yang berkembang di media sosial, pada kesempatan tersebut Kanit Intelkam Polsek Mendoyo Polres Jembrana mengajak pelajar asal Papua untuk selalu cinta terhadap NKRI dan Pancasila sebagai Dasar Negara serta fokus untuk menuntut ilmu.

Disamping memberikan himbauan kepada para pelajar asal Papua, Kanit Intelkam Polsek Mendoyo Polres Jembrana Iptu I Ketut Siardana menghimbau kepada pihak SMA Negeri 2 Mendoyo untuk berperan aktif memberikan pembinaan kepada siswa dan siswi khususnya yang berasal dari Papua agar tidak mudah terprovokasi dan berbuat hal – hal yang dapat mengganggu situasi Kamtibmas di wilayah hukum Polres Jembrana.

Para pelajar asal Papua dan pihak sekolah menyambut baik himbauan yang disampaikan oleh Kanit Intelkam Polsek Mendoyo, pada kesempatan tersebut pelajar asal Papuan juga mengucapkan deklarasi menyatakan setia dengan Pancasila, UUD 1945 dan NKRI Harga Mati serta merasa nyaman menempuh pendidikan di SMA Negeri 2 Mendoyo, Kabupaten Jembrana, Provinsi Bali.

Dikonfirmasi ditempat terpisah, Kapolres Jembrana AKBP Budi P. Saragih, S.I.K, mengatakan kunjungan Polres Jembrana tersebut untuk memberikan jaminan keamanan kepada adik – adik pelajar asal Papua yang menempuh pendidikan di kabupaten Jembrana, Bali.

Pada kesempatan tersebut Kapolres Jembrana juga menghimbau kepada para pelajar untuk menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan, tidak mudah terpengaruh dan terprovokasi terhadap berita hoax atau bohong di media sosial.

Saya menghimbau kepada seluruh masyarakat dan para pelajar, khususnya para pelajar asal Papua yang ada di kabupaten Jembrana agar tidak terpancing dengan aksi kerusuhan yang terjadi di Papua, mari kita ciptakan situasi Kamtibmas tetap Kondusif untuk menuju Indonesia maju, ucap AKBP Budi P. Saragih, S.I.K. (zed)

( Putra Jembrana Zed )

Bali

Bimtek Pengembangan PDRA Kemendesa PDTT Hadirkan Menteri PDT 2004-2007 Saifullah Yusuf di Bali

Denpasar – Drs. H. Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul, berkenan hadir dan memberikan _general lecture_ di acara Sinergitas Pengembangan PDRA Kementerian Desa PDTT yang dilaksanakan di Quest Hotel, Denpasar, Bali, Selasa, 6 Agustus 2019. Gus Ipul yang merupakan Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal Indonesia di masa Presiden SBY itu hadir dalam balutan casual warna biru-biru.

Arek Jawa Timur kelahiran Pasuruan itu memberikan kuliah umum tentang kebencanaan dengan tema utama ‘Membangun Indonesia Tangguh: Memperkuat Partisipasi dan Kolaborasi antar Pemangku Kepentingan Menuju Pembangunan yang Berkelanjutan’. Melalui tema tersebut, mantan Wakil Gubernur Jawa Timur itu menguraikan tentang beberapa pengalaman praksis yang dilakukan oleh warga dalam proses antisipasi bencana, antara lain tindakan spontan masyarakat sekitar Gunung Kelud yang meninggalkan areal berbahaya beberapa saat sebelum gunung tersebut erupsi.

Kegiatan yang dibuka resmi oleh Direktur Penanganan Daerah Rawan Bencana, Drs. Hasman Ma’ani, M.Si, mewakili Dirjen PDTu, Ir. Rr. Aisyah Gamawati, MM itu, Gus Ipul mengingatkan para peserta Pengenbangan PDRA yang berasal dari BPBD, perangkat desa, pendamping desa, dan para staf yang bekerja di lingkungan Kemendesa PDTT bahwa ada tiga hal utama yang penting diperhatikan dalam mengantisipasi bencana. Ketiga point itu adalah: pertama, pengenalan lingkungan yang baik dari setiap warga, sehingga dapat mengenali potensi bencana dan strategi menghindarinya.

Kedua, lanjut Gus Ipul, adalah kepedulian setiap orang terhadap potensi bencana yang senantiasa akan terjadi di wilayahnya. Ketiga, pemanfaatan teknologi prakiraan bencana yang handal.

“Setidaknya ada tiga hal utama yang perlu dilakukan setiap warga masyarakat dalam meningkatkan ketangguhan kita dalam menghadapi bencana, yakni pengetahuan tentang lingkungan sekitar, kepedulian atas kondisi atau tanda-tanda alam, dan pemanfaatan teknologi,” ungkap Gus Ipul.

Usai memberikan general lecture-nya, Gus Ipul merespon berbagai pertanyaan wartawan terkait kegiatan pengembangan Participatoty Disaster Risk Assessment (PDRA) itu. “Saya kira kegiatan kebencanaan ini sangat bagus, saya berterima kasih kepada Direktorat Jenderal Pengembangan Daerah Tertentu (PDTu), Direktorat Penanganan Daerah Rawan Bencana (PDRB), semoga usaha dan ikhtiar ini menjadikan kita _living harmony with disaster_ dan Indonesia semakin tangguh, karena itu relevan jika BNPB dinaikkan status menjadi kementerian”, ungkap Gus Ipul.

Sebagaimana diketahui bahwa Kementerian Desa PDTT saat ini sedang menggelar kegiatan sinergitas terkait kebencanaan dalam rangka pemberdayaan masyarakat menghadapi potensi bencana yang setiap saat mengancam manusia. Acara yang dilaksanakan di Denpasar, Bali, itu akan berlangsung selama empat hari, sejak Selasa, 6 Agustus hingga Jum’at, 9 Agustus 2019. Tidak kurang dari 75 orang dari berbagai unsur, baik pemerintahan pusat, pemerintah daerah maupun masyarakat umum mengikuti kegiatan tersebut. (MLY/Red)

_Keterangan foto: Gus Ipul (duduk di baris depan kostum biru-biru, didampingi Direktur PDRB Hasman Ma’ani; Ketua Panitia Bimtek, Agus Wicaksono; dan Kalaksa BPBD Bali, Made Rentin; berfoto bersama usai general lecture_